3-5 TAHUN
31 Agustus 2019

Jangan Lakukan 4 Kesalahan Ini Saat Menghadapi Anak Marah

Bimbing anak untuk mengekspresikan perasaannya secara sehat
placeholder

Foto: parentingforbrain.com

placeholder
Artikel ditulis oleh Dina Vionetta
Disunting oleh Dina Vionetta

Menghadapi anak marah itu ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan ya, Moms?

Selain sudah lebih percaya diri mengungkapkan pendapat dan perasaannya, kepribadian dan kemandirian buah hati yang semakin kuat juga harus jadi pertimbangan tersendiri.

Jangan lupa, apapun yang Moms lakukan saat menghadapi anak marah akan menjadi contoh nyata bagi Si Kecil tentang cara mengendalikan emosi, mengelola konflik, dan berkomunikasi dengan orang lain.

Supaya bisa lebih bijaksana menghadapi anak marah, sebaiknya hindari beberapa kesalahan berikut ini ya, Moms.

1. Ikut Emosi

Jangan Lakukan 4 Kesalahan Ini Saat Menghadapi Anak Marah 01.jpg

Foto: lifewithasideoftheunexpected.com

Melihat anak berteriak, pasang muka cemberut, melipat tangan di dada, atau membanting pintu saat sedang marah mungkin akan membuat Moms tersinggung dan jadi emosi.

Namun menurut Child Mind Institute, kalau Moms sampai terpancing ikut emosi, berteriak, atau membentak, Si Kecil malah akan semakin agresif, berulah, dan sulit dikendalikan.

Sebaiknya tetap kalem dan ingat kalau Si Kecil bukan melakukannya karena kurang ajar atau sengaja ingin memprovokasi Moms, tapi karena belum tahu cara meluapkan amarah secara sehat.

Baca Juga: Anak Galak dan Suka Marah, Apa yang Harus Moms Lakukan?

2. Mencoba Mendisiplinkan Saat Anak Masih Marah

Jangan Lakukan 4 Kesalahan Ini Saat Menghadapi Anak Marah 02.jpg

Foto: novakdjokovicfoundation.com

Banyak orang tua mengira bisa meredam amarah Si Kecil dengan mendisiplinkannya saat itu juga.

Biasanya dengan melontarkan kalimat seperti “Memang Moms pernah mengajari kamu seperti ini?” atau “Kamu itu, tidak sopan!”

Padahal, kesalahan menghadapi anak marah ini malah akan memancing adu argumen, dan membuat Si Kecil jadi menutup diri dan memendam perasaan.

Lain kali, lebih baik Moms ucapkan kalimat berempati seperti “Moms tahu kamu marah, apa kamu mau membicarakannya sekarang atau nanti?” supaya anak merasa dimengerti dan lebih terbuka untuk diskusi.

Baca Juga: Anak Pemarah, Bagaimana Cara Mengatasinya?

3. Hanya Diam atau Menyerah

Jangan Lakukan 4 Kesalahan Ini Saat Menghadapi Anak Marah 03.jpg

Foto: youaremom.com

Menurut psikoterapis Carole Banks, LCSW, karena tidak tahu apa yang harus dilakukan dan kesulitan memproses reaksi yang tepat, ada juga orang tua yang mengajak bernegosiasi atau malah menyerah pada keinginan anak saat menghadapi anak marah.

Nah, kesalahan ini harus Moms hindari supaya tidak terus diulang anak untuk mendapatkan keinginannya di masa depan.

4. Mengabaikan Opini dan Perasaan Anak

Jangan Lakukan 4 Kesalahan Ini Saat Menghadapi Anak Marah 04.jpg

Foto: parentingforbrain.com

Salah satu kesalahan menghadapi anak marah yang sering dilakukan orang tua secara tidak sadar adalah mengabaikan opini dan perasaan anak, seperti dengan ucapan “Sudah diam, jangan membantah!” atau “Masa cuma karena itu saja marah?”

Bukannya meredakan, anak malah semakin marah, memberontak, dan menutup diri karena merasa tidak dimengerti dan tidak dihargai.

Dalam buku How to Talk So Kids Will Listen & Listen So Kids Will Talk, penulis Adele Faber dan Elaine Malish mengatakan orang tua harus mau berempati serta mendengarkan anak supaya anak lebih mudah diajak berdiskusi dan bekerja sama untuk mencari solusi.

Yang pasti, cara Moms dan Dads menghadapi anak marah seharusnya menjadi contoh nyata untuk mengelola emosi, meluapkan amarah, serta mengatasi konflik secara sehat.

Jangan sampai hubungan serta komunikasi dengan anak jadi renggang, dan Si Kecil tumbuh menjadi pribadi pemarah yang sulit mengendalikan diri.

Nah, apa yang biasanya Moms lakukan saat menghadapi anak marah?

Baca Juga: Ini yang Dilakukan Para Zodiak Jika Sedang Marah

(WA)

Artikel Terkait