NEWBORN
19 Agustus 2019

Ini Dia 7 Kelainan Kaki Bayi Baru Lahir

Sebagian besar kelainan kaki bayi ini dapat diobati dengan perawatan non-bedah.
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Dina Vionetta
Disunting oleh Dina Vionetta

Salah satu kelainan bentuk yang paling umum pada bayi baru lahir adalah kelainan kaki.

Sebagian besar kelainan kaki bayi ini dapat diobati dengan perawatan non-bedah dan dalam banyak kasus dapat dengan mudah didiagnosis.

Lantas, kelainan kaki apa sajakah yang dapat diderita oleh bayi baru lahir?

1. Metatarsus Adductus (MTA)

XX Kelainan Kaki Bayi Baru Lahir 1.png

Foto: orthobullets.com

American Family Physician (AAFP) menjelaskan bahwa metatarsus adductus adalah kelainan bentuk kaki bayi transversal pada sendi Lisfranc (transometatarsal) di mana metatarsal menyimpang secara medial.

Dalam kondisi ini, sudut jari-jari mengarah ke garis tengah, menciptakan perbatasan lateral yang menyebabkan kaki berbentuk C dengan proses styloid yang menonjol dari metatarsal kelima.

Pengobatan kelainan kaki ini tergantung pada tingkat keparahan deformitas dan imobilitas kaki.

Sebagian besar kasus ringan sembuh secara spontan.

Alas kaki korektif mungkin diperlukan dalam kasus yang lebih parah.

Sementara operasi hanya diperlukan dalam kasus serius.

Baca Juga: 4 Cara Menjaga Kaki Si Kecil Tetap Bersih dan Sehat

2. Clubfoot

XX Kelainan Kaki Bayi Baru Lahir 2.jpg

Foto: healthline.com

CTEV (Congenital Talipes Equinovarus) atau yang lebih dikenal sebagai clubfoot/ kaki pengkor adalah cacat lahir di mana kaki bayi mengarah ke dalam.

“CTEV atau kaki pengkor tidak menyakitkan bagi bayi. Namun, seiring pertumbuhan bayi, mereka dapat mengalami kesulitan berjalan jika pengobatannya ditunda. Bahkan, jika tidak diobati, juga bisa lebih menyakitkan saat dewasa,” kata Dr Manish Dalwani, Konsultan Senior bagian Orthopedi di Sitaram Bhartia Hospital, Delhi, seperti dikutip dari sitarambarthia.org.

Clubfoot mempengaruhi pergelangan kaki bayi dan dapat didiagnosis saat lahir. Kaki terlihat cacat dan lebih pendek dari normalnya. Selain itu, otot-oto betis bayi juga terlihat lebih gemuk.

Dalam kebanyakan kasus, clubfoot dapat dideteksi selama USG prenatal.

3. Calcaneovalgus

XX Kelainan Kaki Bayi Baru Lahir 3.jpg

Foto: babycentre.co.uk

Dikutip dari situs Children’s Hospital of Philadelphia, bayi dengan kondisi ini lahir dengan kaki dan pergelangan kaki menekuk secara berlebihan, di mana jari-jari kakinya biasanya menyentuh tulang kering.

Meskipun penyebab sebenarnya dari kelainan kaki bayi ini tidak dapat ditentukan, calcaneovalgus disebut berkaitan dengan posisi kaki bayi selama berada di dalam rahim.

Baca Juga: 4 Tips Memilih Sepatu untuk Bayi Berkaki Gemuk

4. Congenital Vertical Talus

XX Kelainan Kaki Bayi Baru Lahir 4.jpg

Foto: orthokids.org

Menurut Verywell Family, kelainan kaki bayi ini adalah penyebab yang tidak biasa dari jenis kaki datar pada bayi baru lahir. Congenital vertical talus sering dikaitkan dengan kelainan bawaan atau kromosom lainnya.

Kondisi ini menyebabkan telapak kaki bayi terlihat seperti melengkung.

Di mana pengobatannya mirip dengan perawatan untuk clubfoot, yakni menggunakan latihan peregangan, penggunaan gips, dan jika perlu, tindakan operasi.

5. Polydactyly

XX Kelainan Kaki Bayi Baru Lahir 5.jpg

Foto: kidspot.com.au

Polydactyly berarti bayi dilahirkan dengan jari kaki atau tangan yang jumlahnya lebih dari lima. Meskipun dapat disebabkan oleh faktor genetik, kelainan ini kadang-kadang terjadi tanpa riwayat keluarga.

Pengobatan polydactyly tergantung pada dimana dan bagaimana jari kakmi ekstra terhubung.

Jika tidak ada tulang dan jari kaki ekstra terbentuk dengan buruk, klip dapat dipasang untuk menghentikan aliran darah, yang akan menyebabkannya terlepas.

Jari-jari kaki ekstra yang lebih diangkat dengan operasi setelah bayi berusia sekitar 1 tahun. Tetapi sebelum ia mulai berjalan.

6. Syndactyly

XX Kelainan Kaki Bayi Baru Lahir 6.jpg

Foto: congenitalhand.wustl.edu

Bayi lahir dengan jari kaki atau tangan yang menggabung satu sama lain disebut dengan sindactyly.

Dalam beberapa kasus, jari-jari saling melekat karena adanya kulit atau jaringan lunak lainnya, yang mungkin terlihat berselaput.

Jari-jari yang saling melekat dapat berbagi koneksi antara otot, tendon, saraf, dan pembuluh darah.

Biasanya 2, 3, 4, atau semua jari pada kaki atau tangan dapat saling melekat.

Bagian yang melekat boleh jari hanya sebagian dari pangkal jari atau keseluruhan.

Baca Juga: Waspada! Ini 5 Kesalahan Saat Membeli Sepatu Balita yang Menyakiti Kaki

7. Overlapping toes

XX Kelainan Kaki Bayi Baru Lahir 7.jpg

Foto: babycenter.com

Mengutip situs coachellavalleypodiatrist.com, Dr. Harvey Danciger, ahli kelainan kaki dan tangan di Palm Desert, California, menyebutkan bahwa kelainan kaki bayi ini terjadi ketika satu jari kaki terletak di atas jari lainnya yang berdekatan (tumpang tindih) dan paling umum terjadi pada jari kelima atau kedua.

Diperkirakan bahwa posisi bayi di dalam rahim dapat menyebabkan kelainan ini dan dapat terjadi karena faktor genetik.

Nah, itu dia beberapa kelainan kaki bayi yang umum terjadi. Pastikan Si Kecil mendapatkan pemeriksaan setelah dilahirkan ya, Moms.

(RGW)

Artikel Terkait