Jerawat di Dagu Tanda PMS, Kok Bisa?

Munculnya jerawat di dagu apakah benar sering terjadi sebelum menstruasi atau ketika PMS?
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Debora
Disunting oleh Intan Aprilia

Setiap bulan, wanita yang masih berada dalam masa subur akan mengalami menstruasi.

Nah, menjelang waktu menstruasi tiba, biasanya Moms akan merasakan yang namanya PMS atau premenstrual syndrome.

Menurut American College of Obstetricians and Gynecologists, beberapa tanda umum PMS yang dialami wanita, seperti perubahan suasana hati, payudara terasa melunak, perut kembung, merasa lebih mudah lelah, susah tidur, dan masalah pada kulit.

Nah, masalah kulit yang sering dialami jelang menstruasi adalah munculnya jerawat.

Lantas, apakah benar jerawat di dagu menjadi tanda PMS? Sebaiknya, simak ulasan berikut ini, ya!

Penyebab Jerawat Jelang Menstruasi

Jerawat di Dagu Tanda PMS, Benarkah-1.jpg

Foto: bustle.com

Suka atau tidak suka, siklus menstruasi memang secara langsung berdampak pada kulit Moms dan penyebabnya adalah hormon.

Sama seperti hormon yang memicu perkembangan jerawat selama masa pubertas, hormon ini juga berperan membuat munculnya jerawat jelang menstruasi.

Menurut American Academy of Dermatology, hormon ini juga akan bertanggung jawab membuat masalah kulit seperti jerawat selama masa kehamilan dan menopause.

Sebagian besar, jerawat dapat muncul sekitar seminggu hingga sepuluh hari sebelum menstruasi dimulai. Alasannya, kondisi ini terjadi ketika estrogen berada pada titik terendah.

Baca Juga: 3 Cara Mengatasi Jerawat di Leher

Hormon progesteron lah yang berperan dalam munculnya jerawat jelang menstruasi.

Hal ini juga yang sebabkan wajah Moms lebih berminyak dan membuat pori-pori wajah membesar sehingga sel-sel kulit mati lebih mudah menumpuk.

Lantas, apakah benar munculnya jerawat jelang menstruasi ini hanya akan terdapat pada area dagu?

Jerawat di Dagu Menjadi Tanda PMS

Jerawat di Dagu Tanda PMS, Benarkah-2.jpg

Foto: healthline.com

Jerawat di area dagu bisa dikatakan sebagai tanda PMS, itulah yang diungkapkan oleh Dr. Mara C. Weinstein Velez, dokter kulit dari University of Rochester Medical Center. Namun, sebenarnya areanya tidak terbatas pada dagu saja.

“Jerawat yang disebabkan oleh perubahan dan fluktuasi kadar hormon juga bisa terjadi di sekitar mulut, dagu, dan rahang,” ungkap Dr. Mara.

Jerawat di dagu mungkin sangat mengganggu penampilan Moms dan membuat tidak nyaman.

Namun, sebenarnya Moms tidak perlu khawatir karena jerawat ini akan mereda setelah masa menstruasi.

Sebaiknya, hindari memencet atau memegang jerawat yang tengah meradang karena bisa menimbulkan bekas dan noda jerawat yang sulit menghilang.

Selain itu, beberapa cara bisa Moms lakukan untuk meredakan jerawat di dagu yang tengah meradang agar jerawat bisa segera kempes, ya!

Baca Juga: Ketahui Penyebab Jerawat di Hidung dan Cara Mencegahnya

Perhatikan Pola Makan saat Menstruasi

Jerawat di Dagu Tanda PMS, Benarkah-3.jpg

Foto: allure.com

Ketika PMS, wanita cenderung untuk mengonsumsi makanan yang manis atau asin, yang intinya bukan makanan sehat.

Nah, kondisi ini disebut food craving dan penyebabnya adalah fluktuasi hormon.

Sayangnya, food craving ini bisa memperparah jerawat yang Moms alami. Secara tidak langsung, pola makan yang dikonsumsi memang berpengaruh pada kesehatan kulit, lho!

Studi dalam Journal Clinical and Aesthetic Dermatology mengungkapkan, kesehatan usus memengaruhi jerawat karena mengubah kadar hormon.

Jadi, cara agar menjaga kesehatan kulit menjelang dan selama menstruasi adalah kurangi makanan yang mengandung gula, produk olahan susu, roti putih, dan makanan olahan lainnya.

Baca Juga: Perlu Dicoba, Ini Dia 3 Cara Menghilangkan Bekas Jerawat dengan Cepat

Jika terdapat jerawat di area dagu yang cukup mengganggu Moms, bisa gunakan salep topikal yang berfungsi untuk mengempeskan jerawat. Selain itu, jangan lupa juga untuk minum air putih yang cukup setiap hari, ya.

Itulah yang dapat diketahui tentang jerawat di dagu yang menjadi tanda PMS.

Sebaiknya, Moms juga rutin membersihkan wajah dan mengatur pola tidur dengan baik karena hal tersebut juga berpengaruh pada kesehatan kulit.

Artikel Terkait