PASCA MELAHIRKAN
10 Juni 2019

Jangan Panik Dulu saat ASI Tidak Keluar, Lakukan 7 Hal Ini

Panik dan stres hanya akan membuat ASI tidak keluar
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Adeline Wahyu
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Moms yang baru melahirkan, tidak semuanya memiliki Air Susu Ibu (ASI) yang lancar. Ada yang produksi ASI nya langsung banyak, banyak juga yang mengalami ASI tidak keluar. Padahal ASI merupakan asupan awal bagi bayi yang baru lahir.

Bila Moms mengalami ASI tidak keluar, jangan khawatir dulu. Payudara ibu biasa akan mulai terasa kencang beberapa hari setelah melahirkan. Ini tandanya jika ASI ibu sudah mulai diproduksi.

Akan tetapi jika ibu tetap khawatir karena ASI tidak keluar, jangan panik. Berikut ini ada beberapa saran dari dr Teresia Susilo, konselor laktasi RS Pondok Indah – Pondok Indah, yang bisa Moms lakukan agar ASI keluar dengan lancar.

Baca Juga: ASI Bukan Sekadar Air Susu, Edukasi dalam Pregnity Smart Sharing untuk Calon Ibu

1. Tetap Tenang

asi tidak keluar, asi pasca melahirkan

Jangan panik adalah satu langkah cerdas yang harus Moms lakukan saat ASI tidak keluar. ASI akan semakin lambat keluar jika kita dalam kondisi panik, stres, atau cemas. Karena hal tersebut akan menghambat hormon-hormon yang berperan dalam proses menyusui.

Jangan khawatir bayi akan kelaparan, kaena mereka memiliki cadangan lemak di dalam tubuhnya yang membuat mereka mampu bertahan 48-72 jam walau belum memperoleh asupan.

2. Dukungan Orang Terdekat

asi tidak keluar, asi pasca melahirkan

Penting bagi Moms untuk mendapat dukungan dari orang terdekat, terutama keluarga. Mereka harus mendukung dan memotivasi Moms agar tetap menyusui Si Kecil. Dengan begitu kita akan merasa tidak sendirian dan bisa merasa lebih tenang saat ASI tidak keluar.

3. Menyusui Sesering Mungkin

asi

Jika ASI tidak keluar dengan lancar, tidak berarti Moms harus berhenti menyusui. Menyusui segera dan sesering mungkin dengan pelekatan yang benar dan seimbang atara kedua payudara dapat merangsang keluarnya ASI.

Hal ini terjadi karena hisapan bayi akan merangsang tempat reseptor hormon prolaktin dalam kelenjar susu, yang berperan dalam memproduksi ASI.

Baca Juga: Bagaimana Cara Mengurangi Sakit Punggung saat Menyusui?

4. Jangan Mencari Asupan Lain

asi tidak keluar, asi pasca melahirkan

Saat ASI tidak keluar, jangan buru-buru memberikan asupan lain selain ASI ya Moms. Hal ini dapat menyebabkan kurangnya frekuensi bayi menyusu ke ibu nantinya. Semakin jarang bayi menyusu, maka rangsangan keluarnya ASI akan semakin lambat.

Susu formula atau ASI donor dibutuhkan hanya atas indikasi medis. Jadi usahakan dulu agar Si Kecil tetap mendapatkan ASI dari ibu.

5. Pijat Payudara

asi tidak keluar, asi pasca melahirkan

Hal selanjutnya yang bisa Moms lakukan jika ASI tidak keluar adalah dengan pijat payudara. Pijatlah payudara ibu secara lembut dengan gerakan maju dari dada ke arah puting. Hal ini dipercaya mampu membantu meningkatkan jumlah dan lemak ASI.

6. Pastikan Ibu Mendapat Asupan yang Seimbang

ASI tidak keluar

Foto: Womansday.com

Bila Moms hanya mengonsumsi sedikit makanan, yang akan menerima pengaruhnya adalah tubuh kita sendiri. Apalagi jika Moms mengonsumsi air dalam jumlah sedikit. Bisa dipastikan ASI yang keluar pun akan sedikit.

Jadi Moms harus memenuhi gizi seimbang dan banyak mengonsumsi cairan agar produksi ASI untuk anak lancar.

Baca Juga: Seberapa Penting ASI Booster untuk Meningkatkan Produksi ASI?

7. ASI Booster

ASI tidak keluar

Foto: Eurekalert.org

Cara lainnya untuk mengatasi ASI tidak keluar adalah dengan ASI booster. ASI booster adalah sebuah suplemen tambahan untuk ibu menyusui yang dapat berfungsi sebagai penambah jumlah ASI (kuantitas ASI) serta meningkatkan kualitas ASI.

ASI booster ini bisa dibuat dalam bentuk teh yang berisikan bahan alami seperti pare atau daun katuk. Namun saat ini sudah hadir ASI booster dalam berbagai bentuk, salah satunya susu.

Itulah beberapa cara yang bisa Moms lakukan untuk mengatasi masalah ASI tidak keluar. Semoga menjawab rasa khawatir yang Moms alami ya.

Artikel Terkait