BALITA DAN ANAK
8 April 2020

Bisakah Terjadi Infeksi Virus Corona pada Balita? Berikut Penjelasannya

Gejalanya tidak berbeda jauh dengan orang dewasa
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Amelia Puteri
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Kasus tentang infeksi COVID-19 memberikan perhatian kepada publik, terutama pada orang tua dengan anak balita. Di Indonesia sendiri, sudah ada dua kasus balita yang positif virus corona.

Meskipun kasus infeksi virus corona pada balita masih sedikit di Indonesia maupun di negara lain, Moms juga perlu waspada, tetapi jangan panik dan bertindak impulsif.

Berikut ini beberapa informasi mengenai infeksi COVID-19 pada balita, gejalanya, dan apa langkah yang bisa dilakukan untuk mengurangi terhadap paparan virus.

Baca Juga: Update Kasus Pasien Corona di Indonesia, Angka Kematiannya Tertinggi Se-Asia Tenggara

Akan Ada Kecenderungan Infeksi Corona pada Balita dan Anak

infeksi virus corona pada balita-1

Foto: Orami Photo Stock

Jurnal dari American Academy of Pediatrics mengkaji 2.143 pasien anak dengan COVID-19 di Tiongkok dari 16 Januari hingga 8 Februari 2020.

Ditemukan sebanyak 731 (34,1 persen) kasus yang dikonfirmasi laboratorium, dan 1412 (65,9%) kasus yang dicurigai (suspect). Usia rata-rata pasien adalah 7 tahun, dan lebih dari 90 persen dari seluruh pasien adalah kasus tanpa gejala, ringan, atau sedang.

Meskipun kasus COVID-19 pada anak-anak umumnya kurang parah dibandingkan dengan orang dewasa, tetapi anak-anak kecil, terutama bayi baru lahir, rentan terhadap infeksi.

Sayangnya, dengan penelitian yang masih terbatas hingga saat ini, sulit untuk menegaskan pernyataan apakah balita dan anak-anak merupakan kelompok yang rentan atau mudah terinfeksi virus corona ini.

Baca Juga: Konon Berkhasiat Atasi Virus Corona, Ini 5 Manfaat Jahe Merah

Gejala Infeksi Virus Corona pada Balita

infeksi virus corona pada balita-2

Foto: Orami Photo Stock

Dr. Darmawan Budi Setyanto, Sp.A(K), Perwakilan UKK Respirologi, menyebutkan gejala anak dengan infeksi corona ada yang merupakan gejala sistemik dan gejala saluran napas.

"Pada gejala sistemik, yaitu terjadi demam, rasa tidak enak badan, ngilu, anak rewel, dan nafsu makan turun. Sementara, gejala saluran napas seperti batuk, pilek," jelas Dr. Darmawan.

Mengutip Children's Healthcare of Atlanta, gejala COVID-19 yang dilaporkan berkisar dari sangat ringan hingga berat dan bahkan fatal. Tanda infeksi virus corona pada balita dapat meliputi:

  • Kesulitan bernapas
  • Nafas pendek karena batuk terus
  • Menolak konsumsi cairan dan frekuensi urin menurun
  • Menangis dan sulit diredakan
  • Demam dan tidak responsif terhadap obat penurun demam
  • Perilaku yang tidak normal pada anak

Gejala infeksi virus corona pada balita dan orang dewasa bisa serupa. Namun, anak-anak dengan positif COVID-19 umumnya menunjukkan gejala yang lebih ringan.

Waktu Tepat Berkonsultasi ke Dokter

infeksi virus corona pada balita-3

Foto: Orami Photo Stock

Sebagian besar anak-anak dengan infeksi corona memiliki gejala ringan dan tidak memerlukan perawatan di rumah sakit.

Namun, bila Si Kecil memiliki gejala yang mengkhawatirkan, hubungi dokter umum atau dokter anak untuk membahas langkah selanjutnya dan perawatan yang bisa dilakukan.

Baca Juga: Pneumonia Karena Virus Corona Novel, Ini Menurut Dokter Spesialis Paru dan Pernapasan

Cara Melindungi Diri dari Virus Corona pada Balita

infeksi virus corona pada balita-4

Foto: Orami Photo Stock

Moms dapat mengajak Si Kecil untuk membantu menghentikan penyebaran COVID-19 dengan mengajarkan perilaku hidup bersih dan sehat, terutama selama pandemi COVID-19 di Indonesia.

Mengutip Centers for Disease Control and Prevention, berikut ini langkah untuk melindungi diri dari COVID-19 pada balita.

  • Mencuci tangan sering menggunakan sabun dan air, atau pembersih tangan berbahan dasar alkohol
  • Hindari orang yang sakit (batuk dan bersin)
  • Bersihkan dan lakukan desinfeksi permukaan yang sering disentuh, misalnya meja, kursi gagang pintu, sakelar lampu, remote, wastafel
  • Cuci barang, termasuk mainan yang bisa dicuci sesuai dengan instruksi dari pabrik. Jika memungkinkan, cucilah dengan air hangat dan keringkan.

Melansir Indian Journal of Medical Research, menjaga kebersihan tangan adalah salah satu elemen terpenting dari kegiatan pengendalian infeksi. Karena itu, rajin cuci tangan dapat membantu mengendalikan infeksi COVID-19.

Jika Moms merasakan gejala COVID-19 seperti batuk, demam, sesak napas, atau ingin mengetahui informasi yang terpercaya tentang virus COVID-19 di Indonesia, bisa menghubungi Hotline Virus Corona 119 ext. 9.

Pastikan Moms tetap melindungi keluarga dan orang-orang tersayang dengan mengikuti anjuran pemerintah serta tenaga medis ya, Moms.

Sebisa mungkin jangan keluar rumah untuk mengindari terinfeksi virus corona. Bila bosan di rumah saja, tenang saja, Moms!

Soalnya Orami memiliki promo lindungi keluarga yang sangat menarik, jadi Moms bisa menghabiskan waktu di rumah sambil shopping!

Moms bisa berbelanja berbagai kebutuhan secara mudah dan dengan harga yang miring. Orami juga menjamin kebersihan produk, gudang, dan kurir, sehingga Moms tidak perlu khawatir untuk berbelanja di Orami!

Bila Moms masih memerlukan informasi tambahan seputar COVID-19, Moms bisa bergabung mengikuti Kuliah WhatsApp (KulWAP) dengan expert di WhatsApp Group Orami Moms Community.

Selain mengikuti KulWAP, di WhatsApp Group Orami Moms Community, Moms bisa berkonsultasi dengan para ahli, seperti psikolog, dokter kandungan, dokter anak, konselor laktasi, konselor pernikahan, dan lain sebagainya.

orami wag

Moms juga bisa saling bertukar cerita dengan ibu-ibu lainnya, lho! Jadi Moms akan mendapatkan banyak teman, sekaligus informasi baru.

Moms bisa langsung add WhatsApp di nomor 0811-8852-250 atau klik link ini untuk informasi lebih lanjut.

Yuk gabung WhatsApp Group Orami Moms Community untuk mendapatkan berbagai keuntungan!

Artikel Terkait