BALITA DAN ANAK
9 Maret 2020

3 Jenis Alergi Kulit pada Anak yang Umum Terjadi, Waspada!

Ini karena sistem imun Si Kecil yang belum sempurna
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Amelia Puteri
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Kulit bayi dan anak masih memiliki sensitivitas yang tinggi, karena sistem imun yang belum sempurna. Karena itu, Si Kecil bisa mengalami alergi kulit pada anak.

Salah satunya yaitu bila Si Kecil terpapar udara kotor, maka tidak hanya menyebabkan masalah pada sistem pernapasan. tetapi juga menimbulkan alergi lingkungan.

Alergi merupakan respons yang dikeluarkan oleh sistem imun terhadap benda asing yang dinilai bisa membahayakan kesehatan tubuh, padahal tidak.

Benda asing yang disebut juga sebagai alergen ini bisa berbentuk apa saja yang ada di lingkungan, mulai dari makanan, serbuk sari, hingga kondisi udara yang kotor, terlalu panas, maupun terlalu dingin.

Jika terjadi alergi kulit pada anak, biasanya memunculkan reaksi alergi yang ditandai kulit kemerahan, gatal, dan bentol yang terasa sakit dan membuat tidak nyaman.

Baca Juga: 4 Bentuk Alergi Kulit Bayi yang Harus Moms Waspadai

Jenis Alergi Kulit pada Anak yang Kerap Terjadi

Berikut adalah beberapa jenis alergi kulit yang umumnya menyerang anak-anak. Baca lebih lanjut untuk bisa melakukan penanganan yang tepat ya, Moms.

1. Eksim (Dermatitis Atopik)

alergi kulit pada anak-eksim

Foto: Orami Photo Stock

Jenis alergi kulit pada anak yang pertama adalah eksim. Setidaknya 10 persen anak di dunia pernah menderita bentuk alergi kulit yang berupa eksim.

Penyebab munculnya eksim pada kulit anak tidak diketahui secara pasti, tetapi beberapa faktor yang bisa memicu munculnya dermatitis atopik, yaitu debu, bulu binatang, dan beberapa produk kebersihan.

Alergi kulit pada anak yang berupa dermatitis atopik akan memperlihatkan gejala-gejala, seperti:

  • Biang keringat yang berwarna kemerahan.
  • Kulit gatal yang justru akan terasa makin gatal ketika digaruk.
  • Kulit kering.
  • Kerak mirip koreng yang muncul di bekas garukan.
  • Infeksi kulit berulang yang kemungkinan besar disebabkan oleh garukan.

Bagian tubuh anak yang biasanya terkena eksim adalah pipi, lipatan lengan atau kaki, leher, punggung, dada, dan perut. Pada bayi, eksim juga bisa muncul di kepala dan wajah sebelum menyebar ke badan dan lengan.

Baca Juga: Mengenal Manfaat Niacinamide, Bahan Skincare untuk Atasi Eksim dan Jerawat

2. Biduran

alergi kulit pada anak-biduran

Foto: Orami Photo Stock

Jenis alergi kulit pada anak yang selanjutnya adalah biduran. Biduran adalah alergi kulit yang berbentuk seperti bentol berwaran kemerahan. Biduran pada anak biasanya akan hilang dalam waktu kurang dari 6 minggu (akut), namun bisa juga lebih jika sudah menjadi biduran kronis.

Banyak faktor penyebab terjadinya biduran. Namun, kondisi ini biasanya disebabkan oleh paparan alergen dan bisa juga karena faktor yang menyebabkan terjadinya dermatitis kontak.

3. Dermatitis Kontak

alergi kulit pada anak-dermatitis kontak

Foto: Orami Photo Stock

Jenis alergi kulit pada anak yang selanjutnya adalah dermatitis kontak. Jika kulit Si Kecil menjadi kemerahan setelah memakai pakaian tertentu atau memegang sesuatu, bisa jadi ia sedang menderita dermatitis kontak.

Dermatitis kontak merupakan alergi kulit pada anak yang bisa disebabkan oleh pemakaian kosmetik (misalnya sabun, minyak telon, atau losion bayi) yang justru menimbulkan gejala alergi kulit pada anak.

Beberapa partikel yang terdapat di udara, misalnya serbuk sari, cairan parfum, atau abu rokok, juga bisa menjadi pemicu dermatitis ini. Ketika partikel yang merupakan alergen itu menyentuk kulit anak, maka akan menyebabkan alergi atau yang disebut juga dermatitis kontak udara.

Gejala dermatitis kontak bisa ringan, tapi kadang juga berat. Gejala-gejala tersebut meliputi:

  • Timbul bercak merah di kulit
  • Bengkak
  • Kulit pecah-pecah
  • Muncul rasa seperti terbakar
  • Muncul kutil dan benjolan
  • Kulit bersisik
  • Biang keringat

Biasanya, gejala tersebut tidak langsung muncul setelah anak terpapar alergen, tetapi baru muncul 10 hari kemudian. Dermatitis kontak pada anak harus segera diobati, namun gejala bisa menetap selama 2-4 minggu.

Baca Juga: Dermatitis Atopik pada Anak, Bisa Kambuh Saat Dewasa!

Cara Mencegah Alergi Kulit pada Anak

alergi kulit pada anak-cara mengatasi

Foto: Orami Photo Stock

Cara terbaik untuk mencegah alergi kulit pada anak adalah dengan menghindari alergennya. Untuk anak yang alergi debu atau udara kotor, Moms bisa juga melakukan beberapa langkah pencegahan berikut ini.

  • Bersihkan rumah secara rutin
  • Pastikan karpet, kasur, bantal dan guling, terutama yang berada di kamar anak, bebas dari tungau
  • Jika penyebab alergi kulit pada anak adalah bulu hewan, jangan pelihara hewan yang berbulu di rumah
  • Pastikan sirkulasi udara di rumah lancar sehingga tidak menyebabkan lembap

Sementara untuk mengatasi gejala alergi kulit yang timbul pada kulit anak, Moms bisa melakukan langkah-langkah sebagai berikut:

  • Gunakan pakaian yang longgar
  • Kompres dingin area yang terasa gatal atau nyeri karena alergi
  • Gunakan lotion atau krim yang mengandung calamine dan hidrokortison
  • Mandi air dingin

Jika alergi kulit pada anak membuat Si Kecil sangat rewel atau berlangsung lebih dari 2 minggu, segera periksakan ke dokter.

Jangan ragu untuk membawa anak ke instalasi gawat darurat ketika alerginya menyebabkan anak sulit bernapas. Dalam beberapa kasus langka, alergi kulit bisa membahayakan nyawa, yakni saat terjadi reaksi anafilaksis.

Ditinjau oleh dr. Karlina Lestari

Sumber: sehatq.com

Konten ini merupakan kerja sama yang bersumber dari SehatQ

Isi konten di luar tanggung jawab Orami Parenting

Bila Moms masih memerlukan informasi tambahan seputar alergi kulit pada anak, Moms bisa bergabung mengikuti Kuliah WhatsApp (KulWAP) dengan expert di WhatsApp Group Orami Moms Community.

Selain mengikuti KulWAP, di WhatsApp Group Orami Moms Community, Moms bisa berkonsultasi dengan para ahli, seperti psikolog, dokter kandungan, dokter anak, konselor laktasi, konselor pernikahan, dan lain sebagainya.

orami wag

Moms juga bisa saling bertukar cerita dengan ibu-ibu lainnya, lho! Jadi Moms akan mendapatkan banyak teman, sekaligus informasi baru.

Moms bisa langsung add WhatsApp di nomor 0811-8852-250 atau klik link ini untuk informasi lebih lanjut.

Yuk gabung WhatsApp Group Orami Moms Community untuk mendapatkan berbagai keuntungan!

Artikel Terkait