BAYI
15 Juli 2020

Apakah Ibuprofen Aman untuk Bayi?

Pertimbangkan berat dan usi saat akan memberikan ibuprofen untuk bayi
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Fia Afifah R
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Pada tahun pertama, demam adalah penyakit yang sering dialami Si Kecil. Oleh karena itu, Moms sepertinya akrab dengan ibuprofen.

Dilansir kidshealth.org ibuprofen adalah obat bebas yang diberikan untuk bayi untuk menghilangkan sakit dan nyeri serta mengurangi demam. Ini adalah obat yang aman jika digunakan dengan benar.

Tetapi dosis yang terlalu tinggi dapat membuat bayi sangat sakit. Memberi ibuprofen terlalu banyak dapat menyebabkan masalah perut, kebingungan, dan kemungkinan masalah ginjal. Jadi, penting untuk mengetahui cara memberi ibuprofen dengan benar.

Bagaimana Ibuprofen Bekerja?

Apakah Ibuprofen Aman untuk Bayi -1.jpeg

Foto: Huffpost.ca

Ibuprofen memblokir pembentukan zat yang disebut prostaglandin, yang memicu sensasi rasa sakit, pembengkakan dan peradangan. Itu sebabnya obat ini direkomendasikan untuk demam dan juga rasa sakit seperti sakit telinga dan sakit gigi.

Seperti halnya acetaminophen, dosisnya disesuaikan dengan berat, bukan usia bayi. Jadi Moms harus membaca instruksi dosis dengan cermat dan timbang bayi terlebih dahulu.

"Seringkali ketika orang tua memanggil saya untuk mengatakan obatnya tidak bekerja, padahal itu karena anak telah tumbuh sejak terakhir kali mereka memberinya ibuprofen dan belum menyesuaikan dosisnya," kata Tanya Altmann, MD, pendiri Calabasas Pediatrics di Calabasas, California.

Untuk mendapatkan gambaran tentang berat bayi, Alanna Levine, MD, seorang dokter anak yang berbasis di New York, menyarankan untuk menimbang berat badan Moms dengan memegang bayi, kemudian menimbang diri sendiri dan hitung perbedaannya.

“Ibuprofen harus dikonsumsi setelah makan untuk mencegah sakit perut. Gunakan hanya pipet atau gelas yang disertakan untuk pengukuran yang paling akurat. Mungkin butuh 45 menit bagi bayi untuk merasa lebih baik,” jelas Alanna.

Baca Juga: Sering Mengonsumsi Ibuprofen Bisa Membuat Pria Mandul?

Keterkaitan Antara Ibuprofen dan Demam

Apakah Ibuprofen Aman untuk Bayi -2.jpg

Foto: Theatlantic.com

Ketika bayi demam, prioritasnya bukan untuk memberikan obat pada bayi, tetapi untuk memastikan Si Kecil nyaman. Moms bisa memberikan ibuprofen untuk bayi hanya jika Si Kecil tampak sangat tidak nyaman karena demam.

Jika itu masalahnya, asetaminofen dan ibuprofen tampaknya memberikan hasil yang serupa. Namun, American Academy of Pediatrics tidak menyarankan untuk memberikan keduanya secara bergantian karena dosisnya yang berbeda.

Seperti halnya obat apa pun, ibuprofen untuk bayi memiliki manfaat dan risiko. Efek samping pada bayi bisa termasuk sakit perut. Dan karena ibuprofen memetabolisme di ginjal dan memengaruhi trombosit darah, Moms yang memiliki bayi dengan gangguan di dua tempat tersebut meminta rekomendasi dokter tentang pengobatan yang tepat.

Biasanya, ibuprofen akan diberikan untuk bayi saat;

  • Membutuhkan pereda nyeri yang lebih lama. Efek ibuprofen berlangsung enam hingga delapan jam, berbeda dengan acetaminophen empat hingga enam. “Jadi, ibuprofen yang diberikan sebelum waktu tidur memungkinkan tidur malam yang lebih nyaman,” kata Tanya.
  • Bayi menderita nyeri sedang hingga berat. Jika acetaminophen adalah pilihan untuk sakit ringan sampai sedang, ibuprofen biasanya dianggap lebih efektif pada nyeri yang lebih keras.
  • Jika bayi menderita kondisi hati. Ini jarang terjadi dan sesuatu yang mungkin diinformasikan oleh dokter.

Baca Juga: Kapan Sebaiknya Anak Diberi Ibuprofen?

Dosis Ibuprofen untuk Bayi

Apakah Ibuprofen Aman untuk Bayi -3.jpg

Foto: Madeformums.com

Ibuprofen adalah obat antiinflamasi non-steroid yang sering diberikan untuk bayi dan anak. Meskipun banyak yang mengetahuai kemanjuran dan keamanannya pada anak-anak dan orang dewasa, ada rekomendasi dosis yang berbeda untuk analgesia dan pengobatan demam pada bayi, terutama pada usia antara 3 dan 6 bulan.

Berdasarkan bukti saat ini, penggunaan jangka pendek ibuprofen dianggap aman pada bayi berusia lebih dari 3 bulan yang memiliki berat badan di atas 5-6 kg saat bayi terhidrasi dengan baik.

Ibuprofen harus diresepkan berdasarkan berat badan menggunakan dosis 5-10 mg / kg. Dosis ini dapat diberikan 3-4 kali sehari sehingga total dosis harian maksimum 30-40 mg / kg.

Ini akan membantu memastikan bayi mendapatkan jumlah ibuprofen yang tepat dan tidak overdosis. Moms juga harus menggunakan pipet atau gelas ukur yang disertakan.

Saat memberi ibuprofen untuk demam, pertimbangkan suhu dan usia bayi. Jika bayi berusia 3 bulan atau lebih muda dengan suhu 38 ° C atau lebih tinggi, hubungi dokter atau segera pergi ke gawat darurat.

Baca Juga: Pilih Paracetamol atau Ibuprofen untuk Penurun Demam dan Nyeri Balita?

Jika bayi berusia antara 3 bulan hingga 3 tahun dan mengalami demam 39 ° C atau lebih tinggi, hubungi dokter untuk mengetahui apakah bayi butuh penanganan lebih atau tidak.

Berikan ibuprofen untuk bayi setiap 6 hingga 8 jam sesuai kebutuhan, tetapi jangan pernah memberikan lebih dari empat dosis dalam 24 jam.

Ibuprofen untuk bayi berfungsi untuk menekan rasa sakit. Saat Si Kecil demam, pastikan bayi merasa nyaman.

Artikel Terkait