TRIMESTER 3
28 Agustus 2019

Intip 3 Cara Mengatur Napas pada Trimester Ketiga Kehamilan Ini

Jika Moms sering sesak napas saat hamil besar, wajib baca penjelasan ini.
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Dina Vionetta
Disunting oleh Dina Vionetta

Saat kehamilan masuk trimester ketiga, Moms mungkin mengalami kesulitan untuk menarik napas setelah melakukan tugas-tugas rutin.

Dada terasa sesak dan pendek-pendek. Wajar tidak ya?

Dilansir dari medicalnewstoday.com, selama trimester ketiga, pernapasan mungkin menjadi lebih mudah atau lebih sulit.

Hal ini tergantung pada posisi kepala bayi yang sedang berkembang.

Sebelum bayi mulai berbalik dan jatuh lebih jauh ke dalam panggul, kepala bayi seolah-olah di bawah tulang rusuk dan menekan diafragma.

Inilah yang membuat Moms sulit bernapas.

Rasa sesak napas ini terkadang membuat tidak nyaman, namun ini wajar, Moms.

Menurut sebuah studi yang dilakukan Pregnancy Program Heart Institute di Kaplan Medical Center, diperkirakan 60 hingga 70 persen wanita mengalami sesak napas selama kehamilan.

Meskipun tidak dapat sepenuhnya dihilangkan, dikutip dari whattoexpect.com, ada beberapa hal sederhana yang dapat Moms lakukan untuk mengatur napas pada trimester ketiga:

1. Berdiri Tegak

Intip 3 Cara Mengatur Napas pada Trimester Ketiga Kehamilan 01.jpg

Foto: shutterstock.com

Pastikan Moms berdiri tegak dengan bahu menghadap ke belakang dan kepala terangkat.

Visualisasikan garis lurus yang menghubungkan tulang dada ke langit untuk mengangkat dada Moms.

Postur yang tepat memberi paru-paru lebih banyak ruang untuk melakukan tugasnya di dalam tubuh.

Sehingga, mengatur napas pada trimester ketiga menjadi lebih mudah.

Selain itu, postur yang baik akan memungkinkan uterus menjauh dari diafragma.

Jika perlu, Moms bisa menggunakan sabuk penopang kehamilan agar lebih mudah.

Sabuk jenis ini sudah banyak tersedia di toko khusus ibu dan anak atau online.

Baca Juga: Aturan Aktivitas Ibu Hamil Trimester Ketiga yang Wajib Diketahui

2. Tidur Miring ke Kiri

Intip 3 Cara Mengatur Napas pada Trimester Ketiga Kehamilan 02.jpg

Foto: healthline.com

Tahukah Moms, berbaring ke sisi kiri merupakan posisi terbaik untuk sirkulasi di dalam tubuh.

Moms bisa meletakkan beberapa bantal di bawah tubuh bagian atas dalam posisi semi-duduk.

Bantal ini akan mengurangi tekanan yang ditempatkan rahim di paru-paru.

Jika Moms tidur dengan bantal yang menopang punggung bagian atas, maka gravitasi menarik rahim ke bawah, dan memberi ruang lebih banyak pada paru-paru.

Memiringkan sedikit ke kiri dalam posisi ini juga dapat membantu menjaga rahim dari aorta.

Yakni, arteri utama yang menggerakkan darah teroksigenasi ke seluruh tubuh.

Banyak yang menggunakan bantal kehamilan untuk memudahkan praktik ini.

Namun, bantal biasa juga tidak masalah kok, Moms.

Baca Juga: Bayi Tidur Pakai Bantal Bisa Menyebabkan Kematian, Kenapa?

3. Olahraga

Intip 3 Cara Mengatur Napas pada Trimester Ketiga Kehamilan 03.jpg

Foto: shutterstock.com

Latihan aerobik saat hamil dapat meningkatkan pernapasan lho, Moms.

Namun sebelum memulai olahraga, pastikan bahwa setiap program sudah disetujui oleh dokter Moms.

Jika Moms belum mulai berlatih, trimester ketiga saat yang tepat untuk memulai yoga prenatal.

Bernafas adalah pusat dari latihan yoga, maka cocok dipraktikkan oleh ibu hamil yang kesulitan mengatur napas pada trimester ketiga.

Ketika melakukan yoga, Moms akan mengalami peregangan ekstra dan ini dapat meningkatkan postur tubuh. Serta memberi Moms lebih banyak ruang untuk bernafas.

Moms pasti masih bisa melakukan kegiatan sehari-hari dan terus berolahraga selama kehamilan.

Perlu diingat, apapun bentuk latihan yang dipilih, jangan berlebihan! Dengarkan apa yang dikatakan tubuh.

Itulah cara sederhana yang bisa Moms praktikkan sendiri untuk membantu mengatur napas pada trimester ketiga.

Jika Moms memiliki kondisi medis lain yang mendasari menyebabkan sesak napas, penting untuk mengikuti rekomendasi dokter tentang perawatan.

Sesak napas kadang-kadang dapat disebabkan oleh anemia selama kehamilan karena berkurangnya sel darah merah pembawa oksigen.

Konsultasikan juga dengan dokter jika Moms menderita asma.

Baca Juga: Lakukan Kebiasaan Ini Agar Tetap Sehat Selama Trimester Ketiga

(CIL)

Artikel Terkait