KESEHATAN
9 Januari 2020

Begini Cara Menghilangkan Jerawat Batu di Muka

Jerawat batu kerap jadi masalah. Bagaimana cara menghilangkannya?
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Ryo

Jerawat batu sangat mengganggu dan cukup sulit untuk disembuhkan. Selain bentuk benjolannya besar, biasanya berisi nanah yang disertai peradangan hebat. Jika disentuh kerap menimbulkan nyeri. Lantas, bagaimana cara menghilangkan jerawat batu? Simak caranya di sini!

Baca juga: Cara Memencet Jerawat dengan Benar dan Tepat, Tidak Akan Berbekas

Cara Menghilangkan Jerawat Batu

1. Perawatan di Rumah

Ternyata Begini Cara Menghilangkan Jerawat Batu 3.jpg

foto: freepik.com

Jerawat batu, bisa menyerang semua kalangan. Tidak peduli usia. Cara utama untuk mengatasinya adalah dengan teratur merawat wajah.

"Banyak remaja dan orang dewasa berpikir bahwa jerawat disebabkan karena kulit kotor atau tidak dibersihkan dengan benar - ini tidak benar," kata Dr Kathleen Welsh, seorang ahli kulit yang tinggal di San Francisco dan pendiri Bay Area Cosmetic Dermatology. "Ini kombinasi genetika, hormon, stres, diet, dan bakteri."

Jadi jika ingin bebas jerawat, usahakan tidak semua hal dibuat stres dan perhatikan asupan makanan dan minuman. Berikut ini beberapa cara menghilangkan jerawat batu dengan perawatan di rumah!

Ternyata Begini Cara Menghilangkan Jerawat Batu 4.jpg

Foto: freepik.com

  • Gunakan pembersih wajah yang lembut. Bersihkan wajah dua kali sehari. Jangan membersihkan dan mengeringkan wajah dengan cara digosok karena dapat memperparah kondisi jerawat.
  • Hindari menggunakan sabun batangan untuk membersihkan wajah, karena formulanya bisa menyumbat pori dan membuat kulit kering.
  • Pergunakan pembersih berbahan dasar asam salisilat untuk mengangkat sel-sel mati dari wajah. Sehari gunakan satu atau dua kali. Pengelupasan kulit dapat mengurangi bengkak dan bakteri di pori-pori.
  • Untuk membunuh bakteri di pori, kita juga bisa menggunakan pembersih berbahan aktif benzoil peroksida. Jangan gunakan produk yang mengandung mentol atau alkohol, karena dapat membuat iritasi pada kulit.
  • Hindari penggunaan pelembap terlalu tebal di area jerawat. Pemakaian berlebih bisa menyumbat pori-pori.

Baca juga: 8 Khasiat Es Batu untuk Kecantikan Wajah, Bisa Mengurangi Jerawat Lho!

2. Perawatan Dokter Kulit

Ternyata Begini Cara Menghilangkan Jerawat Batu 2.jpg

Foto: webmd.com

Biasanya, melakukan perawatan wajah di rumah sudah cukup untuk menghilangkan jerawat batu. Namun, jika hasilnya kurang memuaskan, ada baiknya Moms berkonsultasi dengan dokter kulit untuk mendapatkan perawatan menghilangkan jerawat batu.

Dokter biasanya memberikan beberapa pilihan untuk menghilangkan jerawat batu. Berikut beberapa di antaranya:

1. Terapi hormon

Hormon androgen kerap menjadi penyebab jerawat batu saat diproduksi berlebihan. Banyak penelitian yang menyebutkan bahwa obat yang menghambat produksi hormon androgen dapat mengatasi jerawat batu.

Namun, pengobatan ini kadang punya efek samping. Maka cobalah berdiskusi dengan dokter untuk menjalaninya. Biasanya, penggunaan obat antiandrogen dalam dosis rendah merupakan cara untuk mengurangi efek samping.

2. Photodynamic Therapy (PDT)

Dikutip dari Indian Dermatology Medical Journal, photodynamic therapy merupakan cara pengobatan baru dengan mengoleskan krim topikal photosensitizing yang dikontrol dengan cahaya LED biru dan merah.

Biasanya pengobatan ini makan waktu cukup lama. Jadi, tidak bisa seketika mengurangi produksi minyak di wajah, membunuh bakteri kulit, maupun mengurangi jerawat batu.

Biayanya juga tidak murah.

3. Antibiotik Oral

Menggunakan antibiotik untuk menghilangkan jerawat batu jelas harus dikonsultasikan ke dokter. Penggunaannya bisa dengan cara topikal (oles) dan oral (minum).

Antibiotik membersihkan kulit dari bakteri penyebab jerawat dan mengurangi peradangan. Perlu diingat, antibiotik tidak menghilangkan kelebihan minyak dan sel-sel kulit yang mati.

4. Suntik Jerawat

Jika Moms memiliki jerawat batu yang meradang, prosedur ini bisa jadi pilihan. Jerawat bisa cepat kempes hanya dalam beberapa jam selepas disuntik.

Tapi, ini bukan prosedur rutin yang bisa dilakukan sewaktu-waktu. Karena dokter hanya akan melakukan suntik jerawat saat berhadapan dengan jerawat yang meradang.

5. Isotretinoin

Obat oral ini bisa langsung mengendalikan kelenjar minyak dan menghentikan produksinya. Namun, hasilnya beragam. Ada yang bisa langsung terlihat. Ada juga yang responsnya agak lama.

Efek samping obat ini perlu diperhatikan. Kering pada kulit, rambut rontok, masalah fungsi hati, mimisan, dan risikonya terhadap janin sering disebut sebagai efek samping isotretinoin. Efek pengobatannya bersifat permanen.

Baca juga: Dari Setrika Wajah Hingga Sulam Alis, Ketahui Efek Jangka Panjang Pada Berbagai Perawatan Kecantikan Modern

Artikel Terkait