PROGRAM HAMIL
19 Desember 2017

Ini 11 Manfaat Berolahraga Untuk Ibu Hamil

Manfaat olahraga, diperlukan bagi semua orang, termasuk wanita hamil.
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Carla Octama
Disunting oleh Carla Octama

Manfaat olahraga, diperlukan bagi semua orang, termasuk wanita hamil. Sebenarnya apa saja ya manfaat yang bisa didapat ketika berolahraga saat hamil? Tidakkah membahayakan si janin?

Ternyata, banyak manfaat lho Moms yang bisa didapatkan selama kehamilan dengan melakukan olahraga, yakni:

shutterstock 405029551

1. Menguatkan jantung, penting di sepanjang masa kehamilan dan saat menjelang persalinan.

2. Melancarkan peredaran darah, agar kaki dan wajah tidak bengkak, kram, atau varises.

3. Menguatkan otot, agar kuat, tidak linu, dan lentur saat persalinan, dan cepat pulih, setelah bersalin.

4. Membantu penyerapan kalsium, yang berguna bagi tulang, gigi, dan persiapan menyusui.

shutterstock 531050215

5. Membangun daya tahan tubuh, agar tidak mudah sakit, saat kehamilan.

6. Membantu relaksasi, untuk menangani emosi yang tidak stabil, selama kehamilan.

Baca Juga : Mungkinkah Melakukan Olahraga Saat Sedang Mengandung?

7. Mencegah konstipasi, karena dengan berolahraga, otot-otot, termasuk otot di usus, akan lebih aktif mendorong feces.

8. Membangkitkan mood, karena saat berolahraga, tubuh melepaskan hormone endorphin, yang membuat hati merasa senang.

shutterstock 287745689

9. Tidur lebih nyenyak, bebas insomnia, hingga kehamilan mencapai trisemester ketiga.

10. Menguatkan daya ingat, sebab olahraga meningkatkan jumlah neurogenesis, yakni sel saraf yang berhubungan dengan memori jangka pendek.

11. Cepat menurunkan berat badan setelah bersalin, karena dengan rutin berolahraga selama masa kehamilan, tingkat penambahan lemak di tubuh, dapat diturunkan.

Namun, tidak semua olahraga dapat dilakukan. Hanya jenis olahraga dengan intensitas rendah, yang dianjurkan selama kehamilan, seperti jalan kaki/jogging ringan, berenang, dan senam ringan.

Hindari olahraga yang berisiko, dengan benturan tinggi, dan selalu sediakan air minum, agar tidak dehidrasi. Hentikan olahraga, apabila mual, nyeri, pusing, ataupun terjadi pendarahan.

Narasumber : dr. Stephen V. Mandang, SpOG, Siloam Hospitals

Artikel Terkait