TRIMESTER 3
23 Mei 2019

Wajib Tahu, Ini 4 Posisi Bayi dalam Kandungan

Posisi ini biasanya terjadi saat mendekati hari persalinan
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Adeline Wahyu
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Selama masa kehamilan, posisi bayi dalam kandungan terus berubah. Bayi memang akan terus bergerak ke beberapa posisi yang berbeda hingga masuk jalan lahir. Saat mendekati proses persalinan, posisi bayi akan semakin bergerak ke arah yang lebih aman.

Posisi bayi dalam kandungan yang ideal untuk janin sebelum persalinan adalah posisi anterior. Dalam posisi ini, kepala janin mengarah ke bawah atau tempat keluarnya janin. Sedangkan tubuhnya mereka menghadap punggung Moms.

Posisi ini akan Moms capai pada bulan terakhir kehamilan atau sekitar 36 minggu masa kehamilan. Selain posisi ini, ada beberapa posisi bayi dalam kandungan lainnya. Apa saja? Yuk kita pelajari lebih lanjut Moms.

Baca Juga: Ini 3 Fakta Mengenai Kehamilan Kembar

1. Posisi Bayi Anterior

posisi bayi dalam kandungan

Foto: Healthline.com

Dikenal juga sebagai posisi terbaik untuk bayi sebelum proses persalinan. Sebagian besar bayi akan berada pada posisi ini begitu mendekati persalinan.

Dalam posisi bayi dalam kandungan ini, kepala bayi akan turun ke bawah panggul, dan wajahnya menghadap pada punggung Moms. Kepala janin akan mendorong jalur persalinan atau leher rahim, sehingga dapat terbuka dan keluar dengan lancar.

Posisi bayi yang ideal untuk proses persalinan ini akan ini dapatkan saat masa kehamilan mulai memasuki usia 33-36 minggu.

2. Posisi Bayi Posterior

posisi bayi dalam kandungan

Foto: Healthline.com

Posisi bayi dalam kandungan ini dikenal juga dengan back to back position. Kepala dan wajah bayi menghadap ke bagian perut ibu, dan punggung nya mengarah ke bawah.

Posisi bayi ini, akan menyulitkan bayi untuk mendorong kepalanya keluar, sehingga proses persalinan pun sedikit terhambat. Proses persalinan menjadi lebih lambat dan lebih lama, dibandingkan saat bayi berada pada posisi anterior. Selain itu juga dapat menyebabkan sakit punggung.

Posisi bayi dalam kandungan ini bisa terjadi jika Moms duduk atau berbaring terlalu lama, misalnya saat sedang beristirahat. Oleh karena itu, ibu hamil juga perlu banyak bergerak dan melakukan aktivitas, namun yang ringan-ringan saja.

Baca Juga: Tahapan Kehamilan Minggu 1-40

3. Posisi Bayi Melintang

posisi bayi dalam kandungan

Foto: Healthline.com

Posisi bayi dalam kandungan ini terjadi saat bayi berbaring secara horisontal di dalam rahim ibu. Namun posisi ini tidak banyak ditemukan pada masa kehamilan.

Namun jika bayi tetap berada dalam posisi ini saat hari menjelang hari kelahiran, operasi caesar merupakan satu-satunya cara yang bisa ibu pilih. Jika tidak melalui operasi caesar, ditakutkan bayi akan terlilit tali pusat.

4. Posisi Bayi Sungsang

posisi bayi dalam kandungan

Foto: Healthline.com

Posisi bayi dalam kandungan ini juga jarang ditemukan, namun bisa terjadi pada Moms. Meski banyak kasus di mana bayi dengan posisi ini lahir secara sehat, tidak jarang juga cacat lahir menjadi risiko dari posisi persalinan ini.

Risiko lainnya, bayi dapat terlilit tali pusatnya ketika lahir. Sangat berbahaya kan Moms. Dalam keadaan ini, dokter biasanya akan menyarankan mengubah posisi bayi dengan cara tertentu. Jika tidak berhasil, maka operasi caesar menjadi jalan keluarnya.

Baca Juga: 5 Hal Tak Terduga Operasi Caesar yang Belum Diketahui

Itu dia posisi-posisi yang dapat terjadi pada bayi selama kehamilan. Dengan mengetahui posisi ini, diharapkan Moms bisa lebih berhati-hati lagi. Jadi jaga terus kondisi Moms selama kehamilan ya.

Artikel Terkait