PROGRAM HAMIL
3 Januari 2018

Ini yang Harus Kita Lakukan Saat Berat Badan Janin Berlebihan

Inilah cara mengatasi kenaikan berat badan janin!
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh (fitria.rahmadianti)
Disunting oleh (fitria.rahmadianti)

Foto: netdoctor.co.uk

Bayi dengan tubuh yang gemuk biasanya membuat kita jadi gemas. Biasanya bayi yang gemuk berawal dari berat badannya yang juga berlebuh saat masih menjadi janin.

Wanita yang memiliki kenaikan berat badan terlalu besar dalam kehamilan lebih cenderung memiliki janin dengan bobot berlebihan. Janin dengan berat berlebih bisa membuat bayi cenderung mengalami obesitas seiring bertambahnya usia.

Apakah dampak kenaikan berat badan ibu hamil pada janin?

Kenaikan berat badan selama kehamilan tentu merupakan faktor yang berkontribusi terhadap epidemi obesitas pada bayi, tetapi itu hanya satu faktor, demikian menurut peneliti Dr. Jami Josefson, MD, seorang ahli endokrinologi anak-anak di Children’s Memorial Hospital di Chicago dan asisten profesor di Northwestern University Feinberg School of Medicine.

Berat badan janin berlebihan dapat meningkatkan risiko komplikasi kelahiran seperti persalinan Caesar dan kelahiran prematur.

Bahkan jika Moms mulai hamil dengan kelebihan berat badan atau obesitas dapat secara signifikan meningkatkan risiko masalah kesehatan seperti gestasional diabetes dan preeklampsia.

Mengatasi kenaikan berat badan janin

Berikut adalah tips penting untuk mengatasi kenaikan berat badan janin yang aman dan sehat.

1. Mempertahakan berat badan ideal

enceinte

Foto: americanpregnancy.org

Lauren Hyman, seorang ob-gyn di West Hills, California, menyatakan bahwa hal terpenting yang bisa Moms lakukan sebelum hamil selain mengkonsumsi vitamin prenatal, adalah memulai kehamilan dengan berat badan yang ideal.

2. Makan dengan porsi kecil namun sering

plate method for weight loss

Foto: mynetdiary.com

Fokuslah hanya pada makanan sehat yang mengandung rendah karbohidrat dan protein, buah, dan sayuran bergizi tinggi. Jika ingin ngemil, pilihlah snack sehat di sela-sela waktu makan.

"Mengonsumsi makanan ringan yang sehat dan mengandung protein, serat, dan beberapa lemak sehat setiap tiga jam akan membantu ibu hamil tidak makan berlebihan,” saran ahli diet Frances Largeman-Roth, Feed the Belly: The Pregnant Mom's Healthy Eating Guide.

Baca juga: 10 Makanan Berserat Tinggi untuk Program Hamil

3. Minum cukup air putih

01 what happens body get full 8 glasses water how much elenaleonova

Foto: rd.com

Penting sekali untuk menghindari dehidrasi selama kehamilan dengan cara minum cukup air putih. Cara ini bermanfaat untuk membantu Moms merasa kenyang di antara jam makan dan cemilan.

Minum air juga mencegah konstipasi (sembelit), salah satu efek samping yang kurang menyenangkan saat hamil.

Institute of Medicine menyarankan wanita hamil untuk minum minimal 10 gelas air setiap hari. Largeman-Roth merekomendasikan tiga liter air setiap hari, dengan menaikkan asupan airnya dengan menyimpan gelas atau botol infused water.

Baca juga: 3 Resep Simple Infused Water dari Lemon

4. Trik cerdik saat ngidam

vegetables

Foto: juicingnation.com

Kuncinya adalah memuaskan dorongan ngidam namun tetap mendapatkan protein dan lemak sehat yang Moms dan bayi butuhkan serta membantu tetap kenyang.

"Sedikit trik yang saya gunakan adalah menggabungkan salah satu makanan kurang sehat yang membuat saya ngidam dengan sesuatu yang sehat," kata Largeman-Roth.

Baca juga: 10 Cemilan Sehat dan Enak Untuk Ibu Hamil

5. Lakukan jogging

running while pregnant1510144345

Foto: iamlivingit.com

Menurut Jeanne Conry, mantan presiden Kongres Obstetri dan Ginekologi Amerika, aktivitas paling aman yang bisa dilakukan wanita hamil adalah jogging atau berjalan kaki.

Seorang ob-gyn di Boston Dr. Laura Riley, direktur medis persalinan dan kelahiran di Massachusetts General Hospital, menyatakan bahwa jogging tidak hanya penting untuk mengatasi kenaikan berat badan.

Ibu hamil akan mengalami lebih sedikit rasa sakit dan nyeri pada akhir kehamilan jika tetap aktif.

Bagaimana cara Moms mengatasi kenaikan berat badan janin selama hamil namun kehamilan tetap sehat?

(ROS)

Artikel Terkait