KESEHATAN
4 Januari 2018

Jennifer Dunn Kembali Ditangkap Karena Narkoba, Ketahui 8 Bahaya Mengonsumsi Sabu

Pemakaian sabu tak hanya bahaya bagi tubuh namun juga bagi kehidupan sosial lho
Artikel ditulis oleh Carla Octama
Disunting oleh Carla Octama


Baru – baru ini, sedang ramai dibicarakan seorang artis muda yang tertangkap mengkonsumsi narkotika, Jennifer Dunn. Tak baru sekali ini, Jennifer Dunn sudah tertangkap untuk yang ketiga kalinya, pertama kali ia tertangkap pada tahun 2005, 2009 dan baru – baru ini pada awal tahun 2018.

Tak hanya terkait dengan kasus narkotika, Jennifer Dunn juga kerap ramai dibicarakan karena berita tentang dirinya yang menjalin hubungan dengan seorang pria beristri. Hal ini memang terbilang mengejutkan dan amat disayangkan, mengingat parasnya yang cantik serta usianya yang masih muda.

Bicara soal jenis narkotika yang digunakan Jennifer, ia mengkonsumsi narkotika jenis sabu. Narkotika ini memang dapat memberikan efek semangat yang tinggi. Hal ini merupakan pengaruh dari amphetamine yang terdapat pada sabu, sehingga energi akan meledak – ledak serta memiliki semangat yang tinggi.

Energi tersebut seolah – olah tak pernah habis dan selalu penuh. Meski demikian, efek buruk yang dihasilkan sabu sangatlah banyak. Mari simak ulasannya:

Kecemasan

shutterstock 517520290

Gangguan kecemasan merupakan hal umum yang muncul karena penggunaan sabu. Hal ini juga merupakan faktor lain yang membuat pecandunya merasa gelisah sehingga tak bisa diam.

Sulit Berkonsentrasi

Penggunaan sabu tentu akan merusak saraf dan proses kognisi seseorang. Efek samping yang terjadi adalah, seseorang akan kesulitan dalam berfikir dan menalarkan suatu hal.

Paranoid

shutterstock 12088831

Paranoid merupakan kondisi dimana pecandu sabu merasa seperti dikejar – kejar dan merasa hidupnya terancam. Dengan kata lain paranoid adalah ketakutan yang berlebihan akan suatu hal yang akan terjadi. Hal ini umumnya membuat pecandu menjadi sering mengurung diri karena takut akan bahaya

Membesarnya Pupil

Secara fisik, kondisi pupil yang membesar disebabkan oleh aliran darah yang memiliki tekanan tinggi, sehingga akan berdampak pada pembesaran pupil.

Naiknya Tekanan Darah

shutterstock 601073303

Mengkonsumsi sabu dapat menyebabkan naiknya tekanan darah yang dapat mengakibatkan bertambahnya detak jantung. Dengan detak jantung yang bertambah tentu akan memacu jantung untuk bekerja lebih keras.

Sesak Nafas

Hal yang satu ini terjadi karena sabu dapat menyebabkan gangguan paru – paru. Tak hanya sesak nafas, efek lain yang dapat timbul pun meliputi batuk, infeksi paru – paru hingga kanker paru – paru.

Stroke

shutterstock 201635228

Stroke merupakan gejala yang muncul karena tingginya tekanan darah pada pecandu sabu. Hal ini tentu berbahaya, karena stroke dapat menyebabkan kelumpuhan.

Kematian

Inilah hal yang paling mengerikan, sejumlah komplikasi yang terjadi pada tubuh akibat sabu tentu sangat memungkinkan untuk menjadi penyebab kematian.

Selain bahaya yang terjadi pada tubuh manusia, penggunaan sabu tentu memberikan efek buruk pada lingkungan sosial. Karena kurangnya kemampuan dalam berinteraksi dengan sekitar, sangat memungkinkan untuk seseorang dibuang dari lingkungannya.

Tak hanya itu, penjara pun dapat menjadi salah satu tempat yang menanti para pecandu narkotika.

(MDP)

foto : liputan6.com, shutterstock

Artikel Terkait