KESEHATAN
29 Mei 2019

Ini Penjelasan Mengapa Halaman Rumah Ternyata Mempengaruhi Kesehatan Mental Kita

Penelitian membuktikan bahwa berinteraksi di halaman rumah bisa tingkatkan kebahagiaan.
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Baik wanita karier dan Ibu rumah tangga pastinya memiliki segudang aktivitas dan minim waktu untuk melakukan me time. Akibatnya, tak jarang para Moms terkena stres dan depresi sehingga bisa mempengaruhi kesehatan mental.

Sebenarnya, tak sulit untuk meningkatkan kesehatan dan kebahagiaan kita. Terlebih jika kita memiliki halaman rumah karena dengan adanya ruang hijau dapat mempengaruhi kesehatan mental kita lho Moms.

Menghabiskan waktu di luar rumah seperti di halaman rumah dan atau di ruang hijau adalah salah satu cara tercepat untuk meningkatkan kesehatan dan kebahagiaan.

Hal tersebut telah terbukti untuk mengurangi stres, tekanan darah dan detak jantung, sambil mendorong aktivitas fisik dan meningkatkan suasana hati dan kesehatan mental. Beberapa penelitian bahkan menunjukkan bahwa ruang hijau seperti halaman rumah dikaitkan dengan risiko yang lebih rendah untuk mengalami gangguan kejiwaan.

Baca Juga: 4 Keuntungan Mengajak Anak Main Sambil Berkebun di Halaman Rumah

"Beberapa orang mungkin pergi ke taman dan hanya menikmati alam. Bukannya untuk berolahraga. Anda akan rileks dan itu mengurangi stres, dan kemudian Anda merasa lebih bahagia," ujar Hon Yuen, direktur penelitian di departemen terapi okupasi di University of Alabama di Birmingham.

Hal tersebut pun senada seperti yang dikatakan dengan Dr. Robert Zarr, seorang dokter anak di Washington DC.

"Ada perubahan paradigma dalam cara kita berpikir tentang taman, bukan hanya sebagai tempat untuk menciptakan kembali (memori dan rasa ketenangan), tetapi secara harfiah sebagai resep, tempat untuk meningkatkan kesehatan Anda," kata Dr. Robert Zarr.

Waktu yang Diperlukan untuk Berinteraksi dengan Alam

kesehatan tubuh

Telah terbukti jika halaman rumah atau ruang terbuka hijau bisa mengurangi rasa stres, namun berapa lama waktu yang diperlukan untuk berinteraksi dengan alam?

Sebuah studi baru yang diterbitkan dalam International Journal of Environmental Health Research mengatakan bahwa menghabiskan 20 menit di halaman rumah maupun di taman, bahkan tanpa berolahraga dan cukup menikmati pemandangan yang ada, bisa meningkatkan kesejahteraan dan perasaan tenang.

Namun, sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Positive Psychology memberikan bukti bahwa kontak singkat dengan lingkungan alami dengan cepat meningkatkan suasana hati.

Penelitian terhadap 123 mahasiswa menemukan bahwa peserta yang duduk di ruang terbuka hijau selama 5 menit saja telah menunjukkan peningkatan emosi positif yang signifikan dibandingkan dengan peserta yang duduk di ruang laboratorium tanpa jendela.

Namun, jika ingin meningkatkan suasana hati setidaknya menghabiskan waktu 15 menit di ruang terbuka hijau seperti halaman rumah. Ini untuk memperbesar efek positif bagi tubuh.

"Ada banyak detail dari efek kesehatan ini yang belum ditemukan. Studi kami hanya meneliti eksposur singkat ke alam, yakni 5 menit dan 15 menit. Sehingga, waktu yang dihabiskan di area alami yang lebih banyak (waktunya) akan mempengaruhi emosi kita secara berbeda," jelas Katherine D. Arbuthnott dari Campion College.

Baca Juga: 5 Cara Membuat Halaman Rumah Kecil Terlihat Lebih Lapang

Berkebun Juga Bisa Meredakan Stres

kesehatan tubuh

Berkebun adalah cara yang menyenangkan dan mudah untuk menggabungkan olahraga ke dalam rutinitas harian kita bahkan bersama anak kita. Melalui berkebun dan menghabiskan waktu di sekitar tanaman, individu dapat memperoleh berbagai manfaat psikologis.

Selain meredakan stres, menanam tanaman di halaman rumah juga bisa mempengaruhi kesehatan mental kita secara keseluruhan. Manusia umumnya merasa lebih bahagia dan lebih optimis di sekitarnya dengan banyak tanaman dan alam.

Bunga juga membangkitkan emosi positif. Misalnya, dalam penelitian 2005, wanita yang menerima bunga melaporkan suasana hati yang lebih positif tiga hari kemudian. Pasien usia lanjut yang menerima bunga juga melaporkan suasana hati yang lebih cerah dan meningkatkan memori episodik (memori yang melibatkan mengingatkan peristiwa masa lalu).

Sebuah studi yang diterbitkan dalam "Journal of Health Psychology," membandingkan efek berkebun di luar ruangan dengan membaca di dalam ruangan. Studi ini mengungkapkan berkebun dan membaca menurunkan kadar kortisol. Namun, tingkat stres berkurang secara signifikan dengan berkebun. Demikian juga, peserta studi menikmati suasana positif yang sepenuhnya pulih setelah berkebun.

Bahkan, bakteri di tanah yang disebut mycobacterium vaccae memicu pelepasan serotonin, yang mengangkat suasana hati dan mengurangi kecemasan.

(SA/IRN)

Artikel Terkait