TRIMESTER 2
29 Mei 2019

Jangan Lakukan 3 Hal Ini Jika Ingin Naik Pesawat Saat Hamil

Naik pesawat saat hamil boleh-boleh saja asal memahami aturannya
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Dina Vionetta
Disunting oleh Dina Vionetta

Mungkin Moms bingung, ingin traveling, tapi tidak yakin akan keamanannya karena sedang hamil. Jangan takut Moms. Jika Moms menjalani kehamilan yang sehat, perjalanan dengan pesawat kemungkinan besar akan aman dilakukan.

“Trimester kedua mungkin merupakan waktu terbaik untuk terbang. Anda sudah tidak lagi berjuang melawan morning sickness. Jika di trimester akhir, perut yang membesar bisa membuat perjalanan lebih menantang,” ujar Traci C Johnson, MD, seorang dokter obgyn.

Namun sebelum memesan, konsultasikan pada dokter Moms dan jelaskan detail perjalanan. Jika dokter mengizinkan Moms untuk terbang, jangan sampai lakukan hal berikut ketika naik pesawat saat hamil. Banyak ibu hamil yang mungkin melewatkannya sehingga berisiko bagi kehamilan.

Berikut ini adalah daftar hal yang tidak boleh Moms lakukan ketika naik pesawat saat hamil.

1. Tidak Memeriksa Kebijakan Maskapai

Jangan Lakukan 3 Hal Ini Jika Ingin Naik Pesawat Saat Hamil 1.jpg

Maskapai melarang perjalanan naik pesawat saat hamil lewat 36 minggu. Namun, beberapa maskapai mungkin punya kebijakan tersendiri. Hubungi maskapai dan tanyakan tentang kebijakan mereka untuk penumpang yang hamil. Tanyakan apakah Moms memerlukan catatan dari dokter untuk memverifikasi waktu melahirkan.

Moms juga kerap kali lupa memeriksa paket asuransi kesehatan. Apa yang terjadi jika Anda memerlukan bantuan medis atau Moms melahirkan di tempat tujuan? Apakah Moms dilindungi?

Baca Juga: Atasi Rasa Bosan Anak di Pesawat Dengan 5 Cara Ini

Tidak Melakukan Pemeriksaan Sebelum Pergi

Jangan Lakukan 3 Hal Ini Jika Ingin Naik Pesawat Saat Hamil 2.jpg

Sebelum naik pesawat saat hamil, ada baiknya Moms melakukan pemeriksaan ke dokter. Sangat penting untuk mendapatkan izin lepas landas jika Anda memiliki masalah medis kronis seperti masalah pernapasan.

Selain itu, Moms harus menanyakan beberapa hal yang ada hubungannya dengan kesehatan kehamilan. Misalnya jika Moms rentan terhadap mabuk perjalanan, tanyakan tentang obat mual yang aman. Sedikit bukti ilmiah yang mendukung cara ini untuk mengurangi mual. Tetapi beberapa orang menganggapnya bermanfaat.

Berikutnya adalah pemakaian obat diare atau masalah pada perut. Peningkatan ketinggian pada penerbangan dapat menyebabkan gas usus mengembang dan menyebabkan ketidaknyamanan. Hindari makanan yang mengandung gas sebelum penerbangan Moms.

Perjalanan internasional dapat membuat Moms terkena bakteri yang dapat menyebabkan diare. Tanyakan tentang obat diare yang aman untuk kehamilan. Berikutnya adalah mempersiapkan dukungan dokter pada saat sampai tempat tujuan.

Perawatan ini sebenarnya tergantung pada lamanya perjalanan. Putuskan apakah Moms perlu mendapatkan perawatan dokter kandungan di tempat tujuan Anda. Jika demikian, cari tahu dokter yang akan menangani.

Jangan lupa untuk meminta saran tentang nama dokter dan rumah sakit di tujuan Moms untuk berjaga-jaga. Dokter mungkin mengenal seorang kolega di sana atau dapat membuat rekomendasi. Tanyakan pula apakah Moms perlu vaksinasi flu sebelum pergi.

Baca Juga: 5 Profesi Bergaji Besar yang Memungkinkan Anda bisa Traveling Sepuasnya

Tidak Memperhatikan Hal-Hal yang Dapat Mengganggu Perjalanan

Jangan Lakukan 3 Hal Ini Jika Ingin Naik Pesawat Saat Hamil 3.jpg

Moms juga harus mempertimbangkan beberapa hal ketika naik pesawat saat hamil. Beberapa makanan sebaiknya jangan dikonsumsi karena menyebabkan masalah.

Hindari makanan yang mengandung gas (kacang, kol, brokoli) dan minuman bersoda. Hal itu dapat membuat Moms lebih tidak nyaman dalam penerbangan. Begitu pula dengan sabuk pengaman. Di pesawat, jaga sabuk pengaman Moms. Kencangkan di bawah perut atau di area bawah pinggul.

Jangan lupa untuk banyak minum. Dapatkan banyak cairan selama penerbangan. Jika Moms mengalami dehidrasi, itu dapat mengurangi aliran darah ke rahim.

Dokter juga mungkin menyarankan Moms berjalan setiap setengah jam selama penerbangan. Ini akan membantu menjaga aliran darah. Di kursi, tekuk dan rentangkan pergelangan kaki Anda untuk meningkatkan sirkulasi.

Kursi pesawat terbaik untuk ibu hamil adalah yang dekat lorong. Kursi lorong akan membuatnya lebih mudah untuk masuk dan keluar untuk berjalan-jalan dan perjalanan ke kamar mandi.

Baca Juga: 5 Tips Traveling Bersama Balita yang Sedang Potty Training

Apakah Moms pernah punya cerita perjalanan ketika naik pesawat saat hamil?

(GSA)

Artikel Terkait