KESEHATAN
3 Oktober 2019

Ini Perbedaan Gejala Infeksi Getah Bening dan Kanker Getah Bening yang Perlu Moms Ketahui

Jangan parno dengan kanker getah bening. Saat getah bening terinfeksi, belum tentu menjadi kanker. Ini bedanya!
Artikel ditulis oleh Ryo
Disunting oleh Ryo

Kelenjar getah bening adalah sistem kekebalan tubuh manusia yang bisa membantu melawan infeksi. Entah itu disebabkan oleh bakteri, virus, atau lainnya.

Saat terjadi infeksi, kelenjar getah bening akan membengkak untuk memberi informasi bahwa dia sedang bekerja. Setelah infeksi mereda, kelenjar getah bening akan mengempis dengan sendirinya.

Lantas, bagaimana cara membedakan gejala kanker getah bening dengan infeksi getah bening? Simak ulasannya.

Baca Juga: Ciri-ciri Penyakit Kelenjar Getah Bening yang Jarang Disadari Pasien

Gejala Infeksi Getah Bening

GettyImages-76752055-571137123df78c3fa2a20914.jpg

Foto: verywellhealth.com

Membengkaknya kelenjar getah bening atau limfadenopati adalah kondisi saat kelenjar getah bening mengalami pembesaran.

Biasanya, hal ini disebabkan infeksi bakteri atau virus yang tergolong ringan. Beberapa diantaranya adalah demam kelenjar, pilek, infeksi tenggorokan, radang amandel, infeksi gigi, infeksi telinga, dan infeksi kulit (selulitis).

“Saat kelenjar getah bening bengkak akibat infeksi, biasanya disertai rasa sakit. Selain itu, terkadang penderita juga mengalami demam, batuk, dan nyeri tenggorokan,” kata Amber Tully, MD. Dokter umum di Clevelandclinic.org.

Meski kelenjar getah bening terdapat di seluruh tubuh, namun kondisi pembengkakan biasanya hanya terjadi di area ketiak, leher, di bawah dagu, dan di pangkal paha.

Berikut gejala infeksi getah bening yang menyebabkan pembengkakan kelenjar getah bening:

  • Kelenjar getah bening terasa keras saat ditekan
  • Kelenjar getah bening membengkak tanpa sebab yang jelas disertai badan yang terasa lemah
  • Kelenjar getah bening telah membengkak lebih dari dua minggu disertai dengan ukuran yang membesar
  • Sakit tenggorokan yang menyebabkan sulit menelan atau bernapas

Baca Juga: Kelenjar Getah Bening di Lehermu Bengkak, Ini Obat Alaminya!

Gejala Kanker Getah Bening

Signs-of-Cancer-in-Lymph-Nodes-1.jpg

Foto: Cancer Help World

Berbeda dengan infeksi getah bening yang akan menyebabkan pembengkakan kelenjar getah bening, kanker getah bening atau yang sering juga disebut limfoma adalah jenis kanker ganas yang menyerang sistem limfatik.

Sistem limfatik merupakan satu bagian penting dari sistem pertahanan tubuh yang bertugas membentuk barisan pertahanan guna melawan keberadaan infeksi maupun kanker.

Berikut enam gejala kanker getah bening:

1. Bengkak di daerah kelenjar getah bening

Kanker ini awalnya akan menimbulkan bengkak atau benjolan di daerah tubuh yang terdapat kelenjar getah bening. Umumnya muncul di sekitar leher, ketiak, dan pangkal paha.

“Namun, belum tentu leher bengkak itu limfoma, jika limfoma, benjolannya biasanya lebih dari satu atau seperti bergerombol dan tidak terasa sakit,” Dr Tully, menjelaskan.

2. Penurunan berat badan

Penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas juga perlu diwaspadai karena ini bisa menjadi salah satu gejala kanker getah bening. Biasanya, penurunan berat badan lebih dari 10 persen dan setidaknya terjadi selama 6 bulan.

3. Berkeringat malam hari

Berkeringat malam hari yang menjadi gejala kanker getah bening bukan karena melakukan aktivitas fisik. Hal ini disebabkan metabolisme sel yang terganggu. Terkadang disertai meriang dari malam sampai dini hari, hingga tubuh terasa gatal-gatal.

4. Demam

Banyak penyakit yang menimbulkan gejala demam. Namun, pada pasien limfoma, demam yang terjadi biasanya tidak terlalu tinggi, yaitu sekitar 37 derajat celsius dan tidak pernah lebih dari 38 derajat celsius. Demam pun akan hilang timbul.

5. Kelelahan

Pasien limfoma biasanya juga akan merasa sangat lelah atau lemah. Misalnya, napas menjadi pendek dan sulit bernapas saat tingginya aktivitas, padahal sebelumnya baik-baik saja.

6. Perut penuh

Gejala lainnya, yaitu perut terasa nyeri atau kurang nyaman. Selain itu juga terasa penuh di perut. Jika beberapa gejala ini muncul terus-menerus, sebaiknya segera periksa ke dokter.

Baca Juga: Pembengkakan Kelenjar Getah Bening di Ketiak, Apa Bahayanya?

Nah, itulah bedanya infeksi getah bening dan kanker getah bening. Apapun keduanya, jaga selalu kesehatan Moms agar tidak terkena dua penyakit tersebut itu, ya. Jika terkena, semoga lekas sembuh, Moms. Ikuti selalu anjuran dari dokter, ya.

(RYO/DIN)

Artikel Terkait