ORAMI MAGAZINE
9 Oktober 2018

Ini Caranya Memprediksi Tinggi Badan Anak Saat Dewasa Nanti

Moms bisa coba dua metode sederhana ini
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Orami


Akankah Si Kecil pendek, tinggi, atau standar saja ketika dewasa nanti?

Banyak orang tua, termasuk Moms, mungkin mempertanyakan hal tersebut. Tapi terlalu lama yah untuk melihat langsung saat itu tiba?

Dikutip dari Verywellfamily.com, ada dua metode populer yang bisa Moms coba untuk memprediksi tinggi badan Si Kecil ketika dewasa nanti.

Hasilnya memang tidak akan akurat, tapi Moms setidaknya jadi punya gambaran tinggi badan potensial Si Kecil nantinya.

Apa saja sih dua metode itu? Cari tahu yuk Moms!

Baca Juga : 6 Nutrisi Penting Untuk Anak Tumbuh Tinggi

Metode Usia 2 Tahun Dikali Dua

Metode ini terbilang sangat sederhana dan mudah dihitung. Metode ini sudah cukup lama digunakan.

Moms hanya perlu menunggu Si Kecil hingga berusia 2 tahun untuk bisa menghitung prediksi tinggi badan.

Nah, jika Si Kecil ternyata sudah berusia lebih dari 2 tahun, Moms tinggal membuka catatan tinggi badan Si Kecil saat dia berusia 2 tahun.

Setelah Moms mendapatkan tinggi badan Si Kecil saat berusia 2 tahun, Moms hanya perlu mengalikannya dengan 2. Hasilnya merupakan prediksi tinggi badan Si Kecil.

Misalnya, saat berusia 2 tahun, tinggi Si Kecil adalah 87 cm. Moms bisa langsung menghitungnya dengan rumus (tinggi badan) x 2 = 87 cm x 2 = 174 cm.

Nah, Si Kecil bisa jadi akan memiliki tinggi badan 174 cm saat dewasa nanti.

The American Academy of Pediatrics menemukan bahwa anak perempuan lebih cepat tumbuh ketimbang anak laki-laki.

Jadi, untuk mendapatkan prediksi yang lebih akurat untuk tinggi badan anak perempuan, Moms bisa menggunakan tinggi badan saat usia Si Kecil 18 bulan.

Baca Juga : Pendek Belum Tentu Kurang Gizi atau Stunting, Bisa jadi Karena Hal Ini

Menghitung secara Genetik

Ini bisa jadi cara paling akurat untuk memprediksi tinggi badan Si Kecil saat dewasa nanti karena menghitung berdasarkan tinggi badan kedua orang tua.

Metode ini dikenal dengan sebutan Mid-Parental Height Method atau Tanner Method.

Yang Moms butuhkan adalah tinggi badan Moms dan Dads. Setelah mendapatkan angkanya, Moms bisa langsung menghitungnya dengan rumus ini.

Untuk menghitung tinggi anak laki-laki cukup dengan ((tinggi badan ayah) + (tinggi badan ibu) + 13 cm)/2 ± 8,5 cm.

Adapun untuk anak perempuan bisa menggunakan rumus berikut ((tinggi badan ayah) + (tinggi badan ibu) - 13 cm)/2 ± 8,5 cm.

Misalnya Moms dan Dads punya tinggi badan masing-masing 160 cm dan 175 cm.

Untuk menghitung tinggi anak laki-laki kelak saat dewasa, Moms bisa langsung memasukkan tinggi badan ke dalam rumus. (175 cm + 160 cm + 13)/2 ± 8,5 cm = maka tinggi anak laki-laki kelak sekitar 165,5 cm hingga 182,5 cm.

Namun jika Moms memiliki anak perempuan, maka hitungannya (175 cm + 160 cm - 13)/2 ± 8,5 cm = 152,5 cm hingga 169,5 cm.

Itulah dua metode yang bisa Moms gunakan untuk memprediksi tinggi badan anak saat dewasa nanti. Selamat mencoba!

(AND)