DI ATAS 5 TAHUN
2 April 2019

Ini Usia Tepat untuk Anak Memakai Odol saat Menyikat Gigi

Sebenarnya, di usia berapakah sebaiknya anak menggunakan odol ketika sikat gigi? Ini jawabannya.
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Dina Vionetta
Disunting oleh Dina Vionetta

Mengajarkan anak untuk menjaga kesehatan gigi memang harus dimulai sejak dini. Namun, terlalu dini anak memakai odol saat menyikat gigi bisa berbahaya.

Ya, walaupun Moms berusaha menjaga kesehatan anak dari sebelum giginya tumbuh pun. Termasuk merawat area mulut terutama gusi, lidah, dan langit-langit mulutnya agar selalu bersih dan terhindar dari infeksi jamur atau bakteri.

Ketika masih bayi, Moms bisa menggunakan kain kasa yang dicelup air hangat untuk membersihkan area mulutnya.

Gigi bayi umumnya tumbuh pertama kali ketika ia berusia 6-10 bulan.

Biasanya gigi yang tumbuh duluan berada di bagian bawah, lalu gigi susu keseluruhan anak akan lengkap ketika ia menginjak usia 3 tahun.

Cara merawat gigi anak yang sedang dalam masa pertumbuhan tentunya dengan mengajarkan sikat gigi dua kali sehari dan mengawasi agar anak tidak terlalu banyak mengonsumsi makanan dengan kandungan gula yang tinggi.

Odol untuk Anak

ini usia yang tepat untuk anak memakai odol saat sikat gigi 1

Foto: kidzchoicedental.com

Namun, sebenarnya di usia berapa anak sebaiknya menggunakan odol atau pasta gigi anak ketika ia sikat gigi? Mengingat pasta gigi mengandung bahan kimia yang sebaiknya tidak ditelan oleh anak.

Seorang dokter gigi spesialis anak, drg. Rizka Aulia Zaim yang praktik di Brawijaya Child and Women Clinic Bandung mengungkapkan waktu yang tepat untuk anak dapat menggunakan odol saat sikat gigi.

“Odol khusus anak digunakan ketika ia sudah bisa berkumur sendiri. Kalau belum bisa, sebaiknya tidak perlu menggunakan odol. Risiko odol tertelan dalam dosis berlebihan bisa berdampak buruk bagi tubuh anak,” ujar drg. Rizka pada Kulwap Orami Community pada Kamis (14/2) lalu.

Baca Juga: 3 Cara Mencegah Karies Hitam di Gigi Anak

Untuk itu, anak bisa menggunakan odol dengan kandungan fluoride untuk sikat gigi paling tidak ketika ia sudah berusia 2 tahun.

Namun, selalu ingat untuk mendampingi anak ketika ia sedang sikat gigi.

Perlu diingat juga bahwa kesehatan gigi anak bukan berarti anak memiliki gigi yang putih dan terlihat berkilau.

Jauh lebih dari itu, gigi anak yang sehat juga berdampak bagi tumbuh kembangnya.

Gigi merupakan gerbang utama untuk masuk ke sistem pencernaan, sehingga gigi yang sehat membuat anak mendapatkan nutrisi yang lebih optimal.

Baca Juga: Yuk Kenali 3 Tahapan Tumbuh Kembang Gigi Anak!

Hal yang Diperhatikan ketika Anak Memakai Sikat Gigi

Foto: freepik.com

Ketika anak masih bayi, mungkin orangtua yang akan selalu membantunya untuk membersihkan area mulutnya.

Namun, ketika anak sudah mulai menggunakan sikat gigi sendiri, orangtua hanya mendampingi dan perlu memerhatikan beberapa hal penting berikut ini:

  • Gunakan sikat gigi khusus anak, yang ukurannya sesuai dengan mulutnya. Lebih baik lagi jika merendam sikat gigi dalam air hangat terlebih dulu.
  • Pilih odol dengan kandungan fluoride namun gunakan hanya sedikit saja.
  • Lakukan sikat gigi secara perlahan, lembut, dan tidak perlu terburu-buru.
  • Setelah selesai, ajarkan anak untuk meludahkan pasta gigi yang tersisa, lalu berkumur dengan air bersih.

Baca Juga: 6 Hal yang Perlu Diketahui Tentang Teething Alias Tumbuh Gigi Pada Bayi

Kebersihan sikat gigi yang dipakai harus selalu terjaga, jangan gunakan sikat gigi yang sama selama 3 bulan lebih, dan jangan pernah meminjamkan sikat gigi anak.

Dengan cara ini, anak dapat diajarkan untuk menjaga kesehatan giginya sejak dini.

Nah, jadi tidak ada yang pasti mengenai usia anak memakai odol saat menyikat giginya, ya. Semua bergantung kepada kesiapannya.

(DG)

Artikel Terkait