KEHAMILAN
4 Agustus 2020

Bantal Hamil untuk Tidur Lebih Nyenyak, Yuk Simak Manfaat dan Jenisnya!

Bantal hamil bisa membuat Moms tidur dengan nyaman
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Waritsa Asri
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Salah satu dari banyak perubahan yang akan Moms temui selama kehamilan adalah kesulitan tidur. Saat perut semakin besar, Moms menjadi tidak nyaman untuk tertidur, yang mengakibatkan lebih sedikit waktu untuk istirahat.

Pada trimester akhir kehamilan, tidur Moms akan makin sering terganggu. Itu adalah selama bagian terakhir kehamilan di mana kandung kemih akan didorong oleh rahim yang terus membesar dan yang akan membuat Moms pergi ke kamar mandi sering, terutama pada malam hari.

Kurang tidur selama kehamilan adalah hal nyata karena merupakan salah satu cara bagaimana tubuh bereaksi terhadap perubahan yang dihadapinya.

Namun, kurang tidur menyebabkan kegemukan, lekas marah, perubahan suasana hati, dan hasil lain yang tidak begitu menyenangkan, dan ini menambah tantangan yang harus Moms tangani selama kehamilan. Terlebih pada bulan-bulan tertentu.

Setelah memasuki bulan-bulan tertentu saat kehamilan, tidur telentang harus dihindari oleh Moms. Sehingga, hanya ada satu pilihan yaitu tidur samping.

Baca Juga: 5 Alasan Ibu Hamil Harus Cukup Tidur, Simak di Sini!

Menurut American Pregnancy Association, sangat disarankan untuk Moms memilih tidur miring ke kiri guna meningkatkan aliran darah nutrisi ke plasenta serta Si Kecil dalam kandungan.

Tak hanya itu, berdasarkan artikel dari US National Library of Medicine National Institutes of Health baik kurang tidur serta sakit punggung selama kehamilan merupakan salah satu cara bagaimana tubuh bereaksi terhadap perubahan yang dihadapinya.

Nah, untuk menghindari hal tersebut bantal hamil adalah jawaban masalah tidur Moms.

Bantal kehamilan memiliki tinggi kurang lebih sama dengan bantal pada umumnya. Bedanya, bantal hamil dirancang untuk melindungi tubuh Moms dari ujung kepala hingga ujung kaki.

Jenis bantal ini dibuat untuk menghilangkan masalah tidur calon ibu, karena sangat efektif dalam mencegah kram kaki, sakit punggung, dan nyeri pinggul. Cukuplah untuk mengatakan, kenyamanan yang dibawa bantal kehamilan adalah solusi yang bagus untuk masalah tidur Moms saat hamil.

Manfaat Kesehatan Bantal Hamil

bantal hamil

Foto: Orami Photo Stock

Berikut adalah beberapa manfaat kesehatan dari menggunakan bantal kehamilan saat tidur atau beristirahat:

1. Sirkulasi Darah Lancar

Wanita hamil disarankan untuk tidur miring untuk meningkatkan sirkulasi darah. Namun, karena ukuran perut, posisi ini tidak nyaman bagi sebagian orang.

Tetapi jika bantal kehamilan digunakan, kenyamanan dijamin, berkat bantalan dan kelembutan yang tepat. Moms dapat dengan mudah mengatur bantal ke perut atau bagian-bagian yang membutuhkan bantalan untuk tidur yang lebih baik.

2. Mencegah Sakit Tubuh

Karena penambahan berat dalam tubuh, beberapa bagian seperti kaki, pinggul dan punggung menjadi rentan terhadap stres dan rasa sakit karena mereka adalah bagian yang "menyerap" efek dari berat yang ditambahkan.

Saat tidur, bagian tubuh ini diberi kenyamanan oleh bantal kehamilan. Bantal dan kelembutan bantal menghasilkan kenyamanan yang tepat yang dibutuhkan oleh bagian tubuh ini, sehingga mengurangi rasa sakit, atau bahkan tidak sama sekali.

Baca Juga: Apakah Tidur Telentang Saat Hamil Berbahaya?

3. Tidur Lebih Lama

Tubuh Moms mengalami banyak perubahan selama kehamilan, dan memang tepat jika Moms memberinya jumlah istirahat dan tidur yang tepat untuk mengatasi stres dan rasa sakit yang didapatnya.

Bantal kehamilan meningkatkan kualitas tidur, dan semakin banyak Moms cukup istirahat dan tidur dalam sehari, semakin Moms menjadi sehat dan siap untuk kedatangan bayi.

Jenis Bantal Hamil

Ada banyak bantal kehamilan yang berbeda yang dapat Anda pilih. Baik ukuran, gaya serta bentuk yang berbeda. Berikut ini ini jenis bantal hamil kelebihan serta kekurangannya seperti dilansir dari parents.guide.

Baca Juga: 9 Manfaat Memakai Bantal Hamil Selama Kehamilan dan Setelah Melahirkan

1. Bantal Wedge

Bantal Hamil Bentuk Wedge

Bantal bentuk wedge ini adalah salah satu solusi bantal kehamilan yang tersedia. Banyak ibu hamil menyukai bantal bentuk ini karena masih bisa digunakan setelah melahirkan.

Desain irisan juga memungkinkan Moms untuk menggunakannya di berbagai posisi berbeda:

  • Di bawah perut – Bantal wedge menyediakan dukungan untuk perut Moms, membantu menjaga berat dari punggung dan pinggul
  • Di belakang punggung - Jika Moms cenderung punya kebiasaan tidur memutar, Moms dapat menggunakan bantal ini untuk tidur miring.
  • Di bawah bantal reguler - Tinggikan kepala Anda yang dapat membantu menghindari mulas dan refluks kehamilan.

Keuntungan dari bantal wedge ini adalah tidak memakan banyak ruang di tempat tidur Moms. Sehingga, Moms dan pasangan bisa tetap tidur dengan nyaman di ranjang yang sama.

Bantal wedge ini merupakan jenis bantal kehamilan terkecil yang tersedia sehingga mudah dibawa-bawa bepergian.

Baca Juga: Bentuk-Bentuk Bantal Menyusui yang Pas Agar Mom dan Si Kecil Nyaman

Hanya saja kekurangan dari bantal wegde ini adalah bahwa mereka tidak konsisten dalam desain. Kemiringan akan bervariasi dari merek ke merek.

Akibatnya, banyak wanita memiliki preferensi yang berbeda ketika datang ke bantal kehamilan berbentuk wedge ini. Tak hanya itu, bantal ini hanya mendukung sebagian kecil tubuh sehingga masih membutuhkan support dari bantal kepala.

2. Bantal Full Length

Bantal Hamil Full Length

Seperti namanya, bantal kehamilan full length ini membentang di sepanjang tubuh Anda. Tidak seperti bantal kehamilan yang lebih kecil, variasi bantal panjang ini dirancang untuk dipeluk.

Salah satu cara untuk tidur adalah dengan meletakkan kaki dan lengan di sekelilingnya dengan bagian tengah bantal menopang bagian tengah Anda. Bantal full length ini bisa menggantikan menggunakan beberapa bantal biasa di sepanjang sisi tubuh Anda.

Kelebihan bantal hamil untuk Moms yang memilih bantal full length ini adalah mendukung seluruh tubuh dan tidak perlu bantal kepala.

Hanya saja untuk kekurangannya, tak bisa menopang punggung, memakan banyak ruang di tempat tidur, dan memberikan sedikit dukungan untuk punggung Moms daripada bantal lainnya.

3. Bantal Bentuk C

Bantal Hamil C Shape

Bantal bentuk C dirancang untuk diletakkan di antara kedua kaki Anda sementara bagian atas C digunakan untuk mengistirahatkan kepala Anda.

Punggung Anda berada di lekukan C, yang membantu meredakan tekanan pada tulang belakang Anda. Diyakini, bantal bentuk C ini membantu mengurangi tekanan pada tulang belakang dan membuat leher serta kepala menjadi lebih nyaman.

Kelebihan bantal bentuk C ini adalah tak perlu bantal kepala lagi, bisa digunakan sebagai bantal menyusui saat Si Kecil telah lahir. Kekurangannya adalah pasangan tidak bisa mendekat ke area wajah karena wajah Moms terlingkari bantal.

4. Bantal Bentuk U

Bantal Hamil U Shape

Bantal berbentuk U dirancang untuk diangkang (seolah-olah Anda adalah koala di pohon).

Karena bentuk U menawarkan dukungan untuk kedua sisi, bantal ini cocok untuk Anda yang menikmati tidur telentang tetapi tidak dapat lagi melakukannya karena perut Anda yang lebih besar.

Seperti bantal kehamilan berbentuk C, gaya bantal bentuk U ini menawarkan keuntungan yaitu dukungan untuk kepala, punggung, dan kaki. Kekurangannya adalah ukurannya yang besar dan memakan banyak tempat di kasur.

Baca Juga: Seberapa Sering Harus Mengganti Seprai dan Sarung Bantal?

Meskipun tidak ada waktu yang pasti untuk mulai menggunakan bantal kehamilan, Moms dapat mulai menggunakannya ketika Anda merasa tidak nyaman saat mengubah posisi selama tidur.

Pada sekitar 20 minggu kehamilan, perut mulai mengembang, menyebabkan rasa sakit pada ligamen dan bagian tubuh lainnya karena peningkatan berat badan. Ini adalah saat yang tepat untuk mulai menggunakan bantal kehamilan.

Setelah tahu kelebihan dan kekurangan bantal hamil, sudahkah Moms memutuskan untuk membeli yang mana?

Artikel Terkait