KESEHATAN
7 Februari 2019

Indonesia Waspada DBD, Ini 4 Cara Mencegahnya

Jangan biarkan nyamuk Aedes Aegypti bersarang di rumah
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Ikhda Rizky Nurbayu
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Demam Berdarah Dengue (DBD) atau sering kita sebut dengan demam berdarah, penyebab utamanya adalah nyamuk Aedes Aegypti yang membawa virus dengue.

Di awal tahun 2019 ini, Indonesia sedang mewaspadai kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD) di berbagai daerah.

Bahkan, Anung Sugihantono selaku Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) mengatakan bahwa DBD akan berlangsung sampai akhir bulan Februari 2019. Musim penghujan menjadi faktor utamanya.

Untuk pencegahan penyakit demam berdarah, biasanya dilakukan fogging atau penyemprotan untuk mencegah jentik nyamuk berkembang biak.

Tetapi, perlu pencegahan yang datangnya dari kita sendiri. Moms bisa melakukan hal-hal mudah di rumah untuk mencegah terkena DBD. Apa saja caranya?

1. Menguras dan Menutup Tempat Penampungan Air

Air menjadi tempat paling favorit untuk berkembang biak nyamuk demam berdarah.

Ada baiknya untuk menguras dan menyikat tempat-tempat yang digunakan untuk menampung air di rumah, seperti bak mandi, penampungan air minum, ember, dan lainnya.

Selain harus menguras tempat-tempat penampungan air tersebut, kita diharuskan untuk selalu menutup barang-barang yang memungkinkan air tertampung di sana.

Mengganti air di dalam vas bunga atau tempat minum burung secara rutin atau paling tidak satu minggu sekali bisa dilakukan sebagai langkah dalam pencegahan penyakit demam berdarah.

Baca Juga: 8 Cara Agar Tidak Tertular ketika Anak Sakit

2. Menaburkan Larvasida atau Memelihara Ikan Pemakan Jentik

Untuk menghabisi populasi jentik-jentik nyamuk yang hidup di tempat yang sulit dibersihkan atau dikuras, sebaiknya diberi larvasida.

Selain itu, Moms bisa juga memberantaskannya dengan memelihara ikan pemakan jentik nyamuk.

Atau, Moms bisa menanam tanaman yang tidak disukai nyamuk, seperti serai wangi atau bunga lavender.

3. Jangan Menggantung Pakaian Kotor

Perhatikan baju atau celana yang tergantung di balik pintu kamar Ibu. Baju kotor yang digantung itu biasa menjadi tempat favorit bersarangnya nyamuk.

Hal ini disebabkan karena nyamuk aedes aegypti sangat suka dengan aroma tubuh manusia.

Sebaiknya, jika harus menyimpan baju yang sudah dipakai, letakkan pada tempat bersih dan tertutup.

Baca Juga: Keringat Berlebih Pada Anak, Normalkah?

4. Gunakan Kelambu atau Lotion Anti Nyamuk

Ketika Ibu dan keluarga akan bepergian, sebaiknya gunakan lotion anti-nyamuk. Gunakan pada bagian tubuh yang tidak tertutup pakaian.

Menggunakan lotion tidak hanya saat bepergian saja, tetapi sebaiknya pakai saat sedang tidur. Nyamuk demam berdarah sangat aktif di malam hari sampai menjelang subuh.

Jika tidak nyaman memakai lotion anti-nyamuk, menggunakan kelambu yang dipasang di sekeliling kasur juga dapat diterapkan guna pencegahan penyakit demam berdarah.

Mulai saat ini, yuk jaga keluarga dan lingkungan kita dari nyamuk Aedes Aegypti dengan menerapkan keempat cara di atas!

(IRN)

Artikel Terkait