KESEHATAN
21 Oktober 2019

Ini Jumlah Ideal Konsumsi Air Mineral yang Diperlukan Tubuh

Banyak yang mengatakan bahwa setidaknya manusia harus minum delapan gelas air putih setiap hari untuk memenuhi kebutuhan cairan harian agar tubuh tetap terhidrasi.
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Ryo

Banyak yang mengatakan bahwa setidaknya manusia harus konsumsi delapan gelas air putih setiap hari untuk memenuhi kebutuhan cairan harian agar tubuh tetap terhidrasi. Apa benar?

Ya, hal ini masih menjadi perdebatan. Karena tidak disebutkan ukuran gelas standar yang harus digunakan untuk mencapai kebutuhan minimun cairan per harinya. Lantas, berapa banyak sih kita perlu cairan agar tidak terkena dehidrasi yang dapat mengancam kesehatan?

Baca Juga: Khasiat Air Mineral untuk Kesehatan

Takaran Konsumsi Air

air mineral

Mengacu pada Metro, European Food Safety Authority, kebutuhan harian air putih antara laki-laki dan perempuan berbeda. “Laki-laki setidaknya harus minum 2 liter air, sedangkan perempuan memerlukan sebanyak 1,6 liter untuk memenuhi kebutuhan cairan harian,” ungkap Dr Cameron Brooks.

Ukuran tersebut setara dengan 4 botol air mineral untuk laki-laki dan sekitar 3 botol untuk perempuan. Selain jenis kelamin, kebutuhan cairan juga dapat berubah karena beberapa faktor seperti usia, pengaruh aktivitas harian, tempat tinggal, hingga aktivitas seks.

Yang jelas, tidak hanya air putih yang bisa menyuplai cairan ke tubuh kita. Minuman lain seperti susu, air, teh, dan jus buah juga dapat menyumbang kebutuhan cairan harian.

“Yang perlu diperhatikan adalah takaran gula dan kafein yang ada dalam minuman.

Kafein dikenal memiliki sifat diuretik yang akan menyebabkan rasa ingin buang air kecil terus-menerus setelah mengkonsumsinya. Hal ini malah akan menyebabkan tubuh cepat terkena dehidrasi, karena banyaknya cairan yang hilang,” terang Dr Brooks.

Baca Juga: Air Demineral dan Air Mineral Bagi Tubuh, Mana Lebih Baik?

Sinyal Tubuh

keringat - planetfitness.com.jpg

Selain ancaman dehidrasi yang mengintai ketika kekurangan cairan. Ternyata kelebihan cairan juga sangat berbahaya bagi tubuh. Jika tubuh menerima asupan air yang terlalu banyak, hal itu akan menyebabkan kondisi yang disebut dengan hiponatraemia atau keracunan air. Akibat paling gawatnya adalah kematian. Gangguan ini dapat menyerang jantung, ginjal hingga otak manusia.

Seorang peneliti dari Monash University di Australia, Michael Farrell mengatakan, “kita tidak perlu terpatok pada ukuran standar mininum cairan yang harus dikonsumsi.”

Dr Farrell menyarankan untuk minum sesuai dengan sinyal tubuh. Karena, tubuh pasti akan memberikan sinyal saat kekurangan cairan. Contohnya adalah rasa kering luar biasa di tenggorokan.

Baca Juga: Pentingnya Minum Air Mineral Sebelum Tidur

Nah, jadi ternyata, jumlah air minum yang paling tepat diminum setiap orang, berbeda-beda bergantung pada gaya hidupnya, ya!

(RYO/DIN)

Artikel Terkait