GAYA HIDUP
4 Agustus 2019

Ini 5 Fakta Tentang Essential Oils yang Harus Moms Tahu

Ternyata tidak direkomendasikan untuk anak dan ibu hamil lho
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Carla Octama

Apakah Moms termasuk orang yang sudah rutin menggunakan essential oils?

Essential oils adalah minyak herbal yang diklaim dapat membantu menenangkan, mengurangi hingga menghilangkan beberapa penyakit mulai dari sakit kepala dan sakit perut hingga infeksi jamur dan serangga.

Bahkan, aktris sekaliber Jenna Dewan pun jatuh cinta pada essential oils.

"Saya mengenal essential oils dari teman saya, dan saya terpikat. Saya melihat perbedaan besar dalam suasana hati saya ketika saya menggunakannya. Saya menggunakan kombinasi satu hingga lima setiap hari," kata dia seperti dikutip dari Shape.

Tetapi, apakah mereka benar-benar hebat seperti yang diklaim semua orang? Kita akan lihat beberapa fakta tentang essential oils berikut ini.

Baca Juga: 9 Essential Oil untuk Meningkatkan Kesuburan Perempuan

1. Berasal dari Sejarah Kuno

Ini 5 Fakta Tentang Essential Oils yang Harus Moms Tahu -1.jpg

Foto: Goodhousekeeping.com

Fakta tentang essential oils yang pertama adalah dia telah dikenal sejak berabad-abad lamanya.

Jika saat ini banyak digunakan sebagai obat alternatif, mereka adalah obat utama selama Abad Pertengahan.

Menurut Encyclopædia Britannica, catatan menunjukkan bahwa essential oil digunakan di India kuno, Persia, Mesir, Yunani, Roma, dan Asia sebelum menyebar ke Eropa abad pertengahan.

Peradaban kuno lainnya, seperti Cina, Romawi, dan Hindu juga dilaporkan menggunakan essential oils untuk berbagai keperluan.

Salah satunya dalam hal sanitasi, untuk tujuan aromatik, untuk tujuan pengobatan, dan sebagai parfum untuk rambut dan tubuh. Faktanya, hal-hal yang sama ini masih dipraktikkan sampai sekarang.

2. Alami, Tetapi Masih Mengandung Bahan Kimia

Ini 5 Fakta Tentang Essential Oils yang Harus Moms Tahu -2.jpg

Foto: Gettyimages.com

Ada banyak bahan kimia - seperti BPA (Bisphenol A) - yang oleh para ahli dianggap berbahaya tetapi masih dianggap aman dan disetujui oleh Food and Drug Administration, Amerika Serikat.

Dalam upaya mengurangi jumlah bahan kimia di rumah, banyak orang beralih ke produk alami yang ramah lingkungan dan keluarga.

Namun ternyata, essential oils tetap memiliki kandungan kimia. "Ini tidak berbeda dari jenis bahan kimia lainnya," ujar Corrine Welt, seorang ahli endokrinologi dan profesor kedokteran di Universitas Utah.

Dia mengatakan, meski menggunakan bahan alami, essential oils adalah senyawa organik yang sangat terkonsentrasi.

“Lebih baik pendapat dokter Anda ketika sakit, daripada hanya menggunakan essential oil,” tambah Welt, sebagaimana dikutip dari thelist.com.

Baca Juga: Apakah Bisa Mengatasi Pilek Anak dengan Essential Oil?

3. Amankah untuk Anak dan Ibu Hamil?

Ini 5 Fakta Tentang Essential Oils yang Harus Moms Tahu -3.jpg

Foto: Addictedtoallthingspretty.com

Jessica Krant, asisten profesor klinis dermatologi di SUNY Downstate Medical Center, New York City, tidak merekomendasikannya untuk digunakan oleh anak atau remaja.

Satu studi yang dilakukan oleh The New England Journal of Medicine menemukan, anak laki-laki praremaja yang rutin menghirup produk yang mengandung minyak lavender dan pohon teh, akan mengembangkan jaringan payudara.

Studi ini menyimpulkan bahwa paparan topikal berulang-ulang pada minyak lavender dan pohon teh mungkin menyebabkan ginekomastia prapubertas pada anak-anak.

Essential oils lainnya juga dapat menyebabkan masalah pada anak-anak. Seperti iritasi pada saluran pernapasan ketika dihirup. Ini sangat berbahaya bagi bayi.

Dokter kedokteran naturopathic yang berpusat di Oregon, Jill Edwards, yang berspesialisasi dalam perawatan prenatal mengatakan, ibu hamil juga harus menghindari semua bentuk essential oils pada trimester pertama.

Ini karena beberapa minyak dapat menyebabkan efek berbahaya pada bayi yang sedang berkembang.

"Pada trimester kedua dan ketiga, beberapa minyak esensial aman digunakan, karena bayi Anda lebih berkembang. Lavender, chamomile, dan ylang aman digunakan,” jelas dia.

4. Essential Oils Sebenarnya Bukan Minyak

Ini 5 Fakta Tentang Essential Oils yang Harus Moms Tahu -4.jpg

Foto: Modernfarmer.com

Apakah essential oils sebenarnya minyak, atau ini keliru? Secara teknis sebenarnya bukan minyak.

Mereka tidak memiliki lipid atau asam lemak yang dimiliki minyak organik seperti minyak nabati, minyak kelapa, dan lemak hewani.

Namun, definisi lain dari minyak adalah cairan kental yang tidak bercampur dengan air tetapi dapat bercampur dengan baik dengan minyak lainnya.

Minyak esensial sesuai dengan definisi ini. Jadi, apakah istilah essential oils ini keliru atau tidak?

Itu tergantung pada bagaimana Moms melihatnya, tetapi minyak esensial jelas berbeda dari jenis minyak lainnya.

Baca Juga: 7 Jenis Essential Oil untuk Menyamarkan Bekas Luka

5. Cepat Menguap Saat Terkena Udara

Ini 5 Fakta Tentang Essential Oils yang Harus Moms Tahu -5.jpg

Foto: Medicalnewstoday.com

Ketika minyak mudah menguap, itu berarti mudah menguap saat terkena udara. Inilah sebabnya ketika Moms membuka botol essential oils, baunya dengan cepat mencapai lubang hidung. Ini juga bagian dari alasan mengapa itu bukan ide yang baik untuk menerapkan minyak esensial murni.

Essential oils ini tidak hanya dapat mengiritasi kulit, tetapi juga menguap sebelum manfaatnya dapat dirasakan.

Essential oils juga tidak meninggalkan residu, ini berarti bahwa ada sedikit kesempatan bagi kulit untuk menyerap minyak.

Dengan demikian, yang terbaik adalah mencairkannya dalam minyak lain untuk mencegahnya menguap dan juga mengiritasi kulit.

Minyak campuran lain tidak menguap secepat essential oils, dan mereka juga tinggal lebih lama di kulit. Ini akan memberi kulit Moms lebih banyak waktu untuk menyerap nutrisi.

Sudah tahu fakta tentang essential oils ini Moms? Tidak ada salahnya untuk membagikannya kepada anggota keluarga agar lebih bijak saat menggunakanya ya.

(FAR)

Artikel Terkait