GAYA HIDUP
19 Agustus 2019

Jangan Asal Pakai, Ini 6 Bahaya Baking Soda

Bahaya berlebih, penggunaan baking soda juga perlu tanya dokter
Artikel ditulis oleh Ria Indhryani
Disunting oleh Orami

Dengan segala manfaatnya, Moms mungkin menyimpan sebotol baking soda dan akan mengeluarkannya baik pada saat membuat kue ataupun saat perawatan tertentu, seperti saat sedang mengalami asam lambung.

Baking soda merupakan bahan kimia mengandung sodium bikarbonat atau natrium bikarbonat. Secara tradisional, baking soda terkenal sebagai antasid yang populer untuk sakit maag dan gangguan pencernaan karena dapat menetralkan asam lambung.

Namun, tahukah Moms ternyata baking soda juga memiliki bahaya apabila digunakan tidak sesuai dengan ketentuan. Berikut ini adalah beberapa bahaya baking soda.

Baca Juga: Ini Dia Obat Alami untuk Penyakit DBD

1. Mengikis Email Gigi

pengikisan email gigi.jpg

Foto: webmd.com

Baking soda adalah obat rumahan yang populer untuk memutihkan gigi. Banyak penelitian telah menemukan bahwa pasta gigi yang mengandung soda kue lebih baik untuk memutihkan gigi dan menghilangkan plak.

Namun ada beberapa masalah yang perlu diingat jika Moms terlalu sering membuat pemutih gigi dengan baking soda. Bahaya baking soda dalam penerapannya pada gigi dalam jangka panjang ternyata dapat mengikis email atau lapisan terluar gigi.

Jika diteruskan, lama-kelamaan gigi akan menjadi sensitif dan ngilu karena mengenai lapisan kedua gigi, yaitu dentin.

2. Muntah dan Diare

muntah.jpg

Foto: medicalnewstoday.com

Dikutip dari Poisin.org, bahaya baking soda lainnya adalah konsumsi yang terlalu banyak sehingga bisa membuat muntah dan diare. Hal ini biasa terjadi ketika tubuh mencoba memperbaiki konsentrasi natrium yang tinggi dengan menarik lebih banyak air ke saluran pencernaan.

3. Produksi Asam Lambung Meningkat

asam lambung-baking soda.jpeg

Foto: hepmag.com

Menggunakan terlalu banyak baking soda sebagai antasid buatan sendiri dapat menyebabkan pembentukan gas yang cepat di perut karena tingkat asam (pH) yang dihasilkannya. Sebaiknya Moms tidak menggunakan baking soda untuk mengobati sakit perut tanpa arahan khusus dari penyedia layanan kesehatan.

Menghindari bahaya baking soda karena penggunaan berlebih, tanyakan pada dokter bagaimana instruksi yang tepat tentang dosis seharusnya. Penggunaan baking soda biasa dirokemendasikan berdasarkan usia, karena hanya dimaksudkan untuk penggunaan jangka pendek dan bukan jangka panjang.

Baca Juga: 6 Manfaat Ajaib Minyak Zaitun untuk Ibu Hamil

4. Detak Jantung Cepat

detak jantung.jpg

Foto: healthyeating.sfgate.com

Pada beberapa orang, bahaya baking soda adalah kemampuannya untuk menurunkan kalium. Kadar kalium rendah tersebut bisa jadi merupakan hal yang tidak normal.

Beberapa gejala kalium rendah adalah kebingungan, kelelahan, lemah, pingsan, sensasi mati rasa atau kesemutan, kram otot, sembelit, muntah dan detak jantung yang cepat. Kalium yang sangat rendah dapat menyebabkan irama jantung yang tidak teratur.

5. Reaksi Alergi

allergy.jpg

Foto: gainesvilleallergycenter.com

Dikutip dari drugs.com, beberapa orang mengalami reaksi alergi terhadap baking soda, meskipun hal tersebut jarang terjadi. Bahaya baking soda pada orang yang alergi adalah gatal-gatal, mengi, kesulitan bernapas, batuk, sesak di area dada, sakit tenggorokan, demam, pembengkakan wajah atau mulut, kulit membiru dan kejang.

Reaksi alergi terhadap natrium bikarbonat ini harus dianggap sebagai darurat medis.

"Untuk kondisi tertentu, dokter mungkin saja tidak akan menyarankan penggunaan baking soda, termasuk alergi," kata dokter spesialis paru di California, Robert Jasmer, MD, seperti dikutip dari Everydayhealth.com.

6. Edema atau Pembengkakan pada Kaki

edema.jpg

Foto: medicalnewstoday.com

Menurut Jackson Siegelbaum Gastroenterology, menggunakan baking soda berlebih ternyata dapat berbahaya karena meningkatkan tekanan darah, memperburuk penyakit jantung dan menyebabkan edema atau pembengkakan pada kaki.

Dilansir dari livestrong.com, dijelaskan bahwa siapa pun yang diet ketat natrium, baik penderita tekanan darah tinggi, penyakit kardiovaskular atau penyakit ginjal, dikatakan tidak boleh mengonsumsi baking soda. Selain itu, karena edema relatif umum selama kehamilan, wanita hamil juga dilarang mengonsumsi baking soda.

Baca Juga: Tidak Kalah Hits, Ini 5 Oleh-oleh khas Surabaya yang Tradisional Banget

Itulah beberapa bahaya baking soda yang perlu Moms ketahui. Jika Moms berisiko mengalami bahaya tersebut, sebaiknya hindari penggunaan baking soda ya.

(RIE/ERN)

Artikel Terkait