KEHAMILAN
19 Juli 2020

4 Induksi Alami untuk Memicu Kontraksi Persalinan, Sudah Tahu?

Konsultasikan dulu dengan dokter bila ingin melakukannya ya, Moms
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Amelia Puteri
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Induksi dibutuhkan bagi ibu hamil untuk memicu dan menguatkan terjadinya kontraksi pada proses persalinan.

Mengutip Mayo Clinic, salah satu faktor penting dalam memprediksi kemungkinan induksi persalinan yang berhasil adalah terjadinya kondisi pematangan serviks.

Induksi biasanya diberikan pada ibu hamil yang sudah lewat bulan dan belum merasakan kontraksi atau tanda-tanda mau melahirkan. Lalu, seperti apa induksi alami yang bisa dilakukan untuk picu kontraksi jelang persalinan?

Baca Juga: Gagal Induksi Persalinan, Mungkinkah?

Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan RS Pondok Indah - Pondok Indah, dr. Putri Deva Karimah, Sp.OG, menjelaskan bahwa jika ketuban pecah dan kontraksi belum kuat atau tidak ada, maka induksi harus segera dilakukan untuk mencegah infeksi.

"Namun tidak semua ibu hamil dapat dilakukan induksi. Harus diperhatikan kriteria kelayakan atau persyaratan untuk induksi yang akan dinilai oleh dokter spesialis kebidanan dan kandungan terlebih dahulu," jelasnya.

Lebih lanjut, dr. Putri mengatakan bahwa sebenarnya metode induksi yang disarankan adalah metode medis, karena sudah terbukti secara ilmiah dan juga aman untuk proses persalinan.

"Metode alami seperti merangsang puting, berhubungan seks, akupuntur, olahraga, atau berenang, memang memberikan efek untuk memicu terjadinya kontraksi, tetapi bukti ilmiah belum cukup kuat untuk membuktikannya," terangnya.

Baca Juga: 3 Tahap Kontraksi Sebelum Melahirkan yang Moms Perlu Tahu

Induksi Alami untuk Memicu Kontraksi Persalinan

Meski belum banyak bukti penelitian, induksi alami bisa menjadi pilihan untuk merangsang kontraksi awal pada kehamilan tanpa penyulit atau tanpa infeksi pada kehamilan usia 37-40 minggu. Tentunya, harus tetap dalam pengawasan dokter spesialis kebidanan dan kandungan.

Berikut ini beberapa bentuk induksi alami untuk memicu kontraksi persalinan yang bisa dilakukan.

1. Merangsang Puting

induksi alami untuk memicu kontraksi-2

Foto: Orami Photo Stock

Merangsang puting memang dapat memicu kontraksi persalinan. Namun, harus dalam kondisi penilaian jalan lahir berdasarkan bishop score yang baik dan dapat lahir, serta harus dalam pengawasan dokter.

Menurut American College of Obstetricians and Gynecologists, bishop score digunakan untuk menilai kesiapan serviks dalam melakukan persalinan dengan rentang angka 0-13. Jika bishop score kurang dari 6, berarti serviks tersebut mungkin tidak siap untuk persalinan.

Karena kecepatan kontraksi sewaktu-waktu dapat berubah dan dapat membahayakan janin, sehingga induksi alami ini juga perlu dilakukan penelitian lebih lanjut.

Baca Juga: Ketahui Perbedaan Kontraksi Palsu dan Tanda Akan Melahirkan

2. Berhubungan Seks

induksi alami untuk memicu kontraksi-3

Foto: Orami Photo Stock

Dalam Iranian Red Crescent Medical Journal, disebutkan aktivitas seksual dapat mempercepat timbulnya persalinan, mencegah kehamilan yang berkepanjangan, dan mengurangi kebutuhan induksi persalinan. Cara ini bisa menjadi induksi alami untuk memicu kontraksi persalinan.

"Berhubungan seks dapat mendorong pelepasan hormon oksitosin, yaitu hormon yang diperlukan untuk memulai persalinan dan kontraksi. Cairan sperma dan air mani mengandung hormon prostaglandin, yang dapat membantu melenturkan dan mematangkan serviks/leher rahim," jelas dr. Putri.

Selama dilakukan berhati-hati, melakukan hubungan seks sebagai induksi alami itu aman. Tetapi perlu diingat, hindari melakukan hubungan seks jika ketuban sudah pecah, karena dapat meningkatkan risiko infeksi.

3. Akupresur atau Akupuntur

induksi alami untuk memicu kontraksi-5

Foto: Orami Photo Stock

Akupresur atau akupuntur juga dapat membantu untuk melunakkan serviks atau leher rahim hingga terjadinya kontraksi. Ini bisa menjadi induksi alami untuk memicu kontraksi lainnya.

Namun, karena metode akupuntur dan akupresur berhubungan dengan penusukan jarum dan pemijatan, maka perlu tenaga yang ahli, paham, dan dilakukan di tempat yang bersih.

4. Berolahraga Santai

induksi alami untuk memicu kontraksi-4

Foto: Orami Photo Stock

Moms dapat berolahraga santai sebagai bentuk induksi alami agar dapat memicu kontraksi untuk persalinan. Misalnya, dengan olahraga berenang.

"Berenang dapat membantu merilekskan otot dan membuat adanya tekanan lembut dari air saat berenang. Kegiatan ini dapat membantu bayi bergerak lebih mudah di dalam rahim," terang dr. Putri.

Aktivitas ini akan membuat bayi lebih mudah menemukan jalan lahir, dengan adanya pijatan dan tekanan lembut dari air saat Moms berenang.

Tentunya masih banyak lagi metode induksi alami lain untuk merangsang kontraksi persalinan yang sering dibicarakan. Jika Moms ingin melakukannya, konsultasikan dahulu dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan.

Hal ini untuk memastikan keamanan bagi Moms dan Si Kecil. Penting dicatat, apabila kontraksi tidak terjadi hingga lebih dari 40 minggu atau Moms merasakan gerakan janin berkurang, segera konsultasi dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan.

Artikel Terkait