KESEHATAN
10 Oktober 2018

Istri Indro Warkop Meninggal karena Kanker Paru-paru, Ini 9 Gejala yang Harus Kita Waspadai

Sempat merayakan ulang tahun ke-59 sebelum meninggal
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Intan Aprilia
Disunting oleh Intan Aprilia

Foto: Instagram.com/indrowarkop_asli

Kabar duka datang dari dunia hiburan tanah air. Istri Indro Warkop, Nita Octobijanthy menghembuskan napas terakhir di RS Metropolitan Medical Center (MMC) Kuningan, Jakarta, pada Selasa (9/10).

Nita diketahui mengidap kanker paru-paru stadium 4. Sebelum meninggal, ibu tiga anak itu sempat cukup lama dirawat di rumah sakit.

Nita terdiagnosis kanker paru-paru sejak Agustus 2017. Berbagai pengobatan sudah dijalani, termasuk kemoterapi yang membuat rambutnya habis.

Jarak dari Nita terdiagnosis hingga akhirnya menghembuskan napas terakhir terbilang singkat, hanya 1 tahun 2 bulan. Sebenarnya, kondisi pasien dengan kanker paru-paru bisa ditolong jika kanker tersebut terdiagnosis lebih awal.

Dikutip dari Healthline.com, ada beberapa gejala awal yang dialami oleh pengidap kanker paru-paru yang harus diwaspadai. Apa saja? Berikut penjelasannya.

Batuk Tidak Sembuh

Batuk terus menerus merupakan salah satu gejala kanker paru-paru. Batuk yang berkaitan dengan flu atau infeksi saluran pernapasan biasanya akan hilang setelah 1-2 minggu.

Namun, jika batuknya tidak hilang juga setelah 2 minggu, waspada terhadap kanker paru-paru dan segera temui dokter.

Perubahan Batuk

Perhatian perubahan yang terjadi pada batuk, terutama untuk perokok. Jika batuk menjadi semakin sering, batuk jadi lebih berat dan serak, batuk darah, atau batuk dengan banyak sekali lendir, segera lakukan pemeriksaan.

Perubahan Pernapasan

Gejala lain kanker paru-paru adalah napas yang jadi lebih pendek. Perubahan napas ini terjadi jika kanker menutup jalan udara atau cairan dari tumor terbentuk di area dada.

Baca Juga: Tak Hanya Rokok, Ternyata Asap Dapur Juga Bisa Menyebabkan Kanker Paru-paru!

Rasa Nyeri di Area Dada

Kanker paru-paru menimbulkan rasa nyeri di area dada, bahu, dan punggung. Rasa nyeri tersebut akan terasa saat batuk.

Segera hubungi dokter jika ada rasa nyeri lain yang menusuk dan terus-menerus di area dada.

Napas Berbunyi

Ketika jalur napas meradang atau tertutup, paru-paru akan memproduksi suara mengi atau siulan ketika bernapas. Ini disebabkan oleh berbagai hal, termasuk asma, alergi, dan kanker paru-paru.

Suara Serak

Jika mengalami perubahan suara mendadak menjadi serak atau orang lain menyadari suara kita jadi lebih berat dan serak, segera lakukan pemeriksaan ke dokter.

Suara serak bisa terjadi karena flu, tapi bisa juga jadi tanda awal kanker paru-paru.

Baca Juga: 4 Selebritis yang Bertahan Hidup Melawan Kanker

Turun Berat Badan

Penurunan berat badan sebanyak 4-5 kilogram atau lebih tanpa alasan yang jelas juga bisa jadi tanda-tanda kanker paru-paru.

Ketika kanker muncul, penurunan berat badan akan terjadi karena sel kanker menyerap energi dalam tubuh.

Nyeri Tulang

Kanker paru-paru menyebar ke tulang dan menyebabkan rasa sakit di bagian tulang belakang dan area lainnya. Rasa sakit ini akan makin memburuk pada malam hari saat tubuh berbaring.

Sakit Kepala

Sakit kepala merupakan tanda bahwa kanker paru-paru sudah menjalar hingga ke otak.

Kanker paru-paru memberi tekanan pada pembuluh balik besar atas yang menyalurkan darah dari tubuh bagian atas ke jantung. Tekanan pada pembuluh tersebut bisa menjadi pemicu sakit kepala.

Itulah beberapa gejala kanker paru-paru yang perlu kita ketahui. Jika mengalami gejala tersebut, sebaiknya langsung hubungi dokter.

Semakin dini kanker terdiagnosis, semakin besar juga peluang untuk sembuhnya.

(AND)

Artikel Terkait