KESEHATAN
20 Februari 2020

Jus Seledri untuk Diet, Mitos atau Fakta?

Minuman kekinian yang dipercaya bisa menurunkan berat badan. Benarkah?
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Orami

Jika biasanya seledri hanya dijadikan tambahan di dalam menu makanan, seperti sayur sop hingga bubur ayam, kini seledri seperti “naik derajat.” Seledri yang dijadikan jus semakin populer di kalangan masyarakat.

Berkat social media, jus seledri makin digemari dan jadi menu andalan banyak orang untuk mengurangi berat badan. Tapi apa benar seledri mempunyai efek positif dalam program diet? Simak ulasan selengkapnya di sini, yuk, Moms!

Baca Juga: Populer di Instagram, Ini 4 Manfaat Jus Seledri Buat Kesehatan Keluarga

Manfaat Seledri

Manfaat jus seledri untuk diet - manfaat seledri.jpg

Meski kerap hanya sebagai bahan tambahan di dalam menu, seledri sebenarnya punya manfaat dan khasiat yang luar biasa, lho.

Seledri mengandung sejumlah besar vitamin dan mineral seperti vitamin A, vitamin C, B6, dan K, folat, mangan, riboflavin, kalium dan magnesium. Sifat antioksidan yang kuat juga dimilikinya.

Seledri memiliki persentase air dan elektrolit yang tinggi yang dapat membantu mencegah dehidrasi. Tanaman ini telah digunakan sebagai pengobatan herbal untuk mengobati asam urat, nyeri sendi, reumatik, menurunkan kolesterol, melindungi lapisan lambung hingga pengusir nyamuk.

Seledri pun dapat membantu mengurangi peradangan dan meningkatkan kesehatan jantung.

Senyawa kimia yang terkandung di dalam daun seledri dipercaya berfungsi sebagai anti hipertensi dan anti kolesterol. Selain itu, salah satu komponen kimia seledri, yaitu alkaloid, telah terbukti menjadi anti kejang yang efektif.

Banyak, ya, Moms manfaat dari seledri. Namun tentu perlu lebih dibuktikan secara ilmah lagi mengenai manfaat-manfaat yang bisa diberikan oleh seledri tersebut.

Kandungan dalam Jus Seledri

Manfaat jus seledri untuk diet - jus.jpg

“Seledri merupakan sumber serat yang hebat, tetapi ketika dalam bentuk utuh. Menjadikannya jus bisa membuat Anda kehilangan manfaat itu,” ungkap Dr. Safdieh dari Parsley Health.

Baca Juga: Seledri Untuk MPASI, Ini Manfaat yang Didapatkan Bayi

Dari sudut pandang nutrisi, tidak peduli berapa banyak atau sedikit gula yang terkandung di dalam sayuran atau buah, membuatnya ke dalam bentuk jus akan menghasilkan konsentrasi gula yang lebih tinggi daripada jika Moms memakannya secara langsung.

“Walaupun jus seledri memiliki kandungan kalori dan gula yang relatif rendah, pada sebagian besar produk yang tersedia secara komersial, jus ini dapat dicampur dengan berbagai jenis jus lain untuk menutupi rasa pahitnya dan juga menambahkan lebih banyak kalori dan gula,” terang Kristin Kirkpatrick, MS, RD, LD, Nutrisionist.

Apa Benar Jus Seledri untuk Diet Menurunkan Berat Badan?

Manfaat jus seledri untuk diet - jus.jpg

Nah, setelah mengetahui berbagai manfaat dari seledri, kini yang menjadi pertanyaan adalah, apakah seledri ketika dijadikan jus akan efektif untuk menurunkan berat badan?

“Minum jus tidak akan secara ajaib melakukan hal tersebut. Jus seledri memang baik. Tapi kita tidak boleh membodohi diri sendiri dengan berpikir bahwa itu dapat membalikkan pola makan yang tidak sehat, membuat kita menurunkan berat badan atau menyembuhkan penyakit kita,” ungkap Kristin Kirkpatrick.

Namun, sebuah penelitian yang diterbitkan Jurnal Nutrients, minum minuman rendah kalori seperti jus seledri sebelum makan dapat meningkatkan rasa kenyang dan membantu Moms mengonsumsi lebih sedikit kalori secara keseluruhan.

Itu artinya, Moms bisa mengurangi asupan kalori yang jika berlebihan akan membuat berat badan Moms bertambah.

Baca Juga: Perbedaan Peterseli, Seledri, dan Daun Ketumbar, Jangan Salah Lagi ya!

Jika Moms memilih untuk minum jus seledri, pastikan juga untuk tetap mendapat serat yang cukup dalam diet Moms dengan cara lain. Makanlah lebih banyak sayuran dan buah-buahan lebih sering, sebisa mungkin yang dekat dengan bentuk alaminya.

Ya, untuk memperbaiki kondisi tubuh, Moms akan mendapatkannya dengan mengkonsumsi makanan sehat serta jangan lupa juga untuk melakukan aktivitas fisik, seperti berolahraga secara rutin.

(DI/ERN)

Artikel Terkait