DI ATAS 5 TAHUN
14 Mei 2019

Metode Right Brain Training Shichida untuk Melatih Otak Kanan Anak

Otak kanan terkait dengan kreativitas, daya ingat, dan kemampuan bahasa asing anak
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Intan
Disunting oleh Intan

Moms, pernah mendengar istilah metode right brain training Shichida? Metode ini merupakan pelatihan otak kanan untuk anak-anak yang dikembangkan oleh Profesor Shichida dari Jepang. Seperti apa metode right brain training Shichida?

Stimulasi Otak Kanan Anak

smk470 07

Seperti namanya, pelatihan ini memang bertujuan untuk menstimulasi otak kanan. Adapun anak yang bisa mengikuti pelatihan ini mulai usia 9 bulan sampai 6 tahun.

Menurut penelitian Prof. Shichida, otak kanan berkembang maksimal hingga usia 6 tahun. Nah, pada rentang usia 0-3 tahun, otak kanan akan lebih banyak digunakan dan berkembang pesat. Kemudian, pada rentang usia 3-6 tahun, otak kiri anak yang banyak digunakan.

Sebenarnya apa beda otak kanan dan otak kiri? Secara umum, otak kanan membantu kemampuan konsentrasi, fokus, insting, dan mengingat dengan cepat. Sedangkan, otak kiri cenderung berpengaruh pada bidang akademis.

Shichida dalam bukunya bertajuk The Mystery of The Right Brain, menjelaskan tentang misteri otak kanan ini sehingga kemampuan anak jadi optimal. Shichida mengungkap kehebatan belajar dengan menggunakan otak kanan.

Bagian otak kanan ini terkait dengan kemampuan imajinasi, visual/gambar, berpikir non logis, kreativitas, kemampuan berbahasa asing, daya ingat dan memori fotografis.

Tentunya keseimbangan antara kedua otak ini sangatlah penting. Kenapa? Karena kemampuan konsentrasi memengaruhi kemampuan Si Kecil untuk bisa fokus menerima pembelajaran.

Baca Juga: Zat Gizi yang Diperlukan untuk Perkembangan Otak Anak

Cara Melatih Otak Kanan Anak

emoticonflash3

Nah, pembelajaran pada metode right brain ini cukup bervariasi. Misalnya, untuk anak usia di bawah tiga tahun, menggunakan flash card, perfect pitch music, photographic memory, dan superb intuition.

Kemudian, untuk anak usia Sekolah Dasar, metode pembelajaran lebih interaktif melalui video. Jadi metode atau programnya menyesuaikan dengan usia dan kebutuhan Si Kecil.

1. Senses Play: Metode permainan untuk menstimulasi semua indera anak.

2. Eye Training: Memaksimalkan kemampuan fokus mata anak, misalnya dengan menggunakan sarana atau alat boneka.

3. Flash Card: Stimulasi otak kanan dengan menggunakan flashcard.

4. Memory Game: Si Kecil belajar mengingat melalui gambar-gambar yang diperlihatkan.

5. Perfect Pitch Music: Stimulasi daya ingat dengan menggunakan musik.

6. Finger Play: Sarana atau alat yang digunakan adalah krayon untuk mencoret-coret di kertas. Stimulasi ini untuk melatih motorik halus Si Kecil.

Baca Juga: 5 Aktivitas Eksperimen Sederhana untuk Melatih Otak Balita

Dalam pembelajarannya, orang tua dianjurkan untuk mendampingi Si Kecil. Kenapa? Karena Prof. Shichida yakin bahwa hubungan emosional antara anak dan orang tua sangat penting agar memudahkan menerima materi pembelajaran.

(HIL)

Artikel Terkait