BALITA DAN ANAK
6 Juli 2020

5 Jenis-Jenis Alergi Kulit yang Umum Terjadi Pada Anak

Kenali jenis-jenis alergi kulit yang rentan terjadi pada anak-anak
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Serenata Kedang
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Moms, alergi pada anak banyak macamnya, tidak hanya bersin ataupun batuk. Alergi pada anak biasanya juga menyerang kulit yang muncul dengan beberapa gejala.

Untuk itu, tentunya Moms harus memahami jenis dan gejala alergi kulit apa saja yang biasanya dialami Si Kecil, termasuk penyebabnya.

Alergi adalah masalah yang menyerang sistem kekebalan tubuh. Adanya zat asing yang menyerang sistem kekebalan tubuh, yang sebenarnya tidak berbahaya tetapi dapat menjadi ancaman bagi penderita. Zat asing pemicu alergi ini disebut allergen.

Jenis Alergi Kulit Pada Anak

Menurut situs Cedars Sinai, alergi kulit pada anak biasanya berasal atau disebabkan dari tumbuh-tumbuhan, jamur, debu, bulu binatang, minyak dari kulit, makanan, obat-obatan, dan gigitan serangga.

Nah, berikut ini adalah beberapa jenis alergi kulit pada anak yang harus Moms ketahui. Yuk, simak penjelasannya di bawah ini.

1. Eksim

jenis alergi kulit pada anak 1.jpg

Foto: Freepik.com

Eksim adalah salah satu jenis alergi kulit pada anak yang umum terjadi jika Si Kecil memiliki asma, alergi makanan, ataupun alergi debu. Eksim ditandai dengan dengan munculnya ruam di wajah atau kepala, yang juga bisa menyebar ke lengan dan dada.

Saat eksim terjadi, kulit akan menjadi sering kering, gatal, dan mudah iritasi. Gejala umum eksim lainnya yaitu kemerah-merahan pada kulit, yang apabila digaruk akan semakin gatal.

Eksim bisa disebabkan oleh udara panas, keringat, kain yang terlalu tebal, sabun atau deterjen, serta makanan seperti telur, kacang, susu, gandum, kedelai, dan makanan laut.

Baca Juga: 5 Tips Perawatan Eksim pada Wajah Balita

2. Biduran

jenis alergi kulit pada anak 2.jpg

Foto: Freepik.com

Biduran adalah alergi yang bisa disebabkan oleh banyak faktor seperti gigitan serangga, bahan lateks, air liur atau bulu hewan, infeksi virus, obat antibiotik, hingga makanan.

Biduran terlihat dengan munculnya bentol merah yang ukurannya cukup besar dan terasa gatal di bagian tubuh tertentu. Ketika bentol tersebut digaruk, biasanya akan menyebar ke bagian tubuh lain.

Bentol ketika biduran dapat muncul secara tiba-tiba dan biasanya juga hilang dalam beberapa menit ataupun jam. Namun ada juga yang terjadi selama beberapa hari maupun minggu. Moms tentu harus waspada, ya.

3. Dermatitis

jenis alergi kulit pada anak 3.jpg

Foto: Freepik.com

Dermatitis adalah ruam atau iritasi yang terjadi pada kulit. Hal ini terlihat dari kulit yang kering, merah, bersisik, dan gatal. Bentuk ruam ini biasanya berupa benjolan yang disertai rasa melepuh dan bisa juga terlihat seperti jerawat.

Biasanya dermatitis menyerang anak yang masih bayi karena penggunaan popok terlalu sering. Menurut situs Kids Health, dermatitis juga biasanya terjadi karena iritasi kontak dari bahan-bahan kimia seperti sabun atau deterjen.

Baca Juga: 5 Tanda Dermatitis Atopik yang Perlu Diwaspadai

4. Gatal-Gatal dan Bengkak

jenis alergi kulit pada anak 4.jpg

Foto: Freepik.com

Jenis alergi kulit pada anak ini ditandai dengan benjolan merah gatal maupun bercak-bercak berwarna merah. Gatal-gatal ini dapat bertahan selama beberapa menit hingga beberapa hari.

Menurut situs Acaai, penyebabnya bisa berasal dari makanan seperti telur, susu, kacang, gandum, makanan laut, dan stroberi. Selanjutnya berasal dari penggunaan obat-obatan, gigitan maupun sengatan serangga, bahan lateks, bulu hewan maupun infeksi virus.

Alergi ini juga dapat muncul tanpa gejala, lho. Jika Si Kecil memiliki alergi ini, kemungkinan ia juga mengalami pembengkakan lain yang disebut angioedema. Angioedema biasanya muncul pada kulit lembut seperti mulut, mata, dan alat kelamin.

Alergi ini tidak berbahaya tetapi apabila Si Kecil kesulitan bernapas atau lidah dan tenggorokannya membengkak, Moms harus segera membawanya ke dokter.

5. Biang keringat

jenis alergi kulit pada anak 5.jpg

Foto: Rawpixel.com

Dilansir dari Healthy Children, alergi kulit ini sering terjadi pada bayi dan anak-anak. Biang keringat terjadi ketika pori-pori kelenjar keringat tersumbat dan keringat tidak bisa keluar dengan baik.

Biang keringat terlihat seperti bercak-bercak kecil kecil berwarna merah atau seperti lecet. Biasanya biang keringat muncul pada bagian kulit yang cenderung terlipat seperti leher, siku, ketiak, atau paha.

Baca Juga: 4 Bahan Alami untuk Menghilangkan Biang Keringat pada Anak dan Dewasa

Bagaimana Moms? Semoga penjelasan jenis alergi kulit pada anak di atas tadi dapat memberikan informasi yang memadai, ya. Jika Si Kecil mengalami alergi kulit yang akut, segera konsultasikan pada dokter anak.

Artikel Terkait