KESEHATAN
9 Maret 2020

Ini Jenis dan Gejala Kista Ovarium yang Patut Diwaspadai

Umumnya kista tidak menimbulkan gejala, tetapi waspada apabila Moms merasakan hal-hal ini
Artikel ditulis oleh Serenata Kedang
Disunting oleh Orami

Ovarium merupakan bagian dari sistem reproduksi wanita. Ovarium terletak di perut bagian bawah dan di kedua sisi rahim. Wanita punya dua ovarium yang menghasilkan telur dan hormon estrogen dan progesteron.

Terkadang, kantung berisi cairan yang disebut kista akan berkembang di salah satu ovarium. Banyak wanita bisa punya setidaknya satu kista selama hidupnya.

Dalam kebanyakan kasus, kista tidak menimbulkan rasa sakit dan gejalanya hanya samar-samar.

Baca Juga: Penderita Penyakit TBC Harus Menunda Program Hamil, Benarkah?

Dokter kandungan, Mark Dassel, MD mengatakan bahwa faktanya, banyak kista didiagnosis ketika wanita sedang melakukan annual pelvic exams atau tes-tes lainnya yang dilakukan sebenarnya bukan untuk mencari tahu ada kista atau tidak.

Bahkan, kista yang sudah cukup besar pun sering tidak diperhatikan. “Tetapi, jika kista jadi cukup besar, biasanya akan menciptakan perasaan tertekan di bawah perut atau bahkan rasa sakit,” jelas dr. Dassel.

Jenis-jenis Kista Ovarium

Penyeba kista ovarium

Ada berbagai jenis kista ovarium, misalnya kista dermoid dan kista endometrioma. Namun, jenis yang paling umum adalah kista fungsional, seperti kista folikel dan kista corpus luteum.

Dilansir dari Office on Women's Health, berikut adalah jenis kista ovarium yang umumnya dialami wanita:

1. Kista Folikel

Saat wanita mengalami siklus menstruasi, sel telur tumbuh di dalam kantung yang disebut folikel.

Kantung ini letaknya ada di dalam ovarium. Dalam kebanyakan kasus, folikel akan membuka dan melepaskan sel telur.

Tapi, apabila folikel tidak membuka, cairan di dalam folikel bisa membentuk kista pada ovarium.

2. Kista Corpus Luteum

Kantung folikel biasanya larut setelah melepaskan telur. Tetapi jika kantung tidak larut dan pembukaan kantung tidak menutup, cairan tambahan dapat berkembang di dalam kantung, dan akumulasi cairan ini menyebabkan kista corpus luteum.

Beberapa jenis kista ovarium lainnya:

  • Kista dermoid: pertumbuhan seperti kantung pada ovarium yang bisa mengandung rambut, lemak, dan jaringan lainnya.
  • Cystadenoma: pertumbuhan non-kanker yang bisa berkembang di bagian luar ovarium.
  • Endometrioma: jaringan yang biasanya tumbuh di dalam rahim bisa berkembang di luar rahim dan melekat pada ovarium hingga menghasilkan kista.

Baca Juga: Benarkah Siklus Menstruasi Tidak Teratur Bikin Susah Hamil?

Gejala Kista Ovarium yang Patut Diwaspadai

penyebab kista yang wajib diketahui hero banner magz (1510x849)

Biasanya, kista ovarium tidak menimbulkan gejala apapun. Tetapi, gejala ini bisa muncul ketika kista sedang berkembang dalam tubuh. Berikut ini beberapa gejala yang patut Moms waspadai:

  • Perut kembung atau bengkak.
  • BAB terasa sakit.
  • Nyeri panggul sebelum atau selama menstruasi.
  • Hubungan seksual terasa menyakitkan.
  • Sakit di punggung bagian bawah atau paha.
  • Nyeri payudara.
  • Mual dan muntah.
  • Kenaikan berat badan.
  • Pendarahan pada vagina (bukan menstruasi).
  • Buang air kecil jadi lebih sering.
  • Susah buang air kecil.

Apabila Moms mengalami gejala kista ovarium di bawah ini, maka sebaiknya segera konsultasikan ke dokter untuk pengobatan lebih lanjut:

  • Nyeri panggul yang sangat parah.
  • Demam tinggi.
  • Pingsan atau pusing.
  • Pernapasan cepat.

Baca Juga: 8 Mitos Seputar Kista Ovarium yang Perlu Moms Ketahui

Gejala-gejala di atas bisa menunjukkan kista pecah yang bisa mengakibatkan penyakit serius apabila tidak ditangani dengan cepat.

Moms, itulah beberapa gejala kista ovarium yang patut diwaspadai. Apabila Moms sudah merasakan beberapa gejala di atas, jangan ragu untuk segera memeriksakan diri ke dokter, ya. Lebih baik diobati dengan cepat daripada saat sudah memburuk.

Bila Moms masih memerlukan informasi tambahan seputar kista, Moms bisa bergabung mengikuti Kuliah WhatsApp (KulWAP) dengan expert di WhatsApp Group Orami Moms Community.

Selain mengikuti KulWAP, di WhatsApp Group Orami Moms Community, Moms bisa berkonsultasi dengan para ahli, seperti psikolog, dokter kandungan, dokter anak, konselor laktasi, konselor pernikahan, dan lain sebagainya.

orami wag

Moms juga bisa saling bertukar cerita dengan ibu-ibu lainnya, lho! Jadi Moms akan mendapatkan banyak teman, sekaligus informasi baru.

Moms bisa langsung add WhatsApp di nomor 0811-8852-250 atau klik link ini untuk informasi lebih lanjut.

Yuk gabung WhatsApp Group Orami Moms Community untuk mendapatkan berbagai keuntungan!

(SR/ERW)

Artikel Terkait