KESEHATAN
6 Desember 2017

Jenis-jenis Keputihan, Penyebab, dan Cara Mengatasinya

Tak jarang keputihan yang tidak normal dapat menimbulkan bahaya penyakit
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh (ade.ryani)
Disunting oleh (ade.ryani)

Keputihan merupakan hal yang normal terjadi pada setiap wanita. Ada banyak faktor yang dapat membuat Moms mengalami keputihan. Faktor tersebut bisa disebabkan oleh makanan, gaya hidup hingga pikiran.

Namun, meski keputihan adalah hal yang wajar, tak jarang Moms merasa keputihan menjadi hal yang mengganggu. Bahkan tak hanya itu, keputihan pun jika tidak ditangani bisa berbahaya, lo. Yuk simak beberapa hal yang dapat menyebabkan keputihan:

1. Ovulasi

Keputihan bisa terjadi saat adanya perubahan hormon setelah ovulasi, hal ini disebabkan karena progesteron pada tubuh meningkat. Penyebab keputihan ini tidak berbahaya, terlebih apabila terjadi saat menjelang menstruasi.

Baca Juga: 10 Tanda Tubuh Moms Sedang di Masa Ovulasi

2. Kehamilan

Selama masa kehamilan perubahan hormon yang menyebabkan Moms keputihan akan terjadi, hal ini guna menjaga infeksi kandung kemih. Jumlah keputihan pun akan meningkat hingga menjelang melahirkan, dan hal ini merupakan hal yang wajar

3. Stres

Keputihan dapat terjadi bila Moms mengalami stres lho, karena hormon dalam tubuh menjadi tidak seimbang. Meski hal ini tidak berbahaya, Moms harus tetap menghindari stres sebanyak mungkin, ya.

4. Aktivitas Seksual

Apabila aktivitas seksual berlebiha, sel – sel mati akan meningkat dan otomatis meningkatkan keputihan. Nah! Sebaiknya dalam melakukan aktivitas seksual tidak berlebihan agar Moms tidak perlu berurusan dengan meningkatkan keputihan.

5. Pantyliner

Ternyata penggunaan pantyliner bisa menghalangi udara ke vagina Moms. Akibatnya, vagina akan menjadi lembab dan berkeringat. Hal ini bisa menyebabkan keputihan tentunya, alangkah baiknya bila penggunaan pantyliner dikurangi, ya.

6. Makanan

Wah penyebab keputihan ternyata bisa dari makanan lho Moms, berikut adalah beberapa makanan yang dapat menyebabkan keputihan, seperti: gorengan, buah yang dikeringkan, keju, nanas, makanan kaleng, makanan pedas hingga gula. Pasti Moms gemar sekali mengkonsumsi makanan tadi bukan? Mulai dikurang yuk!

Baca Juga: Makanan Peningkat Kesuburan

Kenali Jenis Keputihan yang Normal dan Abnormal

Terdapat dua jenis keputihan, normal dan tidak normal. Untuk jenis keputihan yang normal, ciri-cirinya sebagai berikut:

  1. Warna cairan bening atau transparan
  2. Cairan berair
  3. Tidak bau
  4. Tidak lengket
  5. Jumlah cairan yang keluar hanya sedikit
  6. Tidak menyebabkan gatal

Baca Juga: Kapan Waktu Tepat untuk Bercinta Setelah Melahirkan

Bagaimana dengan keputihan yang tidak normal? Untuk jenis keputihan yang tidak normal, akan ditandai dengan:

  1. Berwarna kuning, putih susu, keabu-abuan atau kehijauan
  2. Cairan kental
  3. Bau tak sedap
  4. Terkadang cairan lengket
  5. Bintik polinomial yang ditinggalkan pada celana dalam
  6. Gatal

Baca Juga: Cara Merawat Miss V Setelah Melahirkan

Nah, jika Moms menemukan ciri – ciri keputihan seperti diatas, ada baiknya Moms segera menemui dokter. Tidak dianjurkan untuk mencoba mengobati keputihan sendiri ya, karena penggunaan obat herbal maupun jenis lainnya bisa saja malah memperburuk keputihan.

Cara Mengatasi Keputihan

Bagi Moms yang memang ingin mencoba langkah awal mengatasi keputihan, mungkin bisa mencoba beberapa hal berikut:

  1. Kompres dingin guna mengurangi gatal dan bengkak
  2. Cobalah konsumsi yoghurt untuk menurunkan risiko terkena infeksi jamur
  3. Gunakanlah krim atau gel anti jamur bila penyebabnya adalah infeksi jamur
  4. Gunakanlah kondom atau tundalah hubungan seksual hingga Moms melaukan pemeriksaan
  5. Bila keputihan terus berlangsung, segeralah periksakan diri ke dokter

Itulah sekilas tentang gejala keputihan dan cara mengatasinya. Ingat! Keputihan bisa menimbulkan penyakit lho Moms, jadi jangan lupa untuk cepat menanganinya ya.

(MDP)

Artikel Terkait