SELEBRITI
31 Mei 2019

Istri Irfan Hakim Melahirkan Anak Kelima, Kenali Risiko Punya Anak Banyak dengan Jarak Kelahiran Terlalu Dekat

Risikonya bisa berbahaya untuk Moms dan Si Kecil
placeholder

Foto: Instagram.com/irfanhakim75

placeholder
Artikel ditulis oleh Amelia Puteri
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Irfan Hakim sedang berbahagia atas kelahiran anaknya yang kelima. Istrinya, Della Sabrina Indah Putri, melahirkan anak kelimanya pada Sabtu (25/5).

Irfan pun mengunggah dirinya bersama Si Kecil pada akun Instagram-nya, @irfanhakim75. Tak hanya itu, Irfan juga membuat vlog tentang proses kelahiran anak kelimanya yang diunggah di akun YouTube-nya.

Memiliki anak banyak di satu sisi memang merupakan sebuah berkah. Namun, kita juga tidak bisa mengabaikan adanya risiko kesehatan yang bisa terjadi pada sang ibu yang hamil dan melahirkan.

Baca Juga: Kehamilan Pertama dan Kedua Jaraknya Dekat? Ini Persiapan Wajibnya

Faktor '4 Terlalu' pada Kehamilan

hero meninggal saat melahirkan

Menurut dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan RS Pondok Indah – Puri Indah, dr. Thomas Chayadi, Sp. OG, ada beberapa risiko yang terjadi jika punya anak terlalu banyak dengan jarak kehamilan yang dekat.

Menurut dr Thomas, kehamilan bisa jadi berisiko tinggi biasanya terjadi karena ada faktor '4 Terlalu':

  • Terlalu muda untuk hamil (kurang dari 20 tahun)
  • Terlalu tua untuk hamil (kurang dari 35 tahun)
  • Terlalu sering hamil (anak lebih dari 3)
  • Terlalu dekat atau rapat jarak kehamilannya (kurang dari 2 tahun)

"Memiliki anak terlalu banyak dengan jarak kehamilan terlalu dekat masuk dalam kriteria kehamilan berisiko tinggi. Risiko kesehatan yang mungkin terjadi yaitu perdarahan setelah persalinan sebagai penyebab kematian ibu hamil di Indonesia, risiko placenta previa dan placenta acreta meningkat," jelas dr Thomas.

Untuk diketahui, placenta previa adalah kelainan letak plasenta yang berada di bawah rahim, sehingga menutupi jalan lahir.

Baca Juga: Keluarga Bahagia, Ini 4 Fakta Kelahiran Anak Kelima Irfan Hakim

Peningkatan Intervensi dalam Persalinan

risiko memiliki banyak anak

Selain itu, dr Thomas menambahkan adanya peningkatan intervensi dalam persalinan. Seperti pemasangan infus atau induksi (rangsangan) agar tanda persalinan muncul. Induksi ini bisa dilakukan dengan pemberian obat-obatan atau memecahkan kantung ketuban.

"Usia ibu yang terlalu lanjut juga menyebabkan risiko kecacatan janin, komplikasi pada ibu (preeklampsia atau diabetes gestasional)," jelas dokter Thomas.

Risiko lain karena memiliki anak banyak dalam jarak dekat juga termasuk risiko bayi dilahirkan prematur, akibat jaringan parut dari kehamilan sebelumnya bisa menyebabkan masalah pada plasenta bayi.

Baca Juga: Kenali Bahaya Jarak Kehamilan Terlalu Dekat Bagi Ibu dan Bayi

Nah, itulah beberapa risiko yang bisa dialami jika Moms memiliki banyak anak dengan jarak usia yang berdekatan. Untuk menghindari risiko tersebut, sebaiknya Moms merencanakan dengan baik jika ingin memiliki momongan lagi. Konsultasikan juga dengan dokter kandungan ya Moms.

Artikel Terkait