BAYI
11 Desember 2019

Ini Penyebab Bisul pada Bayi dan Cara Mengatasinya

Telur tidak selalu menjadi penyebab si Kecil bisul!
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Bila Moms dan Dads melihat bisul muncul di tubuh, mungkin Moms dan Dads tidak begitu merisaukannya. Kalian langsung mengolesinya dengan salep dan menunggu bisul hingga pecah sendiri. Namun, berbeda ketika bisul muncul di tubuh Si Kecil yang masih bayi.

Umumnya banyak orang langsung berasumsi bahwa penyebab bisul adalah telur. Nyatanya tidak selalu begitu. Ada banyak hal yang bisa menyebabkan bisul pada bayi. Apa saja penyebabnya?

Lalu bagaimana cara menangani bisul pada bayi yang benar? Haruskah penanganannya sama seperti orang dewasa? Berikut ini penjelasan jelasnya..

Baca Juga : 5 Cara Mengatasi Bisul Anak dengan Aman

Apa Itu Bisul Pada Bayi?

Ini Penyebab Bisul Si Kecil dan Cara Mengatasinya

Foto: navarra.com

Bisul adalah benjolan lunak bewarna merah muda yang muncul pada permukaan kulit. Area munculnya bisul tidak bisa ditentukan, tetapi umumnya bisul muncul di sekitar area ketiak, wajah, leher, atau bokong. Namun tidak menutup kemungkinan bisul bisa muncul di daerah lain.

Penyakit bisul pada bayi adalah hal yang wajar terjadi dan tidak menimbulkan bahaya, asalkan Moms bisa segera mencari tahu penyebab serta memberikan penanganan yang tepat agar bisul tidak menyebar ke area lain.

Apa Penyebab Bisul Pada Bayi?

Ini Penyebab Bisul Si Kecil dan Cara Mengatasinya

Foto: newsner.com

Bila selama ini Moms menduga telur menjadi penyebab utama bisul pada bayi, itu belum tentu benar. Hal itu hanya sebuah mitos yang banyak dipercayai sejak dulu. Padahal ada banyak penyebab bisul lainnya, seperti di bawah ini.

Infeksi

Bisul pada bayi umumnya disebabkan oleh infeksi bakteri staphylococcus aerus, yaitu jenis bakteri yang menimbulkan berbagai jenis penyakit pada kulit dan saluran pernapasan. Infeksi tersebut mengharuskan tubuh melawan bakteri jahat dengan memanfaatkan sel darah putih sebagai senjata perlawanan. Saat melawan bakteri jahat tersebut, tidak jarang sel darah justru jadi rusak dan kemudian berubah menjadi bisul.

Kebersihan

Kebersihan memang begitu berpengaruh terhadap kesehatan kulit. Kebersihan lingkungan yang buruk di tempat bayi tumbuh juga bisa jadi penyebab bisul pada bayi hadir. Di lingkungan yang tidak terjaga kebersihannya, Si Kecil bisa dengan mudah terpapar kuman-kuman yang kemudian menginfeksi kulitnya hingga menimbulkan bisul pada bayi.

Baca juga: Kebersihan Udara Ternyata Berpengaruh Pada Kesehatan Bayi Baru Lahir Lho

Kekurangan Nutrisi

Kekurangan nutrisi adalah penyebab terkuat yang mengakibatkan bisul muncul di tubuh Si Kecil. Saat kekurangan nutrisi yang dibutuhkan, tubuhnya tidak memiliki daya tahan tubuh yang maksimal untuk bisa melawan bakteri jahat sehingga punya risiko lebih besar terserang bisul.

Bagaimana Cara Mengatasi Bisul Pada Bayi?

Ini Penyebab Bisul Si Kecil dan Cara Mengatasinya

Foto: first cry parenting

Jangan dipencet atau dipecahkan

Seperti yang disampaikan oleh Nada Ebuluk, Dermatologist of New York University Langone Medical Center, Amerika Serikat, saat bisul pada bayi muncul Moms sebaiknya menahan diri untuk tidak memencetnya. Nada menjelaskan hal tersebut harus dilakukan untuk mencegah infeksi menyebar dan meminimalkan jaringan kulit rusak akibat bisul yang dipecahkan secara paksa.

Dikompres

Moms bisa mengompres bisul pada bayi dengan air hangat. Pastikan air hangatnya punya suhu yang pas, tidak terlalu panas atau dingin. Mengompres bisul bertujuan untuk membuatnya lebih cepat kering sehingga mempercepat proses pecahnya bisul secara alami. Sebelum mengompres pastikan tangan Moms sudah benar-benar bersih, ya.

Baca Juga : 7 Cara Alami Mengobati Bisul dengan Cepat

Jaga kebersihan

Bisul pada bayi memang umumnya muncul di area tertentu, tapi tidak menutup kemungkinan kalau bisul bisa menyebar ke area lain. Ini menjadi alasan kenapa Moms perlu menjaga agar tubuh Si Kecil dan lingkungan sekitanya selalu bersih.

Bisul pada bayi yang pecah sendiri akan disertai keluarnya cairan kotor. Moms harus segera membersihkan cairan yang keluar. Pastikan cairan itu tidak menyebar ke area lain. Jangan lupa untuk membersihkan kembali area sekitar bisul Si Kecil dan tutup pecahan bisul dengan plester.

Berikan pereda rasa sakit

Bila Si Kecil semakin rewel karena bisul pada bayi yang tidak kunjung sembuh, Moms bisa memberikan pereda rasa sakit. Tentu pemberian obat ini tidak boleh sembarangan, Moms. Diperlukan konsultasi ke dokter kulit terlebih dahulu untuk mengetahui penanganan terbaik yang harus dilakukan.

NA/KM

Artikel Terkait