PASCA MELAHIRKAN
8 April 2020

Jalani ASI Eksklusif, Boleh Tetap Berpuasa?

Ketika seorang ibu sedang menjalani ASI eksklusif, bolehkah ia tetap berpuasa? Ini fakta yang perlu diketahui
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Setiap umat muslim tentunya ingin menjalankan ibadah puasa dengan baik. Menjalani puasa tidak hanya ketika bulan Ramadan saja, melainkan banyak juga bentuk ibadah puasa yang wajib dilakukan.

Di antaranya puasa sunnah yang dijalankan pada bulan Syawal, Dzulhijjah, Muharram, atau setiap hari Senin dan Kamis.

Moms bisa juga suatu waktu menjalani puasa untuk membayar hutang karena terhalang datang bulan. Atau menjalankan puasa ketika mau merayakan Idul Adha. Semakin tekun berpuasa, tentu akan semakin banyak pahala yang didapatkan.

Namun, bagi Moms yang sedang menyusui, akan timbul kekhawatiran apakah boleh tetap berpuasa atau tidak. Mengingat pemberian ASI sangat penting untuk pertumbuhan dan perkembangan Si Kecil, tentunya setiap ibu ingin memberikan yang terbaik.

Baca Juga: Perhatikan Nutrisi saat Puasa untuk Ibu Menyusui

Penelitian terhadap perempuan yang puasa sambil menyusui yang diterbitkan European Journal of Clinical Nutrition menemukan bahwa produksi ASI selama puasa menurun.

Namun, pada penelitian lainnya yang diterbitkan IOS Press menunjukkan bahwa hal tersebut bisa terjadi karena kebutuhan nutrisi makro dan mikro ibu menyusui tidak terpenuhi saat berpuasa sehingga produksi ASI mereka menurun.

Sebenarnya, menjalani puasa sambil menyusui diperbolehkan, hanya saja melihat beberapa kondisi tertentu.

Bagi Moms yang sedang menjalani ASI eksklusif, sebaiknya tidak berpuasa terlebih dulu. ASI eksklusif diberikan pada 6 bulan pertama kehidupan bayi dan merupakan momen yang penting untuk dilaksanakan.

Setiap asupan gizi yang diterima bayi berasal dari ibunya sehingga Moms sangat dianjurkan untuk mengonsumsi asupan bergizi secara rutin setiap hari.

“Bayi yang sedang masih mendapatkan ASI eksklusif sedang dalam pemantauan ketat untuk kenaikan berat badan.

Sehingga ibu tidak disarankan untuk berpuasa karena kondisi bayinya,” ujar dr. Sarah Audia Hasna, konselor laktasi yang saat ini aktif praktik di Eka Hospital BSD.

Baca Juga: Ibu Menyusui yang Berpuasa, Harus Tahu Aturan dan Tips Ini!

Puasa Sambil Menyusui, Boleh Ketika Bayi Sudah MPASI

Jalani ASI Eksklusif, Boleh Tetap Berpuasa-1.jpg

Foto: verywellfamily

Jika sudah lewat 6 bulan dan bayi sudah memulai MPASI, Moms boleh tetap berpuasa. Namun, tetap ada hal yang harus diperhatikan yaitu asupan saat berbuka puasa dan sahur. Hal ini untuk menjaga agar produksi ASI tetap berkualitas bagi Si Kecil.

"Ketika puasa sambil menyusui boleh saja, jika bayi sudah memulai MPASI. Pastikan asupan nutrisi saat sahur, berbuka puasa, dan sebelum tidur tetap terjaga dengan baik. Makan besar harus tetap 3 kali yang dilengkapi dengan karbohidrat, protein hewani, sedikit lemak, sayur, dan buah,” ungkap dr. Sarah, saat berbincang-bincang pada Kulwap Orami Community.

Menurut dr. Sarah pula, Moms bisa mengonsumsi suplemen ASI untuk mempertahankan kualitas produksi ASI. Jangan lupa untuk selalu pumping setiap malam dan menjelang subuh ya Moms!

Tidak hanya bayi yang sedang menjalani ASI eksklusif, kondisi kesehatan bayi lainnya tetap harus menjadi perhatian ketika Moms ingin memulai puasa. Jika bayi sedang sakit atau sedang menjalani program kenaikan berat badan, sebaiknya tunda dulu untuk berpuasa.

Baca Juga: Agar ASI Lancar, Ini 6 Makanan yang Baik Dikonsumsi Ibu Menyusui Saat Puasa

Jaga Asupan Nutrisi saat Berpuasa

Jalani ASI Eksklusif, Boleh Tetap Berpuasa-2.jpg

Foto: nhawic

Ibu menyusui yang ingin berpuasa harus menjaga dengan baik asupan nutrisi yang dikonsumsi baik waktu sahur, buka puasa, dan sebelum tidur.

Asupan nutrisi yang baik dapat menjadi ASI booster bagi Moms. ASI booster bisa berupa makanan kesukaan Moms yang membuat Moms lebih bahagia dan relaks. Hal tersebut berpengaruh pada naiknya jumlah ASI.

ASI dapat lancar ketika bayi menyusu langsung atau dikosongkan payudara secara sempurna, yang memperlancar hormon oksitosin.

“Konsumsi vitamin dan biji-bijian juga penting agar menjaga tubuh tetap berenergi dan meningkatkan metabolisme. Untuk waktu berbuka puasa dan sahur, Moms bisa dikonsumsi kurma menjadi menu pilihan.

Salah satunya adalah kurma yang terbukti mampu menjadi ASI booster,” ungkap dr. Sarah, yang sudah menjadi konselor laktasi sejak tahun 2011 ini.

Baca Juga: 5 Tips Lancar Menyusui Saat Puasa

Nah, selain menjaga kesehatan ketika puasa sambil menyusui, ada banyak keperluan yang Moms perlu siapkan selama bulan puasa. Tapi jangan khawatir, karena Orami memiliki promo Ramadhan menarik agar Moms bisa lebih mudah berbelanja kebutuhan di bulan puasa. Yuk serbu!

Artikel Terkait