3-5 TAHUN
19 Agustus 2019

Ini 4 Penyebab Anus Anak Gatal

Si kecil sering terlihat menggaruk anusnya, apa penyebabnya?
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Dina Vionetta
Disunting oleh Dina Vionetta

Tentu bukan pemandangan yang ingin Moms sering lihat, si kecil terus-menerus menggaruk anusnya. Meski sudah mengganti celana dalamnya dengan yang bersih, si kecil masih saja terus menggaruk.

Anus anak gatal adalah hal yang umum terjadi, terutama pada anak-anak usia prasekolah. Penyebabnya macam-macam, mulai dari kurangnya higienitas hingga penyakit.

Menurut Mitchell Bernstein, MD, seorang profesor bedah dan direktur di divisi bedah usus besar dan kolon di NYU Langone Health, seperti dikutip dari www.healthiguide.com, "Anus gatal adalah hal yang umum terjadi, namun terus menggaruknya hanya akan memperburuk rasa gatal tersebut."

Anus gatal dikenal sebagai pruritus ani.

Ada dua kategori yang bisa menyebabkan anus gatal.

Beberapa orang memiliki pruritus ani primer, yang berarti anusnya gatal tanpa alasan tertentu.

Dan ada juga pruritus ani sekunder, yaitu anus gatal disebabkan oleh kondisi anorektal seperti wasir, infeksi bakteri, dan lainnya.

Nah, Moms, supaya tidak penasaran, ini dia beberapa alasan mengapa anus anak gatal, seperti dilansir dari www.healthychildren.org.

1. Cacing Kremi

Ini 4 Penyebab Anus Anak Gatal 1.jpg

Foto: pixabay.com

Cacing kremi adalah parasit yang hidup di usus.

Infeksi cacing kremi bisa terjadi pada si kecil yang punya kebiasaan mengisap jari, atau Si Kecil yang tidak mempraktikkan kebersihan tangan yang baik sebelum makan.

Telur cacing bisa didapat dari benda-benda seperti mainan bersama, tempat tidur, pakaian, dan kursi toilet.

Cacing kremi sering terjadi pada anak-anak usia prasekolah.

Gejalanya, gatal pada anus terutama saat malam hari.

Hal ini tentu saja akan membuat tidur si kecil terganggu karena gatal yang dialami.

Cacing kremi bisa diatasi dengan pemberian obat. Tapi, diskusikan lebih dulu dengan dokter, ya, Moms.

Baca Juga: Bukan Cuma Cuci Tangan, Lakukan 5 Cara Ini untuk Mencegah Cacingan pada Balita

2. Kurang Bersih Membilas Saat Buang Air Kecil

Ini 4 Penyebab Anus Anak Gatal 2.jpg

Foto: babycenter.com

Pada anak yang sedang belajar ke toilet sendiri, sering terjadi mereka tak bersih membilas usai buang air kecil atau buang air besar.

Hal ini membuat kulit di area sekitar kemaluan dan anus menjadi lembab atau kotor, sehingga menimbulkan iritasi dan gatal-gatal.

Anus kotor juga memicu pertumbuhan bakteri di area tersebut, sehingga anus gatal sangat mungkin terjadi.

Untuk mengatasinya, Moms bisa membantu Si Kecil menjaga kebersihan dengan ikut memeriksa apakah bilasannya sudah bersih atau belum usai ia buang air kecil dan buang air besar.

Baca Juga: Sering Buang Air Kecil di Malam Hari, Hati-Hati, Penyakit Nokturia Mengintai Kita

3. Pakaian Kekecilan atau Terlalu Ketat

Ini 4 Penyebab Anus Anak Gatal 3.jpg

Foto: parents.com

Jika pakaian, terutama celana, yang dikenakan si kecil terlalu ketat, hal itu bisa membuat kondisi di sekitar bokong menjadi panas, lembap, dan basah.

Akibat sirkulasi udara yang tidak baik tersebut, anus gatal bisa terjadi akibat keringat yang menumpuk membuat bakteri dan jamur lebih mudah berkembang.

Atasi dengan menghindari pemakaian celana ketat agar terjadi pertukaran udara di area sekitar bokong.

Ini satu-satunya cara yang ampuh untuk menghentikan gatal di anus.

Baca Juga: Tips Memilih Pakaian Anak Sesuai dengan Cuaca

4. Wasir

Ini 4 Penyebab Anus Anak Gatal 4.jpg

Foto: todaysparent.com

Wasir, selain ditandai dengan pendarahan saat buang air besar, juga memiliki gejala gatal di daerah anus.

Wasir pada anak bisa dipicu oleh tekanan berlebihan pada vena di area panggul dan dubur, misal akibat Si Kecil terlalu lama jongkok atau duduk di toilet saat buang air besar.

Untuk mengatasi wasir pada si kecil, segera bawa ia ke dokter untuk mendapat penanganan yang tepat ya.

(VAN)

Artikel Terkait