KESEHATAN
27 Maret 2020

9 Istilah Selama Pandemi COVID-19, Moms Sudah Tahu Semuanya?

Baca dan pahami agar tidak bingung lagi ya, Moms
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Amelia Puteri
Disunting oleh Dina Vionetta

Di tengah pandemi COVID-19, Moms tentu telah membaca dan menonton banyak tulisan dari media yang menyebutkan ragam istilah selama pandemi corona. Beberapanya mungkin belum Moms ketahui artinya.

Misalnya, seperti social distancing, lockdown, local transmission, dan lain sebagainya.

Agar Moms tidak bingung lagi dalam membaca atau menonton berita saat pandemi, berikut ini penjelasan tentang istilah yang kerap digunakan dalam pemberitaan COVID-19.

Istilah Selama Pandemi Corona

istilah selama pandemi corona-1

Foto: Orami Photo Stock

Hingga per hari Senin (23/3/2020), sudah ada 332.930 total kasus positif COVID-19, dengan 14.510 kasus yang meninggal dunia karena COVID-19 dalam skala global, menurut laporan harian Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Untuk memahami ragam istilah yang berkaitan dengan berita saat kasus corona, ini dia penjelasannya.

Baca Juga: Pentingnya Tingkatkan Imunitas Tubuh dari Infeksi Virus Corona Novel (COVID-19), Berikut Tipsnya

1. Social Distancing

Social distancing adalah salah satu istilah yang banyak digunakan dan mungkin sudah sering Moms dengar. Secara terjemahan, kata ini memiliki arti "menjaga jarak secara sosial".

Mengutip CIDRAP University of Minnesota, social distancing adalah tindakan untuk menghentikan atau memperlambat penyebaran penyakit yang sangat menular.

Langkah-langkah social distancing membatasi kapan dan di mana orang dapat berkumpul, menjauhkan dan membatasi agar orang tidak berkumpul bersama-sama, menutup gedung, dan membatalkan acara.

2. Lockdown

Lockdown juga istilah yang banyak digunakan selama pandemi corona. Dalam konteks kesehatan masyarakat, lockdown adalah "karantina massal", di mana penduduk 'dipaksa' atau disarankan tinggal di rumah.

Orang-orang hanya bisa meninggalkan rumah untuk menghadiri pekerjaan yang benar-benar penting, membeli makanan atau obat-obatan, atau pergi ke rumah sakit. Tujuan lockdown yaitu untuk membatasi penyebaran virus.

Pada negara yang sudah lockdown, semua toko-toko ditutup kecuali: tempat makan, apotek dan faskes, agen koran, pom bensin, toko perangkat keras, bank, dan laundry.

Baca Juga: Bantu Petugas yang Terlibat Tangani Pandemi COVID-19, dengan 4 Langkah Ini

3. Herd Immunity

Istilah herd immunity sebelumnya lebih umum dikaitkan dengan imunisasi. Tetapi, akhir-akhir ini juga banyak dibicarakan sebagai istilah selama pandemi corona. Herd immunity diterjemahkan sebagai "kekebalan kawanan".

Dalam European Journal of Epidemiology, kekebalan kawanan ini memiliki arti "pengurangan infeksi atau penyakit pada kelompok yang tidak diimunisasi, sebagai dampak dari imunisasi sebagian populasi".

4. Work From Home

Berdasarkan pengertian dari Cambridge Dictionary, istilah work from home, atau bekerja di rumah, adalah karyawan yang bekerja di rumah mereka sendiri, bukan di kantor.

5. Imported Case

Imported case berarti seseorang terinfeksi virus ketika sedang ada di luar negeri (yang telah dilaporkan ada kasus virus COVID-19). Orang tersebut kemudian diketahui sakit dan positif setelah kembali ke negara asalnya.

Baca Juga: Update Total Pasien Corona di Indonesia, dr. Achmad Ingatkan Pentingnya Kurangi Aktivitas di Luar

6. Local Transmission

Local transmission, atau transmisi lokal, merupakan istilah selama pandemi corona di mana seseorang tertular lalu positif virus COVID-19 di wilayah di mana ada kasus positif ditemukan.

7. Self-Quarantined

Melansir John Hopkins University, self-quarantined atau karantina sendiri dilakukan pada orang-orang yang telah terpapar virus corona dan yang berisiko positif COVID-19.

Pakar kesehatan merekomendasikan bahwa karantina sendiri ini berlangsung selama 14 hari. Durasi ini cukup untuk mengetahui apakah orang tersebut akan menjadi sakit dan menular ke orang lain.

Langkah-langkah karantina sendiri meliputi:

  • Sering melakukan praktik kebersihan standar dan mencuci tangan
  • Tidak berbagi barang, seperti handuk dan peralatan makan
  • Tinggal di rumah
  • Tidak memiliki pengunjung
  • Jaga jarak setidaknya 2 meter dari orang lain di rumah

Setelah masa karantina berakhir, jika seseorang tidak memiliki gejala, ikuti instruksi dokter tentang cara kembali melakukan rutinitas normal.

Baca Juga: Lebih Baik Cuci Tangan daripada Menyetok Masker untuk Mencegah Corona, Ini Penjelasannya

8. Wabah, Epidemi, dan Pandemi

Berikut pengertian tentang wabah, epidemi, dan pandemi menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia.

  • Wabah: Penyakit menular yang berjangkit dengan cepat, menyerang sejumlah besar orang di daerah yang luas (seperti wabah cacar, disentri, kolera).
  • Epidemi: Penyakit menular yang berjangkit dengan cepat di daerah yang luas dan menimbulkan banyak korban.
  • Pandemi: Wabah yang berjangkit serempak di mana-mana, meliputi daerah geografi yang luas.

9. ODP, PDP, Suspect

Terkait pasien COVID-19, ini dia penjelasan tentang ODP, PDP, dan Suspect virus corona di Indonesia.

  • ODP (Orang Dalam Pemantauan): Orang yang masuk kategori ini bila ia sempat bepergian ke negara lain yang merupakan pusat penyebaran virus corona.
  • PDP (Pasien Dalam Pengawasan): Orang yang masuk kategori ini sudah dirawat oleh tenaga kesehatan (menjadi pasien) dan alami gejala seperti demam, batuk, pilek, dan sesak napas.
  • Suspect: Orang yang diduga kuat terjangkit COVID-19, dengan menunjukkan gejala virus corona dan pernah melakukan kontak dekat dengan pasien positif corona.

Itu dia Moms, ragam istilah yang sering didengar selama pandemi corona. Pastikan Moms tetap melindungi keluarga dan orang-orang tersayang dengan mengikuti anjuran pemerintah serta tenaga medis ya, Moms.

Sebisa mungkin jangan keluar rumah untuk mengindari terinfeksi virus corona. Bila bosan di rumah saja, tenang saja, Moms!

Soalnya Orami memiliki promo lindungi keluarga yang sangat menarik, jadi Moms bisa menghabiskan waktu di rumah sambil shopping!

Moms bisa berbelanja berbagai kebutuhan secara mudah dan dengan harga yang miring. Orami juga menjamin kebersihan produk, gudang, dan kurir, sehingga Moms tidak perlu khawatir untuk berbelanja di Orami!

Artikel Terkait