KELUARGA
15 Mei 2019

Jawab Dulu 6 Pertanyaan Ini Sebelum Memutuskan Menambah Anak

Penting mengetahui alasan Moms jika ingin punya anak lagi
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Amelia
Disunting oleh Carla

Moms sudah bahagia dengan pasangan karena telah memiliki Si Kecil di dalam keluarga.

Ia sudah cukup besar dan bisa mandiri, hal ini mungkin membuat Moms merasa ingin punya anak lagi.

Penting untuk mengetahui dari sudut pandang pasangan dan anak, jika Moms mau memiliki anak kembali.

Hal ini agar Moms juga lebih siap secara mental dan fisik, dan tidak terjadi halangan.

Berikut beberapa pertanyaan yang harus Moms pikirkan sebelum memiliki anak lagi, dikutip dari Very Well Family.

1. Bagaimana Perasaan Pasangan Ketika Punya Anak Lagi?

famz1.jpg

Pernikahan bisa terasa tegang jika kepala dan hati pasangan tidak berada di tempat yang sama dengan Moms.

Ketimbang mencoba menyenangkan orang lain dengan keputusan yang tidak disukai atau sebaliknya, mundurlah dan berikan waktu.

Bicaralah satu sama lain tentang mengapa Moms menginginkan anak lagi.

Lihat apakah Moms dapat menemukan kompromi, seperti meninjau kembali percakapan dalam beberapa bulan kemarin.

Semakin jujur Moms dan pasangan membuat lebih sering berkomunikasi, semakin mudah keputusan yang akan dibuat.

Baca Juga: Generasi Millenial Tidak Mau Punya Anak, Mengapa?

2. Bagaimana Perasaan Anak Ketika Memiliki Adik?

Anak satu-satunya yang berusia 7 tahun mungkin sangat gembira saat Moms memiliki bayi kedua, atau dia mungkin merasa sangat dikhianati.

Tidak menutup kemungkinan ia bisa merasakan kedua emosi itu.

Anak memang tidak memiliki keputusan akhir dalam keputusan untuk memiliki bayi lagi.

Tetapi Moms harus berbicara dengan anak jika dia cukup umur.

Hal ini untuk memahami dan mempertimbangkan bagaimana hidupnya akan berubah ketika Moms kembali membawa bayi yang baru lahir.

Ambil beberapa langkah tambahan untuk membantunya menyesuaikan diri dengan saudara barunya jika Moms memutuskan untuk memiliki bayi lagi.

3. Mampukah Membayar Biaya Untuk Bayi Baru?

videoblocks-family-budgeting-and-money-management-personal-household-budget-planning_rf7mxysw8z_thumbnail-full01.png

Biaya membesarkan anak meningkat setiap tahun. Moms tidak hanya harus melihat pengeluaran jangka panjang tetapi juga berpikir tentang biaya lain seperti asuransi, tagihan rumah sakit, barang perlengkapan bayi dan perlengkapan Moms dari hamil hingga menyusui, dan sebagainya.

Mengevaluasi anggaran keluarga sepertinya jadi hal tak penting ketika hendak mempertimbangkan untuk memiliki anak.

Namun, mengetahui hal ini membantu untuk memutuskan apakah Moms siap secara finansial untuk bayi lain sekarang, atau bila harus menunggu 1 tahun atau lebih untuk mengevaluasi kembali keuangan rumah tangga.

4. Bisakah Jalani Perubahan Gaya Hidup Saat Punya Anak Lagi?

Saat anak sulung bertumbuh, Moms mendapatkan sedikit lebih banyak kebebasan.

Ketika bayi kedua lahir, Moms kembali ke titik awal. Bangun dan pergi ke suatu tempat tidak semudah dulu.

Adapun perubahan pada gaya hidup yang kembali terulang jika Moms akan memiliki anak lagi. Bahkan perjalanan keliling kota bisa menjadi 'siksaan' lagi.

Seperti kereta dorong harus diletakkan di dalam mobil. Tas popok harus dikemas. Apakah Moms siap akan hal ini?

Baca Juga: Wujudkan Mimpi Punya Anak Kembar Dengan Cara Ini

5. Apa Alasan Utama Ingin Memiliki Bayi Lagi?

videoblocks-husband-worried-and-scared-of-contraction-of-pregnant-woman-in-bed_rawavew1w_thumbnail-full07.png

Tanyakan pada diri sendiri mengapa Moms menginginkan bayi lagi. Apakah ingin anak pertama memiliki saudara kandung?

Apakah Moms merasakan tekanan untuk memiliki bayi lagi? Apakah ada rasa khawatir mungkin ini kesempatan terakhir sebelum terlalu tua memiliki bayi lagi?

Coba pikirkan ragam alasan yang muncul, dan pilih alasan utama yang sangat mewakilkan mengapa Moms memutuskan untuk memiliki anak lagi.

Alasan nomor satu itu akan mengatakan banyak tentang di mana kondisi dan situasi Moms berada sekarang dalam kehidupan dan bagaimana cara Moms dan pasangan ingin membesarkan keluarga.

6. Siapkah Menjalani Perjuangan Untuk Si Kecil Lagi?

Memiliki anak membuat orangtua berbahagia, namun, Moms juga tidak boleh menutup mata bahwa ada realitas yang tak boleh disingkirkan.

Moms harus berjaga setiap saat, menenangkan bayi yang menjerit, siap siaga mengganti popok kotor. Moms memulai dari awal lagi dengan setiap fase yang disukai, yang tidak disukai.

Ingatlah hal-hal baik tentang memiliki bayi. Ingat juga efek pemulihan pascapersalinan, keletihan dan stres merawat bayi.

Tidak ada jawaban benar atau salah, ketahui bahwa setiap keluarga unik.

Keputusan Moms untuk membesarkan satu anak atau rumah yang penuh dengan anak-anak itu tergantung dari Moms dan pasangan sendiri.

Jadi, diskusikan dengan baik ya, Moms.

(AP)

Artikel Terkait