BALITA DAN ANAK
12 Oktober 2019

Ini Bahaya Kadar Trigliserida Tinggi pada Anak-anak

Bisa meningkatkan risiko anak terkena penyakit kardiovaskular di masa depan
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Trigliserida adalah bentuk kimia dari lemak yang ada dalam tubuh. Sebagian dari total simpanan trigliserida diproduksi secara alami oleh tubuh, namun sebagian lainnya berasal dari makanan, seperti karbohidrat.

Jika anak mengonsumsi karbohidrat (termasuk gula) namun tidak segera digunakan oleh tubuh, tubuh mengubahnya menjadi trigliserida. Zat ini kemudian dipindahkan ke sel-sel lemak di aliran darah untuk disimpan.

Saat anak membutuhkan energi di antara waktu makan atau untuk beraktivitas fisik, sel lemak melepas trigliserida.

Hipertrigliseridemia dan Komplikasinya

Hipertrigliseridemia dan Komplikasinya.jpg

Foto: gannett-cdn.com

Jika anak terlalu banyak atau terlalu sering menyantap makanan tinggi gula, kadar trigliseridanya akan meningkat. Karena tubuh Si Kecil tidak memerlukan trigliserida ekstra, zat ini mencari tempat untuk mengendap, salah satunya di sepanjang dinding arteri.

Menurut artikel yang dimuat di jurnal Pediatrics pada 2013, anak-anak dengan kadar trigliserida tinggi berisiko terkena pengerasan arteri yang meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular, serangan jantung, dan stroke.

Baca Juga:Penting untuk Kesehatan, Yuk Kenali Trigliserida!

Kadar normal trigliserida untuk anak-anak di bawah usia 18 tahun adalah 150 mg/dL. Lebih dari itu adalah kondisi yang disebut hipertrigliseridemia atau tingginya kadar trigliserida dalam darah.

Komplikasi yang bisa terjadi akibat hipertrigliseridemia di antaranya:

  • Pankreatitis
  • Risiko kardiovaskular
  • Penyakit hati berlemak nonalkohol

Penyebab Hipertrigliseridemia

Penyebab Hipertrigliseridemia.jpg

Foto: cdn.newsapi.com.au

Hipertrigliseridemia bisa terjadi akibat meningkatnya produksi trigliserida maupun menurunnya penggunaan trigliserida. Kondisi ini memiliki sebab primer (genetik) atau sekunder, namun biasanya disebabkan oleh banyak faktor.

Menurut University of Rochester Medical Center, penyebab trigliserida abnormal di antaranya:

  • Diabetes
  • Hipotiroid
  • Penyakit ginjal
  • Penyakit hati
  • Obesitas
  • Konsumsi lemak, alkohol, dan makanan manis dalam jumlah signifikan

Anak-anak dengan riwayat hipertrigliseridemia yang kuat berisiko tinggi terkena hipertrigliseridemia di usia muda, Moms.

Baca Juga:4 Tips untuk Menurunkan Trigliserida Tinggi Pada Anak

Cara Mencegah Hipertrigliseridemia

Cara Mencegah Hipertrigliseridemia.jpg

Foto: playfulbee.com

Menjaga kadar trigliserida dalam batas normal tidak hanya bertujuan agar anak terhindar dari obesitas, tapi juga untuk melindungi kesehatan jantungnya kini dan nanti.

Ini cara menjaga kadar trigliserida anak tetap normal:

  • Mengurangi asupan kalori dengan rincian 25-30% kalori dari lemak, kurang dari 7% kalori dari lemak jenuh, kolesterol di bawah 200 mg per hari, serta menghindari konsumsi lemak trans
  • Membatasi konsumsi gula, di antaranya dengan mengganti karbohidrat sederhana menjadi karbohidrat kompleks serta mengurangi konsumsi makanan dan minuman manis
  • Meningkatkan asupan asam lemak omega-3 lewat konsumsi ikan
  • Banyak mengonsumsi serat pangan alami, terutama serat larut air, dengan menyantap buah, sayur, dan olahan susu rendah lemak
  • Memastikan anak melakukan aktivitas fisik selama 30 menit atau lebih secara teratur

Baca Juga: Tak Selalu Serangan Jantung, Ini 4 Penyakit Lain yang Diawali dengan Nyeri Dada

Menjaga kadar trigliserida normal sejak anak-anak akan membuat mereka terhindar dari obesitas dan penyakit kronis. Yuk, Moms, biasakan anak hidup sehat sejak dini!

(EMA)

Artikel Terkait