KESEHATAN
17 September 2020

Jam Tidur yang Baik dan Caranya Supaya Bisa Nyenyak

Cek yuk, apakah jam tidur kita sudah benar?
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Adeline Wahyu
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Kualitas tidur kita secara langsung memengaruhi kesehatan mental dan fisik serta kualitas hidup kita.

Termasuk di dalamnya produktivitas, keseimbangan emosional, dan kesehatan otak dan jantung, sistem kekebalan tubuh, kreativitas, vitalitas, bahkan berat badan kita. Sebegitu besarnya pengaruh tidur yang baik untuk tubuh kita.

Baca Juga: Para Istri, Jangan Lakukan 4 Hal Ini di Tempat Tidur!

Namun akibat sibuknya pekerjaan yang kita lakukan dan berbagai kegiatan lainnya, seringkali waktu tidur kita jadi terganggu dan terbalik.

Terlebih lagi, kurang tidur juga nyatanya dapat memperburuk suasana hati kita, menguras energi, kesehatan mental, dan kemampuan untuk mengatasi stres. Makanya sangat penting untuk memenuhi jam tidur yang dibutuhkan tubuh.

Jam Tidur yang Baik

Alami Susah Tidur, Coba Lakukan 7 Kebiasaan Ini-2.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Namun sebenarnya, berapa lama jam tidur yang baik untuk kesehatan tubuh kita? Apakah lama tidur kita selama ini cukup, kurang, atau bahkan berlebih? Simak penjelasannya di bawah ini.

Mengutip dari laman National Sleep Foundation, mengumpulkan rentang tidur yang direkomendasikan untuk semua kategori usia anak dan kelompok usia remaja, sebagai berikut:

Baca Juga: Bantu Balita Tidur Nyenyak dengan 4 Camilan Sehat Ini

  • Bayi baru lahir (0-3 bulan): Rentang tidurnya adalah 14-17 jam setiap hari
  • Bayi (4-11 bulan): Jam tidur yang baik disarankan 12-15 jam
  • Balita (1-2 tahun): Jam tidur yang baik adalah 11-14 jam
  • Anak-anak usia prasekolah (3-5): Rentang tidur adalah 10-13 jam
  • Anak usia sekolah (6-13): Rentang tidur yang baik antara 9-11 jam
  • Remaja (14-17): Rentang tidur berubah jadi 8-10 jam
  • Dewasa muda (18-25): Rentang tidur 7-9 jam sangat disarankan
  • Dewasa (26-64): Rentang tidur tidak berubah dan tetap 7-9 jam
  • Orang dewasa yang lebih tua (65+): Rentang tidur yang baik direkomendasikan antara 7-8 jam

Berdasarkan Penelitian Ilmiah

waktu tidur yang baik

Foto: Orami Photo Stock

"National Sleep Foundation menyediakan pedoman jam tidur yang baik ini didasarkan pada penelitian ilmiah ini tentang jumlah tidur yang kita butuhkan setiap malam untuk meningkatkan kesehatan tidur,” ucap Charles A. Czeisler, ketua dewan National Sleep Foundation, kepala

dan sirkadian di Rumah Sakit Brigham and Women's, dan Profesor Kedokteran Tidur Baldino di Harvard Medical School.

Baca Juga: Berapa Lama Waktu Tidur Bagi Bayi 1-3 bulan?

Cara Tidur Nyenyak pada Jam Tidur yang Baik

Setelah Moms mengetahui jam tidur yang baik, maka tidak ada salahnya juga memperhatikan bagaimana caranya tidur nyenyak.

1. Coba Terapkan Pola Tidur yang sama Setiap Hari

tidur nyenyak, tidur nyaman

Salah satu cara terbaik yang bisa Moms lakukan adalah menerapkan pola jam tidur yang sama setiap harinya. Cobalah untuk tidur pada jam yang sama setiap harinya dan bangun dengan jam yang sama juga.

Usahakan Moms pilih jam tidur yang baik, di mana tubuh sudah benar-benar lelah setelah beraktivitas. Jika waktu tidur yang didapat sudah cukup, maka kita akan terbiasa bangun tanpa menggunakan alarm. Namun, jika masih memerlukan alarm, berarti Moms memerlukan tidur di jam lebih awal.

2. Hindari Tidur Siang

tidur nyenyak, tidur nyaman

Supaya tidur nyenyak di malam hari, sebaiknya hindari tidur siang. Hal ini dapat menjadi faktor penyebab jam tidur yang baik terganggu. Biasanya jika kita sudah tidur siang, maka jam tidur malam akan mundur.

Tetapi jika tidak dapat menahan rasa kantuk di siang hari, berilah waktu 15-20 waktu untuk tidur sebentar.

Keputusan mengenai waktu tidur yang baik ini dilakukan melalui sejumlah penelitian oleh para ahli tidur, anatomi dan fisiologi, serta pediatri, neurologi, gerontologi dan ginekologi.

Baca Juga: Normal atau Bahaya, Apa Penyebab Bayi Mendengkur Saat Tidur?

3. Lawanlah Kantuk setelah Makan Malam

tidur nyenyak, tidur nyaman

Jika Moms sehabis menyantap makan malam tubuh terasa mengantuk, jangan duduk saja. Cobalah berdiri dan melakukan aktivitas dalam menghilangkan rasa kantuk supaya tidur nyenyak pada jam tidur yang baik.

Misalnya mencuci piring, menelepon keluarga atau teman, atau mempersiapkan kebutuhan anak dan suami untuk keesokan hari.3

4. Hindari Minum Kopi di Sore Hari

tidur nyenyak, tidur nyaman

Ketika dikonsumsi sore hari, kopi akan merangsang sistem saraf dan bisa menghentikan tubuh kita dari relaksasi alami pada malam harinya. Kandungan kafein dalam kopi bisa bertahan sampai 8 jam lamanya, sehingga Moms akan tetap terjaga tanpa rasa kantuk.

Jika membutuhkan kopi di sore atau malam hari, Moms bisa mengonsumsi kopi tanpa kafein supaya tidur nyenyak nantinya.

Baca Juga: Susah Tidur? Hadirkan 5 Tanaman Ini Di Kamar Tidur Agar Bisa Tidur Nyenyak

5. Optimalkan Kenyamanan Kamar Tidur

tidur nyenyak, tidur nyaman

Banyak orang percaya bahwa suasana kamar tidur adalah salah satu kunci penting supaya bisa tidur dengan nyenyak. Termasuk tingkat suhu kamar, lampu tidur pendukung, suara-suara, dan pengaturan posisi furniture.

Untuk memaksimalkan suasana kamar yang nyaman, coba minimalisir supaya suara-suara dari luar tidak masuk. Pastikan kamar kita tenang, santai, bersih, dan tempat yang nyaman.

Rekomendasi jam tidur yang baik dan beberapa cara efektif di atas semoga bisa bermanfaat untuk mendapat kualitas tidur yang baik.

Artikel Terkait