Ini 5 Mitos Kesuburan yang Tidak Perlu Dipercaya

Mitos-mitos ini tidak terbukti
Artikel ditulis oleh Carla Octama
Disunting oleh Carla Octama


Setelah menikah, sangatlah wajar jika Moms tiba-tiba kebanjiran petuah tentang cara cepat untuk bisa hamil.

Banyak sekali mitos soal kesuburan yang beredar di masyarakat. Kebanyakan orang hanya menyampaikannya tanpa tahu kebenarannya.

Sebelum Moms terjebak dalam mitos tersebut, ada baiknya Moms cari tahu dulu kebenarannya.

Orami merangkum beberapa mitos yang tidak perlu Moms percayai. Apa saja? Disimak yuk Moms!

1. Harus orgasme untuk bisa hamil

shutterstock 639795748

Moms, orgasme adalah nilai plus dari hubungan seks. Untuk bisa hamil, hubungan seks tidak harus selalu mencapai orgasme.

Tapi memang orgasme punya peran untuk mempercepat sperma bertemu dengan sel telur. Tapi tidak bukan berarti tanpa orgasme seseorang tidak bisa hamil.

Baca Juga : 6 'Selingan' Saat Berhubungan Intim yang Bisa Bikin Cepat Hamil

2. Menelan sperma meningkatkan kesuburan

shutterstock 639643336

Menelan sperma tidak akan membuat seseorang jadi lebih subur ya Moms. Sperma memang mengandung banyak sekali protein, namun tidak akan meningkatkan kesuburan.

3. Mengangkat kaki ke atas selama 20 menit setelah berhubungan seks akan membantu hamil

shutterstock 561775336

Banyak yang bilang, untuk bisa hamil, perempuan harus mengangkat kakinya selama 20 menit setelah berhubungan seks.

Secara teori mungkin posisi tersebut bisa membantu sperma untuk berenang ke arah yang sel telur. Tapi Moms, itu hanya mitos. Sperma sudah terprogram untuk berenang ke arah sel telur.

Jadi, tanpa Moms mengangkat kaki pun, sperma akan berenang ke arah yang benar. Mengangkat kaki hanya membuat kaki Moms pegal dan mati rasa.

Baca Juga : 3 Langkah untuk Kehidupan Seks yang Berkualitas

4. Posisi misionaris jadi satu-satunya cara untuk hamil

shutterstock 518499061

Mitos yang satu ini juga tidak benar ya Moms. Posisi misionaris bukan jadi posisi seks satu-satunya untuk bisa hamil. Posisi lain pun tidak menutup kemungkinan untuk hamil, selama posisinya memungkinkan penetrasi mendalam.

5. Terlalu lama mengonsumsi KB oral bisa membuat susah hamil

shutterstock 789752407

Banyak yang bilang mengonsumsi KB oral terlalu lama akan membuat Moms susah hamil. Hal itu ternyata hanya mitos Moms.

Bagi beberapa orang, KB oral mengganggu siklus menstruasi. Tapi, pada umumnya, orang yang berhenti megonsumsi KB oral akan kembali ke siklus menstruasi awal dan bisa hamil. Jadi, jangan khawatir ya Moms.

Baca Juga: Ini Panduan Memilih Alat Kontrasepsi yang Baik dan Aman

Itulah lima mitos tentang kesuburan yang tidak perlu Moms percayai ya.

(AND)

Artikel Terkait