PERNIKAHAN & SEKS
20 September 2020

Jangan Langsung Paranoid, Ini 4 Arti Mimpi Suami Menikah Lagi

Apa artinya apabila mimpi suami nikah lagi? Ini ulasannya
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Debora
Disunting oleh Amelia Puteri

Seseorang tidak mampu mengontrol mimpi apa yang dialami saat sedang tertidur. Pastinya, Moms juga pernah bermimpi saat tidur.

Mimpi bisa terasa sangat indah, atau bisa menjadi mimpi buruk yang menakutkan. Laman WebMD mengungkapkan, mimpi pada dasarnya adalah cerita dan gambaran yang diciptakan pikiran kita saat sedang tidur.

Nah, bagaimana ketika Moms mimpi suami menikah lagi? Apakah artinya? Jangan langsung panik, ada beberapa yang bisa menjelaskan Moms mimpi suami menikah lagi. Ini ulasannya.

Baca Juga: Tak Biasa, Ini 5 Arti Mimpi Makan yang Tak Disangka

Penyebab Mimpi Suami Menikah Lagi

penyebab mimpi suami nikah lagi

Foto: Orami Photo Stock

Mimpi bisa terjadi kapan saja ketika sedang tidur, namun mimpi paling jelas terjadi saat fase tidur rapid eye movement (REM) yaitu ketika otak sedang aktif.

Jika saat bangun tidur Moms masih mengingat jelas mimpi yang dialami, maka kemungkinan besar bermimpi saat fase tersebut.

Mimpi suami menikah lagi bukan berarti bahwa suami benar-benar jatuh cinta dengan wanita lain dan ingin mendua. Karena itu, hati-hati, sikap paranoid berlebihan justru dapat mengganggu keharmonisan rumah tangga.

Sebenarnya, ada penjelasan ilmiah yang bisa mengungkapkan penyebab Moms mimpi suami nikah lagi.

Studi yang ditulis dalam Behavioral and Brain Sciences mengungkapkan bahwa bermimpi dapat menyediakan realitas virtual yang mensimulasikan peristiwa-peristiwa yang mengancam hingga persepsi dan perilaku yang selama ini dihindari.

Artinya, mimpi seseorang itu bisa berarti hal-hal atau peristiwa yang selama ini dihindari karena dianggap mengancam mereka, namun dalam versi yang lebih realistis.

Seorang istri tentunya ingin suaminya setia sehingga kehidupan rumah tangga bisa langgeng. Kehadiran orang ketiga, yang dalam hal ini adalah wanita idaman lain, bisa menjadi sesuatu yang merusak rumah tangga.

Pada akhirnya, ketakutan tersebut membuat Moms mimpi suami menikah lagi dan seolah-olah kejadian tersebut benar-benar terjadi.

Tentunya, hal ini bisa banyak pemicunya. Apakah beberapa waktu terakhir komunikasi Moms dan pasangan berjalan dengan baik? Atau, ada hal yang belum sempat disampaikan kepada suami?

Hal lain yang bisa menjadi pemicu adalah Moms baru saja menonton, membaca, atau mendengarkan cerita tentang kisah perselingkuhan atau mengenai suami yang menikah lagi.

Terdengar sepele, tapi hal tersebut bisa terbawa sampai ke mimpi.

“Mengekspos diri dengan acara TV atau membaca buku akan membawa komponen emosional yang kuat secara pribadi. Pikiran menjadi lebih fokus terhadap topik atau cerita yang ditonton atau dibaca. Hal ini akan terbawa ke pikiran bawah sadar, sehingga bisa menjadi sebuah mimpi,” ungkap Dr. Steve Orma, psikolog di San Fransisco, California.

Jadi, sebaiknya lebih perhatikan lagi apa yang Moms tonton atau baca sebelum tidur agar kualitas tidur juga semakin baik.

Baca Juga: Suami Terlalu Sibuk Main Game, Harus Bagaimana?

Arti Mimpi Suami Menikah Lagi

Ketika Moms mimpi suami menikah lagi, itu terjadi karena ada rasa ketakutan di pikiran bawah sadar kita. Jika memang mimpi tersebut mengganggu, tidak ada salahnya kembali mengintrospeksi diri dan pasangan.

Berikut ini beberapa hal yang bisa menjadi arti mimpi suami nikah lagi:

1. Insecure dalam Hubungan

insecure dalam hubungan

Foto: Orami Photo Stock

Penyebab Moms mimpi suami menikah lagi bisa jadi karena perasaan insecure dalam hubungan, semua orang pasti pernah merasa insecure atau muncul perasaan tidak aman dan nyaman dalam banyak hal, termasuk hubungan suami dan istri.

Dilansir dari Psychology Today, apabila rasa insecure ini dibiarkan, maka bisa menimbulkan kondisi lainnya, seperti kecemburuan pada pasangan, suka menuduh tanpa bukti, dan tidak ada rasa kepercayaan.

Ada banyak pemicu rasa insecure dalam pernikahan. Misalnya, Moms merasa tidak percaya diri dengan bentuk tubuh usai melahirkan sehingga takut suami akan selingkuh.

Sebelum Moms mengutarakan hal ini pada suami, ada baiknya memahami satu hal penting.

Nilai dan kualitas seseorang tidak ditentukan dari bentuk tubuh dan berat badan. Ada banyak hal yang menarik dalam diri Moms, yang mana hanya diri sendiri yang tahu.

Merawat tubuh itu penting, namun biarkan apa pun yang Moms lakukan untuk menumbuhkan rasa percaya diri. Jika sudah begini, Moms akan mengetahui betapa berharganya diri sebagai seorang istri untuk pasangan dan ibu untuk Si Kecil.

2. Kurangnya Quality Time Bersama Suami

kurangnya quality time bersama suami

Foto: Orami Photo Stock

Kurang waktu kualitas bersama juga bisa menjadi penyebab Moms mimpi suami menikah lagi.

Quality time bersama suami bukan tentang seberapa banyak waktu yang dihabiskan bersama pasangan. Semua bergantung pada kualitas yang ada dalam sebuah hubungan.

Pekerjaan yang menumpuk, kesibukan mengurus anak, terlalu sering melihat gadget, dan lainnya bisa menjadi beberapa faktor suami dan istri kurang memiliki quality time.

Ya, Moms dan suami memang masih tidur satu ranjang, tapi tidak komunikasi yang intens.

Padahal, menurut studi yang diungkap dalam Social Indicators Research, pasangan yang berusia 25-44 tahun penting sekali untuk memiliki quality time berdua.

Hal ini bisa dilakukan seperti makan bersama, mengobrol bersama, dan pergi ke tempat yang disukai. Tindakan ini bisa menjadi indikator keharmonisan dalam rumah tangga.

Baca Juga: 6 Konflik dalam Rumah Tangga yang Patut Diwaspadai

3. Konflik yang Belum Diselesaikan dengan Baik

konflik yang belum diselesaikan dengan baik

Foto: Orami Photo Stock

Setiap pasangan suami dan istri pasti akan menemukan konflik. Namun, berapa banyak konflik rumah tangga yang akhirnya terselesaikan dengan baik? Apakah lebih sering Moms atau suami untuk menghindar dari konflik dan menolak membicarakannya? Apakah pasangan lebih sering marah dan menyepelekan konflik yang terjadi?

Hati-hati, adanya konflik yang bikin Moms kepikiran malahan bisa terbawa sampai ke mimpi, dan akhirnya berakhir mendapatkan mimpi suami menikah lagi.

Konflik pasti ada penyebabnya, maka Moms dan pasangan harus bisa berpikir jernih dan terbuka sebelum membicarakannya.

Hindari berusaha menyelesaikan konflik ketika masih sama-sama dalam keadaan emosi tinggi. Belajar untuk saling berkompromi untuk hasil yang terbaik.

Usahakan juga untuk tidak memotong pembicaraan pasangan atau menggunakan nada suara yang tinggi. Ingat, dalam pernikahan memang tidak bisa berpusat hanya untuk diri sendiri, melainkan harus belajar memahami pasangan.

Baca Juga: 5 Cara Mengatasi Rasa Cemburu dalam Pernikahan Secara Wajar

4. Rasa Cemburu pada Pasangan

rasa cemburu pada pasangan

Foto: Orami Photo Stock

Katanya, rasa cemburu bisa jadi bumbu yang manis dalam pernikahan. Ya, sebenarnya tidak salah juga. Namun, bagaimana dengan rasa cemburu yang berlebihan? Nah, hal ini bisa merugikan diri sendiri dan pasangan, lho, Moms!

Dr. Lisa Firestone, penulis buku berjudul Conquer Your Critical Inner Voice mengungkapkan, kecemburuan dapat mengganggu kepercayaan diri kita. Emosi ini cenderung negatif dan bila berlebihan, harus segera dikoreksi.

Hal yang perlu dilakukan adalah tetap tenang dan jangan mengekspresikan rasa cemburu tersebut secara berlebihan. Hal ini mungkin bisa menjadi pemicu Moms mimpi suami menikah lagi.

Jika Moms merasa bahwa pasangan melakukan sesuatu yang membuat cemburu, ungkapkan perasaan tersebut dan bicara dengan pasangan dengan cara yang matang.

Berikan juga kesempatan pasangan untuk berbicara dan hindari perasaan yang ingin menang sendiri. Beberapa cara ini akan membantu Moms dan pasangan untuk menemukan solusi yang terbaik.

Jika cemburu disebabkan karena rasa tidak percaya dalam diri Moms, maka sudah waktunya Moms untuk meningkatkan kualitas diri. Caranya banyak, bisa dengan melakukan aktivitas yang Moms sukai, merawat diri, atau berkumpul dengan teman yang memiliki hobi sama untuk mendapatkan energi yang lebih positif.

Itulah beberapa hal yang bisa menjadi pemicu Moms mimpi suami menikah lagi. Ingat, komunikasi terbuka dengan pasangan adalah bentuk kepercayaan yang harus dipegang teguh dalam pernikahan.

Artikel Terkait