BAYI
6 September 2019

Jangan Salah Lagi, Ini Cara Menyimpan ASI yang Benar!

Dengan mengetahui cara penyimpanannya secara tepat, ASI dapat lebih awet dan tetap berkualitas!
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Orami

Banyak Moms yang tidak bisa menyusui Si Kecil secara langsung karena terkait pekerjaan atau alasan lainnya. Mau tidak mau stok ASI yang sudah diperah harus disimpan untuk di kemudian diberikan ke Si Kecil.

Cara menyimpan ASI memang tidak bisa sembarang. Ada aturan yang harus diikuti agar kualitas ASI tetap terjaga dengan baik. ASI termasuk yang riskan dalam hal penyimpanannya.

Begitu cara menyimpan asi yang benar tidak diikuti, ASI yang diberikan ke Si Kecil bisa jadi bermasalah. Yuk, Moms, cek bagaimana cara menyimpan ASI yang benar berikut ini.

Baca Juga: 6 Manfaat Bawang Putih Bagi Kesehatan

Wadah Menyimpan ASI Perah

cara menyimpan ASI yang benar - wadah penyimpanan ASI.jpg

Cara menyimpan ASI yang benar adalah dengan menggunakan wadah yang tepat. Wadah yang tepat untuk menyimpan ASI, antara lain:

- Botol Plastik

Botol plastik banyak digunakan untuk menyimpan ASI Perah. Karena bahannya plastik sehingga tidak terlalu berat jika dibawa bepergian.

Pastikan memilih botol plastik yang BPA free, ya, Moms. Selain itu, pilih juga botol dengan tutup rapat untuk meminimalkan risiko bocor.

- Botol Kaca

Harga botol kaca untuk ASI yang dijual dipasaran cukup terjangkau. Moms dapat menggunakannya meski bobot lebih berat dari botol plastik.

Perhatikan saat menyimpannya di kulkas karena rentang pecah jika diisi terlalu banyak ASI.

- Kantong Plastik Khusus ASIP

Wadah penyimpanan paling praktis, paling ringan, dan paling terjangkau harganya adalah kantong plastik khusus ASIP. Moms pun tidak perlu lalu mensterilkannya sebelum memasukkan ASI karena biasanya kantong plastik khusus tersebut sudah steril.

Namun kantong plastik ini meski tebal juga masih rentan sobek, bocor, dan lebih mudah terkontaminasi daripada wadah berupa botol.

Baca Juga: Jangan sampai Terkecoh, Yuk Kenali 6 Gejala Penyakit DBD pada Anak

Tempat Penyimpanan ASI Perah

cara menyimpan ASI yang benar - tempat penyimpanan ASI.jpg

Cara menyimpan ASI yang perlu diperhatikan selanjutnya adalah tempat penyimpanannya. Ada beberapa tempat penyimpanan ASI yang bisa Moms siapkan, antara lain:

  • Cooler Bag atau Cooler Box. Simpan bersama dengan ice gel beku.
  • Kulkas. Suhu 4 derajat Celcius atau lebih rendah.
  • Freezer di kulkas. Suhu -10 derajat Celcius atau lebih rendah.
  • Freezer khusus. Suhu -18 derajat Celcius atau lebih rendah.

Baca Juga: 6 Cara Mengatasi Telinga Berdenging yang Mengganggu

Jangka Waktu ASI Perah Bisa Disimpan

cara menyimpan ASI yang benar - durasi penyimpanan ASI.jpg

Cara menyimpan ASI memang tidak sembarangan. Termasuk jangka waktu ASI perah bisa disimpan. Jangan sampai ASI perah yang Moms simpan terlalu lama malah kualitasnya sudah tidak baik.

Karena itu, perhatikan beberapa hal di bawah ini.

- Suhu Ruang

Jika di suhu ruang, ASI tidak dapat disimpan lama. “Aturan praktisnya adalah ASI yang tidak disentuh, aman untuk bayi Anda jika sudah berada pada suhu kamar selama empat jam atau kurang. Jika sudah lebih dari empat jam, Anda harus membuangnya,” saran Deborah Campbell, neonatologis di Rumah Sakit Anak-Anak di Montefiore di Bronx, New York.

- Cooler Bag atau Cooler Box

Untuk cooler bag, ASI dapat disimpan 8-12 jam tergantung pada ketahanan ice gel yang digunakan. Sedangkan pada ice box durasi penyimpanan bisa lebih lama.

- Kulkas

Untuk menjaga ASI tetap dingin, pastikan untuk menyimpannya di rak paling bawah di belakang kulkas, bukan di pintu. Di kulkas, ASI baru dapat disimpan selama 5-8 hari.

“Namun, sebaiknya menggunakan susu dalam empat hari pertama karena saat itulah lemaknya, aktivitas enzim pencernaan dan manfaat antiinfeksi berada pada kualitas tertingginya,” kata Deborah Campbell.

- Freezer Kulkas

Penyimpanan di freezer kulkas bisa bertahan 3-4 bulan lamanya.

- Freezer Khusus

Untuk freezer khusus bahkan bisa mencapai 6-12 bulan penyimpanan.

Tips Menyimpan ASI

cara menyimpan ASI yang benar - tips penyimpanan ASI.jpg

Adapun beberapa tips di bawah ini dapat membantu Moms untuk menyimpan ASI dengan benar. Apa saja?

  • Pastikan tangan sudah bersih saat akan menyimpan ASI.
  • Masukkan ASI ke wadah sesuai dengan jumlah yang biasanya diminum oleh Si Kecil dalam satu kali.
  • Jangan lupa memberikan label pada wadah penyimpanan. Label tersebut berisi nama bayi, kapan ASI tersebut diperah dan disimpan ke tempat penyimpanan.
  • Jika ASI beku sudah dicairkan jangan lagi dibekukan.

Itulah beberapa cara menyimpan ASI yang baik yang wajib Moms perhatikan. Jangan sampai salah lagi ya.

(DI/ERN)

Artikel Terkait