KESEHATAN
28 Februari 2020

Ini 5 Jenis Bau Vagina dan Pengertiannya

Aromanya bisa menunjukkan kondisi kesehatan vagina
Artikel ditulis oleh Amelia Puteri
Disunting oleh Intan Aprilia

Menjaga organ kewanitaan tetap sehat adalah langkah yang penting. Salah satu langkahnya, adalah mengetahui apa saja jenis bau vagina.

Vagina memiliki ragam bau yang beragam, dan hal ini bisa menjadi indikator untuk mengetahui kondisi kesehatan vagina, apakah sehat, atau mengalami infeksi tertentu.

Ragam Jenis Bau Vagna

Menurut American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG), bau vagina dapat menunjukkan hal-hal seperti infeksi, terutama jika disertai keputihan dengan warna, konsistensi, atau jumlah yang berbeda dari biasanya.

Ketahui apa saja jenis aroma vagina dan maknanya berikut ini.

Baca Juga: Vagina Anak Bau, Apa yang Harus Dilakukan?

1. Aroma Seperti Produk Fermentasi

6 Jenis-jenis Umum Infeksi Vagina 4.jpeg

Foto: Orami Photo Stock

Sangat umum bila vagina memiliki aroma yang tajam atau asam. Moms bisa membandingkannya dengan aroma makanan fermentasi seperti yogurt, atau beberapa bir asam yang punya bakteri baik.

Alasan bau vagina yang seperti ini karena tingkat keasaman pH vagina yang sehat, yaitu antara 3,8 dan 4,5.

"Bakteri Lactobacilli menjaga vagina tetap asam. Ini melindungi vagina terhadap pertumbuhan berlebih dari jenis bakteri jahat," jelas Dr. Mary Jane Minkin, Profesor Klinik, Kebidanan, Ginekologi dan Ilmu Reproduksi dari Yale School of Medicine mengutip Heathline.

2. Aroma Seperti Tembaga

jenis bau vagina-2

Foto: Orami Photo Stock

Moms mungkin bisa memiliki aroma vagina seperti bau tembaga dan logam. Kondisi ini biasanya tidak perlu dikhawatirkan karena jarang menandakan masalah yang lebih serius.

Alasan dari bau tembaga pada vagina karena dua hal: darah dan seks.

Darah mengandung zat besi, yang memiliki bau logam. Sehingga wajar bila selama menstruasi, darah dan jaringan terlepas dari lapisan rahim dan berjalan melalui saluran vagina, menghasilkan bau logam.

Sementara, bisa terjadi perdarahan ringan setelah berhubungan seks, yang biasanya disebabkan oleh kekeringan pada vagina atau hubungan seks yang kuat dan menyebabkan luka kecil atau goresan.

Baca Juga: Apa yang Dimaksud Dengan Kentut Vagina?

3. Aroma yang Manis

jenis bau vagina-3

Foto: Orami Photo Stock

Manis bukan berarti jenis bau vagina ini memiliki aroma seperti kue atau makanan manis. Tetapi aroma yang kuat dan mengenakkan.

Alasan untuk aroma manis pada vagina karena bakteri. Ini karena pH vagina adalah ekosistem bakteri yang terus berubah. Dampaknya, kadang-kadang berarti vagina mungkin berbau agak manis.

4. Aroma Bahan Kimia Seperti Produk Pemutih

jenis bau vagina-4

Foto: Orami Photo Stock

Jenis bau vagina yang memberikan aroma mirip dengan pemutih atau amonia bisa menjadi beberapa hal yang berbeda. Terkadang, bau ini bisa menjadi tanda Moms perlu memeriksakan diri ke dokter.

Alasan vagina memiliki bau kimia seperti ini bisa jadi karena air seni/urin dan kondisi vaginosis bakteri. Dalam British Medical Journal, disebutkan bahwa vaginosis bakteri bisa disebabkan oleh gangguan flora normal vagina.

Air seni mengandung produk sampingan dari amonia yang disebut urea. Penumpukan urin di pakaian dalam atau di sekitar vulva bisa menciptkan bau kimia. Selain itu, urin yang berbau amonia merupakan tanda dehidrasi.

Sementara, jenis bau vagina seperti logam bisa berarti mengalami kondisi vaginosis bakteri. Vaginosis bakteri adalah kondisi infeksi vagina yang sangat umum terjadi.

"Bau kimia sering jatuh di bawah kategori amis," kata Dr. Minkin.

Gejalanya meliputi: bau busuk atau amis, keputihan warna abu-abu tipis, putih, atau hijau, vagina gatal, dan adanya rasa terbakar saat buang air kecil.

Baca Juga: 4 Jenis Infeksi Vagina Selama Kehamilan, Simak di Sini!

5. Aroma yang Amis

jenis bau vagina-5

Foto: Orami Photo Stock

Moms mungkin pernah mencium bau vagina seperti aroma amis ikan yang lama terpapar udara. Aroma ini merupakan bau yang abnormal dan mencurigakan.

Jika vagina berbau amis, mungkin saatnya memeriksakan diri ke dokter.

Aroma amis pada vagina bisa disebabkan oleh beberapa hal, seperti vaginosis bakteri atau trikomoniasis. Dalam kasus yang jarang terjadi, bau amis adalah indikasi kondisi yang lebih serius.

"Anda mendapatkan vaginosis bakteri ketika ada pertumbuhan berlebih dari bakteri anaerob di vagina. Organisme anaerob ini juga berbau," terang Dr. Minkin.

Sementara itu, trikomoniasis merupakan infeksi menular seksual yang paling umum. Namun jangan khawatir karena kondisi ini dapat disembuhkan dan diobati dengan antibiotik.

"Infeksi trikomoniasis bisa sangat bau. Ini bau amis yang lebih menonjol daripada vaginosis bakteri," tambahnya lagi.

Itu dia beberapa perbedaan aroma vagina yang bisa Moms pelajari. Bila vagina Moms berbau amis, bahkan terasa nyeri atau gatal, segera periksakan diri ke dokter ya!

Artikel Terkait