KESEHATAN
4 November 2019

Ini Pentingnya Me Time untuk Kesehatan Mental

Boleh me time, asal jangan lupakan interaksi sosial juga ya Moms
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Menjalani peran sebagai orang tua tidak jarang cukup melelahkan ya Moms. Apalagi ketika Si Kecil sedang aktif-aktifnya. Karena itu, tidak ada salahnya Moms menyempatkan untuk me time untuk kesehatan mental.

Karena menurut sebuah studi terbaru yang dilakukan para peneliti di University of Buffalo, AS, memiliki waktu berkualitas untuk diri sendiri meski hanya sebentar ternyata sangat bermanfaat.

"Me time dapat mengurangi stres dan risiko depresi dan kecemasan dengan lebih cenderung melakukan aktivitas kreatif,"jelas Ketua Penelitian Dr. Julie Bowker seperti dilansir dari dailymail.com

Penelitian tersebut dilakukan pada hampir 300 responden. Dan hasilnya, sebagian besar mengatakan bahwa privasi sangat penting bagi mereka.

Para responden tersebut juga memaparkan bagaimana mereka menyukai kesendirian dan bagaimana waktu itu cenderung dihabiskan.

Mereka memilih menghabiskan waktu sendiri dengan menjadi lebih kreatif daripada yang tidak melakukan me time. Banyak responden memilih sendirian karena hal itu memberikan kesempatan mereka mengerjakan kegiatan kreatif.

Baca Juga: 7 Cara Me Time Buat Ibu Baru yang Hanya Punya Waktu 10 Menit

Me Time VS Interaksi Sosial

Me time 1.jpg

Beberapa dari mereka juga diketahui, meski tetap melakukan sosialisasi, mereka lebih memilih memperbanyak waktu untuk sendiri.

"Kreativitas mengurangi stres dengan membantu kita mencapai keadaan di mana otak bekerja pada efisiensi optimal. Dan otak kita melepaskan dopamin untuk memberi penghargaan kepada kita karena menciptakan dan memecahkan masalah dalam prosesnya," papar Dr. Bowker.

Pada masanya, pengurangan stres terbukti dapat menerjemahkan kesehatan jantung yang lebih baik dan mengurangi risiko demensia.

Sejauh ini berbagai studi telah menyatakan bahwa interaksi sosial memainkan peran sentral dalam kesehatan mental dan fisik. Namun berada dalam keramaian bukanlah lingkungan yang paling kondusif bagi aktivitas kreatif.

Karena itu, tidak dapat dipungkiri, setiap orang membutuhkan istirahat dari hiruk-pikuk ruang publik. Sayang, baru sedikit penelitian yang telah mendokumentasikan manfaat kesehatan nyata dari me time.

Baca Juga: 5 TV Series Nominasi Emmy Award yang Cocok Menemani ‘Me Time’ Moms

Me Time Mendorong Kreativitas

Me time 2.jpg

Penelitian sebelumnya mengungkapkan bahwa me time tidak selalu buruk bagi kesehatan mental. Namun studi terbaru ini adalah yang pertama kali mengungkapkan jika me time dapat secara aktif memperbaiki kesehatan mental dengan mendorong kreativitas.

Tapi Bowker menekankan, me time untuk kesehatan mental bukalah terkait dengan memilih kesendirian karena takut.

“Mereka mendapatkan interaksi (sosial) yang cukup sehingga ketika mereka sendirian, mereka dapat menikmati kesendirian itu,” tegasnya.

Memiliki waktu untuk sendiri dan sejenak terlepas dari interaksi dengan orang lain dapat membuat individu tersebut menemukan kreativitasnya. Hal ini seperti yang kita lihat pada profesi seni atau akademisi.

Secara anekdot para psikolog telah mengamati bahwa jumlah waktu yang tepat dapat bermanfaat dalam jangka panjang, mengurangi risiko depresi dan meningkatkan empati.

Studi ini memberikan temuan ilmiah bahwa interval waktu sendiri yang disengaja memiliki manfaat yang dapat lebih dirasakan langsung untuk pemikiran dan aktivitas kreatif.

Baca Juga: 7 Cara Ciptakan Me Time untuk Para Mommies

Terlalu Banyak Menyendiri Memicu Perilaku Antisosial

Me time 3.jpg

Meski begitu, Bowker juga mengungkapkan bahwa bukan berarti lebih menyukai untuk selalu menyendiri adalah hal terbaik.

Karena terlalu sering menyendiri dapat digolongkan dalam perilaku antisosial, yang mana mungkin membawa seseorang pada hal yang lebih mengkhawatirkan.

Orang tua, guru dan psikolog perlu mewaspadai perilaku anti sosial pada anak-anak karena dapat menimbulkan kerusakan dan kegagalan hubungan sosial seumur hidup.

“Orang yang pemalu dan menghindar mungkin tidak dapat menggunakan waktu kesendirian mereka dengan bahagia dan produktif. Hal ini mungkin karena mereka terganggu oleh kognisi negatif dan ketakutan mereka,” imbuh Bowker.

Itulah beberapa hal yang perlu Moms ketahui tentang me time untuk kesehatan mental. Jadi, selalu sempatkan diri untuk me time ya Moms.

(SERA)

Artikel Terkait