KESEHATAN
23 September 2019

6 Jenis Pengobatan Rumahan untuk Mengatasi Ketombe

Ketombe adalah kondisi kulit yang memengaruhi kulit kepala dam menyebabkan kulit gatal
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Waritsa Asri
Disunting oleh Orami

Moms dan Dads, kulit kepala yang gatal serta serpihan putih merupakan tanda-tanda khas dari kondisi berketombe.

Dilansir dari MayoClinic, ketombe adalah kondisi umum pada setiap orang. Hal ini tidak menular atau serius tapi mungkin bisa menimbulkan rasa malu dan sulit untuk diobati.

“Ketombe ringan dapat diobati dengan sampo harian yang lembut. Sedangkan bila itu tidak berhasil mengobati maka gejala dapat kembali lagi di lain waktu,” kata Dr Jessica Weiser dari grup dermatologi di New York.

Nah, ketombe sebenarnya disebabkan karena kulit kepala memproduksi terlalu banyak minyak, bukan karena kulit kepala kering.

"Ketombe disebabkan oleh kulit kering atau kulit berminyak. Minyak dapat menumpuk dan mengelupas. Jika kering kemungkinan rambut pun akan kering,” terang seorang trichologist, Elizabeth Cunnane Phillips, dari Philip Kingsley Trichological Clinic.

Baca Juga: Amankah Ibu Hamil melakukan Eyelash Extension?

Kemudian, penyebab ketome termasuk stres, kebiasaan gizi buruk, dan tidak cukup sering membersihkan kulit kepala. Sebenarnya, ada banyak obat-obatan yang dijual bebas dan sampo khusus untuk mengatasi ketombe.

Namun, ada juga orang yang mencoba mengatasi ketombe dengan pengobatan rumah seperti di bawah ini:

Tea Tree Oil

tea tree essential oil

Tea tree oil adalah minyak esensial yang berasal dari tanaman Melaleuca alternifolia. Berdasarkan sejarah, pengobatan rumah yang mengatasi ketombe ini telah digunakan oleh banyak orang.

Tea tree oil mengandung senyawa yang disebut terpinen-4-ol, yang memiliki sifat antimikroba yang kuat.

Tea tree oil yang mengandung terpinen-4-ol konsentrasi tinggi dapat membantu mengurangi ketombe dengan menekan pertumbuhan jamur dan bakteri di kulit kepala.

Sebuah penelitian pada tahun 2018 mengungkapkan komposisi bakteri dari 140 kulit kepala wanita India dan menemukan bahwa wanita dengan ketombe cenderung memiliki lebih banyak bakteri Staphylococcus epidermidis (S. epidermidis) daripada mereka yang tidak ketombe.

Sebuah ulasan dari 2017 meneliti efek antimikroba dari berbagai minyak esensial. Para penulis menyarankan bahwa senyawa dalam tea tree oil dapat secara efektif mengendalikan bakteri S. epidermidis.

Menggunakan tea tree oil pada kulit kepala dapat menyebabkan peradangan atau ruam, sehingga orang yang tertarik menggunakan minyak pohon teh untuk atasi ketombe dapat mulai dengan menambahkan beberapa tetes pada sampo biasa mereka.

Baking Soda

Baking Soda

Sodium bikarbonat, yang dikenal banyak orang sebagai baking soda, dapat membantu mengurangi ketombe.

Baking soda adalah pengelupas yang dapat mengangkat sel-sel kulit berlebih dan minyak pada kulit kepala.

Baking soda juga memiliki sifat antijamur yang dapat membantu melawan jamur yang menyebabkan ketombe.

Baking soda memiliki tingkat pH yang sangat tinggi, yang dapat merusak kulit kepala jika seseorang menggunakannya terlalu sering. Menggunakan terlalu banyak baking soda dapat mengupas rambut dari minyak alami, yang dapat menyebabkan kekeringan atau iritasi, sehingga orang harus menggunakannya dalam jumlah sedang,” terang ahli diet terdaftar di New York, Rachael Link, MD

Untuk pembelian, Moms dan Dads bisa mendapatkannya di sebagian besar toko kelontong, toko makanan kesehatan, dan online.

Minyak Kelapa

minyak kelapa

Moms dan Dads, minyak kelapa selain terkenal karena manfaat kesehatannya, tapi sering juga digunakan sebagai pengobatan rumahan yang dapat mengatasi ketombe .

Minyak kelapa dapat membantu meningkatkan hidrasi kulit dan mencegah kekeringan yang dapat memperburuk ketombe.

Dilansir dari Heatlhline, Sebuah penelitian kecil terhadap 34 orang menunjukkan bahwa minyak kelapa sama efektifnya dengan minyak mineral dalam meningkatkan hidrasi kulit.

Penelitian lain telah menemukan bahwa minyak kelapa dapat membantu dalam perawatan eksim, suatu kondisi kulit yang dapat menyebabkan ketombe.

Baca Juga: Ternyata Ini Penyebab Jerawat pada Bayi dan Cara Penanganannya

Satu studi membandingkan efek minyak kelapa dan minyak mineral pada dermatitis atopik, sejenis eksim yang ditandai dengan rasa gatal dan peradangan.

Caranya, Moms dan Dads bisa menggunakan minyak kelapa ke kulit selama delapan minggu mengurangi gejala sebesar 68%, dibandingkan dengan hanya 38% pada kelompok minyak mineral.

Minyak kelapa dan senyawanya juga telah terbukti memiliki sifat antimikroba dalam beberapa studi tabung, meskipun efek pada strain spesifik jamur yang menyebabkan ketombe belum diperiksa.

Cuka Apel

Cuka apel

Cuka apel telah dikaitkan dengan berbagai manfaat kesehatan. Ini termasuk meningkatkan sensitivitas insulin dan meningkatkan penurunan berat badan.

Namun, cuka apel pun sering digunakan sebagai pengobatan rumahan untuk mengatasi ketombe.

Keasaman cuka dipercaya dapat membantu menstimulasi pelepasan sel kulit mati pada kulit kepala.

Cuka apel dapat menyeimbangkan pH kulit untuk mengurangi pertumbuhan jamur sehingga mampu melawan ketombe.

Tapi tidak ada penelitian untuk mendukung klaim ini dan banyak manfaat cuka sari apel untuk ketombe didasarkan pada bukti anekdotal.

Yang mengatakan, studi tabung menunjukkan bahwa cuka sari apel dan senyawanya dapat mencegah pertumbuhan jenis jamur tertentu.

Jika Moms dan Dads ingin mencoba cuka apel, tambahkan beberapa sendok makan ke sampo kalian atau kombinasikan dengan minyak esensial lainnya dan semprotkan langsung ke rambut.

Gel Lidah Buaya

Aloe Vera

Lidah buaya adalah tanaman sukulen yang dikenal karena khasiat penyembuhannya.

Gel dalam daunnya mengandung beberapa senyawa bioaktif, seperti asam amino dan antioksidan, yang dapat mengurangi ketombe.

Ada sekitar 23 uji klinis yang melibatkan lidah buaya. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa gel lidah buaya dapat meningkatkan retensi kelembapan di kulit dan meningkatkan penyembuhan luka.

Lidah buaya juga dapat mengurangi peradangan, yang dapat membantu orang dengan gejala ketombe, seperti gatal-gatal.

Penelitian dari tahun 2015 menunjukkan bahwa sifat antijamur dan antibakteri lidah buaya dapat mencegah ketombe.

Para penulis dari sebuah penelitian kecil di London, yang melibatkan 25 orang menyimpulkan bahwa gel topikal baru yang mengandung lidah buaya efektif dalam mengatasi ketombe.

Baca Juga: 7 Tanda akan Melahirkan yang Perlu Diwaspadai Ibu Hamil

Minyak Serai

minyak serai.jpg

Secara tradisional, orang menggunakan serai dan minyak serai untuk mengobati masalah pencernaan, menurunkan tekanan darah, dan mengurangi stres.

Akan tetapi, Mom dan Dads, tahukah bahwa minyak serai memiliki sifat antimikroba dan anti-inflamasi yang dapat membantu mengatasi gejala ketombe.

Menurut temuan sebuah penelitian kecil yang diterbitkan pada tahun 2015, tonik rambut yang mengandung 10% minyak serai mengurangi ketombe sebesar 81 persen setelah dua minggu.

Seperti tea tree oil, minyak serai dapat menyebabkan iritasi atau reaksi alergi jika seseorang menggunakannya langsung ke kulit.

Orang dapat mengencerkan minyak serai dengan air atau mencampurkan beberapa tetes ke dalam sampo atau kondisioner biasa.

Artikel Terkait