PERNIKAHAN & SEKS
6 Mei 2019

Jangan Diam Saja, Ini 7 Cara Untuk Mengatasi Mom Shaming

Jangan terpengaruh oleh teman-teman yang dalam mengasuh terlihat mulus dan mudah
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Carla
Disunting oleh Carla


Moms shaming merupakan sebuah perilaku mempermalukan ibu lain di depan umum, sosial media maupun secara personal.

Dengan melakukan mom shaming, terkadang seseorang mendapatkan kepuasan tersendiri.

Sebenarnya, mom shaming merupakan sebuah hal yang disebabkan oleh masalah yang ada pada diri sendiri, seperti merasa jenuh, marah maupun tak percaya diri dan ingin diakui.

Mom shaming sekilas terlihat sebagai hal yang sudah lumrah dilakukan. Namun tahukah Moms bahwa dampaknya sangatlah buruk?

Mom shaming harus segera dihentikan. Berikut beberapa cara untuk menghentikan Mom shaming:

1. Menerima Kenyataan

Menerima kenyataan bukan berarti membenarkan apa yang dikatakan orang mengenai Anda.

Melainkan dengan menerima kenyataan bahwa Mom shaming merupakan hal yang mungkin akan Moms alami, sehingga tidak akan terkejut sewaktu hal tersebut terjadi.

Baca Juga : Mengenal Mom Shaming, Ketahui 4 Alasan Mengapa Para Ibu Melakukannya

2. Memahami Cara Orang Lain

shutterstock 184115624

Pahami bahwa menilai dan mengkritik membuat sebagian orang merasa lebih baik. Dengan demikian Moms akan merasa lebih cuek dalam mendengarkannya.

Tetap perhatikan saja para kritikus yang mengatakan informasi hanya untuk mendengar diri mereka berbicara.

3. Bersikap Tenang

Gunakan rasa humor Moms sebagai senjata melawan penilaian. Apa yang dikatakan oleh para kritikus Anda mungkin akan menjadi bahan tertawaan dalam satu atau dua tahun.

4. Jangan Biarkan Diri Terpengaruh

shutterstock 1011685876

Jangan terpengaruh oleh teman-teman yang dalam mengasuh terlihat mulus dan mudah, karena mungkin saja banyak yang mereka tutupi dari hal tersebut.

Baca Juga : Ingin Menghindari Persaingan Antar Ibu? Ini Tipsnya

5. Acuhkan Mereka yang Tidak Mengerti

Bila bukan anggota keluarga dekat mungkin tidak mengetahui riwayat Moms atau mengapa.

Misalnya, Mom tidak menyusui atau memiliki lebih banyak anak atau mengapa memilih mendisiplin anak-anak dengan cara Moms. Acuhkan saja mereka yang tak mengerti

6. Percaya Diri

shutterstock 790524157

Moms memahami Si Kecil lebih baik daripada orang lain. Percaya diri tentang apa yang Moms yakini paling baik untuk Si Kecil dan diri sendiri, sehingga bukan apa yang dipercayai orang lain.

7. Keluar Dari Lingkungan Tersebut

Bila hal tersebut terjadi pada lingkungan Moms sehari-hari, seperti di sekolah Si Kecil atau bahkan lingkar pertemanan Moms sendiri maka sebaiknya keluarlah dari sana.

Jangan biarkan Moms terus menjadi korban yang hanya akan menambah beban pikiran.

(MDP)

Artikel Terkait