PERNIKAHAN & SEKS
29 Agustus 2019

Jika Bertengkar dengan Suami, Sebaiknya Curhat ke Siapa?

Curhatlah pada orang yang membuat kita nyaman menumpahkan isi hati
Artikel ditulis oleh Adeline Wahyu
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Semua orang pasti memiliki masalah. Hanya saja masalah yang dimiliki berbeda-beda dan tingkat kesulitannya pun berbeda. Bukan hanya pada pasangan yang sedang menjalin hubungan asmara saja, pada pasangan yang sudah menikah pun bisa lho.

Tidak jarang kita melihat pasangan suami istri yang bertengkar. Hal ini tentu lumrah terjadi dalam sebuah kehidupan rumah tangga. Dan biasanya, untuk kita para istri, mungkin ingin menceritakan masalah tersebut, atau istilahnya curhat ke seseorang.

Baca Juga: Butuh Teman Curhat Terpercaya? Yuk Gabung di Forum Orami untuk Moms Zaman Now!

Memang sudah nalurinya seorang wanita untuk selalu mencurahkan isi hatinya kepada seseorang. Selain membantu mengurangi beban pikiran, juga akan membuat kita merasa lebih lega.

Tapi pertanyaannya kita harus curhat masalah rumah tangga ke siapa ya? Ini kata Liza Djaprie, seorang clinical psycologist dan certified hypnotherapist.

Tergantung Keinginan Masing-Masing

curhat masalah rumah tangga

Foto: id.techinasia.com

“Sebenarnya hal ini tergantung pada setiap individu serta pasangan suami istri tersebut,” jelas Liza Djaprie.

Menurutnya semuanya dikembalikan lagi pada kenyamanan masing-masing pasangan tersebut, terutama istri. Ada yang merasa nyaman dan langsung cerita ke pasangannya sendiri, ada juga yang sepakat untuk menceritakan masalah mereka ke sahabat masing-masing.

“Bahkan ada juga yang memutuskan untuk menceritakan pada ahli agama kepercayaan mereka,” tambah Liza.

Baca Juga: Ini 5 Dampak Negatif Curhat di Media Sosial yang Jarang Disadari

Jadi tidak ada patokan kepada siapa kita harus menceritakan hal ini. Semuanya tergantung dari rasa kenyamanan dengan kita dan pihak yang kita cuthati. Tidak ada sebuah keharusan juga.

“Karena kalau kita berbicara tentang curhat,ini sungguh sangat bergantung pada rasa kenyamanan dengan pihak yang dicurhati,” ujar Liza Djaprie.

Namun jika Moms merasa butuh pihak ketiga untuk mendengarkan curahan hati, boleh saja ya. Mungkin sekalian mencari saran untuk menghadapi pertengkaran juga.

Tujuannya Bukan untuk Mencari Pembenaran

curhat masalah rumah tangga

Foto: hellosehat.com

Nah, satu lagi yang perlu Moms ingat. Curhat masalah rumah tangga ini tujuannya bukan untuk mencari pembenaran atau pembelaan untuk kita ya.

Baca Juga: 5 Rekomendasi Cafe Untuk Mengadakan Arisan Seru

“Curhat bukan untuk mendapatkan sekutu yang membenarkan semua kekesalan yang dirasakan,” ungkap Liza Djaprie.

Menurutnya kita harus bisa belajar memilah mana wacana curhat yang mampu menunjukkan sikap netral, objektif, serta bijak. Jangan sampai pihak yang kita curhati malah membuat hubungan kita semakin panas.

Tempat Curhat Profesional

curhat masalah rumah tangga

Foto: hellosehat.com

Namun jika kita sudah mencoba berbagai cara dan merasa bahwa pihak yang kita curhati tidak mampu membantu kita mengatasi apa yang kita rasakan, inilah saatnya untuk mencari tenaga profesional.

“Tempat curhat profesional, seperti psikolog atau konselor pernikahan,” tutup Liza Djaprie.

Nah, sudah mengertikan Moms sekarang apa yang harus dilakukan. Semuanya benar-benar tergantung dari kenyamanan kita sendiri.

Artikel Terkait