DI ATAS 5 TAHUN
26 Januari 2019

Jangan Anggap Sepele Sakit Telinga Pada Anak

Cari tahu gejala dan perawatannya
Artikel ditulis oleh -
Disunting oleh -

 

 

Sakit telinga pada anak-anak di bawah lima tahun umum terjadi dan bisa jadi sangat menyakitkan. Penyebabnya pun beragam dan biasanya terjadi setelah terkena infeksi saluran pernafasan atas. Ketahui penyebab, cara pencegahan, maupun perawatannya agar si kecil pulih dari sakit telinga.

Penyebab Sakit Telinga

Menurut situs FamilyDoctor, saluran eustachius, penghubung telinga bagian tengah dengan bagian belakang hidung, akan membengkak dan berisi lendir tebal jika terinfeksi bakteri atau virus.

Penyebab lainnya adalah alergi, pilek, atau infeksi lainnya. Infeksi telinga lebih sering terjadi pada anak-anak karena saluran eustachius-nya lebih pendek dan sempit dibandingkan orang dewasa. 

Jenis Sakit Telinga Pada Anak-anak

Ada beberapa jenis sakit telinga yang dapat dialami anak-anak. Otitis media disebabkan adanya cairan di telinga bagian tengah atau di belakang gendang telinga. Biasanya tidak mengganggu anak-anak dan hampir selalu hilang sendiri dalam hitungan minggu atau bulan.

Swimmer’s ear atau otitis externa adalah infeksi yang terjadi di telinga luar dan saluran telinga karena jamur dan bakteri yang tumbuh di kondisi yang hangat dan gelap.

Gejala-gejala Infeksi Telinga

Tanda paling umum dari infeksi ini adalah sakit pada telinga, demam, nafsu makan menurun, susah tidur, dan kesulitan mendengar. Anak-anak yang terkena otitis media juga memberikan tanda-tanda seperti merasa telinganya penuh, cairan mengalir dari telinga, mudah marah, dan sakit kepala.

Sedangkan yang terkena otitis externa menunjukkan gejala khusus seperti nyeri atau gatal di bagian luar telinga yang memburuk saat mengunyah. Jika tidak diobati, telinga yang terkena bisa menjadi bengkak dan sakit jika disentuh. Cairan bisa berubah menjadi nanah dan menyebabkan penurunan pendengaran.

Perawatan Sakit Telinga

Menurut dokter Steven Dowshen, MD dari situs Kid’s Health, jika menemui tanda-tanda di atas, ajak si kecil ke dokter untuk pemeriksaan lebih mendalam. Jika diberikan antibiotik, pastikan mengikuti aturan yang diberikan agar bakteri tidak menjadi kebal. Berikan obat antinyeri saat dibutuhkan untuk meredakan rasa sakit.

Pencegahan Sakit Telinga

Steven menyarankan vaksin pneumokokus konjugasi (PCV) dan vaksin flu untuk mengurangi risiko infeksi telinga tengah. Hindari membersihkan telinga dengan kapas atau benda tajam yang dapat melukai gendang telinga.

Lindungi si kecil dari kemungkinan terkena flu, misalnya dengan tidak berdekatan dengan penderita flu, dan pastikan anak-anak mencuci tangan, terutama setelah bermain dengan anak lain. Tanyakan juga pada dokter untuk memberikan penyumbat telinga atau tetes telinga untuk si kecil yang sering berenang.

Semoga tips-tips di atas dapat memberikan pengetahuan untuk mengatasi sakit telinga pada anak-anak ya, Moms.  

 

 

 

Artikel Terkait