DI ATAS 5 TAHUN
5 Maret 2019

Jangan Sampai Kelelahan, Ini Jumlah Waktu Ideal Untuk Kegiatan Ekstrakurikuler Anak

Jangan sampai ekstrakurikuler merampas kebutuhan dasar anak, Moms
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Dina Vionetta
Disunting oleh Dina Vionetta

Bila diperhatikan, orang tua jaman sekarang nampaknya gencar menyertakan buah hatinya ke berbagai kegiatan ekstrakurikuler anak. Apa Moms juga begitu?

Kegiatan ekstrakurikuler anak disini maksudnya bukan hanya yang diadakan di sekolah, tapi juga termasuk mengerjakan PR, les bahasa, kursus musik, bimbingan belajar, maupun klub olahraga ya, Moms.

Walau selalu diawali dengan niat baik untuk meningkatkan prestasi sekolah serta daya saing anak di masa depan nanti, waktu ekstrakurikuler anak yang terlalu banyak sebenarnya justru tidak baik untuk buah hati lho, Moms.

Jumlah Ideal Waktu Ekstrakurikuler Anak

jangan sampai kelelahan! ini jumlah waktu ideal untuk kegiatan ekstrakurikuler anak 1

Foto: huffpost.com

Menurut studi yang dilakukan oleh sekelompok profesor dari Stanford University dan Villanova University, waktu ekstrakurikuler anak sebaiknya tidak lebih dari 20 jam dalam seminggu.

Bila waktu kegiatan ekstrakurikuler anak lebih dari itu, hampir bisa dipastikan akan menimbulkan berbagai masalah seperti:

  • Gangguan kesehatan fisik, mental dan emosional
  • Gangguan relasi sosial
  • Stress
  • Berkurangnya waktu tidur
  • Berkurangnya ikatan emosional dengan anggota keluarga lain

Lagipula, anak usia sekolah dasar juga masih sangat membutuhkan waktu bermain dan bergaul lho, Moms.

Baca Juga: Manfaat Kegiatan Ekstrakurikuler yang Penting untuk Anak

Pertimbangan Saat Memilih Kegiatan Ekstrakurikuler

jangan sampai kelelahan! ini jumlah waktu ideal untuk kegiatan ekstrakurikuler anak 2

Foto: lapetite.com

Boleh saja menambahkan waktu kegiatan ekstrakurikuler kedalam jadwal anak, tapi pastikan pola hidupnya tetap seimbang dan semua kebutuhan dasarnya terpenuhi.

Nah, berikut adalah beberapa pertanyaan yang perlu Moms pertimbangkan:

Apa Waktu Tidurnya Cukup?

Menurut American Academy of Sleep Medicine, waktu tidur yang dibutuhkan oleh anak usia 5 sampai 12 tahun adalah sekitar 9 jam sampai 12 jam setiap harinya.

Sayangnya, penelitian yang dirilis oleh National Library of Medicine menunjukkan bahwa 40% anak usia sekolah kurang tidur karena aktivitas harian yang terlalu padat.

Moms juga pasti sudah tahu kan, kalau waktu tidur yang kurang dapat membuat prestasi, konsentrasi, mood, dan kesehatan menurun drastis?

Baca Juga: 5 Kegiatan Indoor untuk Melatih Motorik Balita

Apa Waktu Bermainnya Cukup?

Bermain bukan hanya akan menghilangkan stress anak, tapi juga berperan penting dalam mengembangkan kemampuan memecahkan masalah, berpikir kreatif, eksplorasi individu, serta interaksi sosial.

American Academy of Pediatrics juga merekomendasikan setiap anak untuk menghabiskan waktu berkualitas di luar ruangan paling sedikit selama 1 jam setiap hari.

Apa Ada Waktu untuk Berkumpul dengan Semua Anggota Keluarga Lain?

Setelah seharian menghabiskan waktunya untuk sekolah dan kegiatan ekstrikurikuler, apakah anak masih punya waktu untuk berkumpul dan makan malam bersama Moms, Dads, dan saudaranya?

Berbagai penelitian sudah menunjukkan kalau anak yang rutin makan malam bersama keluarga cenderung memiliki prestasi lebih baik, tidak gampang stress, dan terlindungi dari resiko penyalahgunaan narkoba di masa depan.

Agar anak selalu sehat, bahagia, dan berprestasi sudah sewajarnya kalau orang tua lebih bijak dalam menentukan waktu ekstrakurikuler anak ya, Moms.

Baca Juga: 5 Ekstrakurikuler Unik yang Bikin Anak Semangat Sekolah

Bagaimana dengan Moms, sudahkah mengatur waktu ekstrakurikuler anak dengan mempertimbangkan semua kebutuhan dasarnya?

(WA)

Artikel Terkait