TRIMESTER 1
10 September 2020

Ketahui Pentingnya Kadar Hemoglobin Normal Ibu Hamil

Konsumsi makanan zat besi penting lho, Moms
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Amelia Puteri
Disunting oleh Intan Aprilia

Ketika hamil, tubuh Moms akan mengalami perubahan. Tidak hanya pada fisik tetapi juga hal-hal lain termasuk sistem tubuh.

Salah satunya tentang produksi darah yang akan berubah.

Dampaknya, hal ini membuat angka kadar Hb atau hemoglobin pada ibu hamil berbeda dari wanita pada umumnya.

Moms mungkin juga bertanya-tanya berapa kadar hemoglobin normal ibu hamil.

Hemoglobin adalah molekul protein dalam sel darah merah, yang bertugas mengangkut oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh, dan mengembalikan karbondioksida ke paru-paru.

Saat kadar Hb normal pada ibu hamil tidak tercapai, maka anemia bisa terjadi.

Anemia di masa hamil seringkali dikaitkan dengan berbagai kondisi berbahaya, seperti berat badan bayi lahir rendah, kelahiran prematur, dan kematian ibu saat persalinan.

Baca Juga: 6 Manfaat Donor Darah yang Perlu Diketahui

Kadar Hemoglobin Normal pada Ibu Hamil

kadar hb normal pada ibu hamil-1

Foto: Orami Photo Stock

Kadar hemoglobin normal ibu hamil lebih rendah dari wanita dewasa yang sedang tidak hamil.

Hb normal ibu hamil berada pada angka ≥ 11 g/dL; nilai Hb pada ibu hamil dengan anemia ringan: 10-10,9 g/dL; nilai Hb pada ibu hamil dengan anemia sedang: 7-9,9 g/dL; dan nilai Hb pada ibu hamil dengan anemia parah: < 7 g/dL

Sementara itu pada wanita berusia di atas 15 tahun, nilai hemoglobin yang tidak dianggap sebagai anemia, berada pada angka ≥ 12 g/dL.

Dalam Iranian Journal of Pediatric Hematology and Oncology, menurut klasifikasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), ibu hamil dengan kadar hemoglobin kurang dari 11,0 g/dL pada trimester pertama dan ketiga, serta kurang dari 10,5 g/dL pada trimester kedua dianggap anemia.

Lebih lanjut, anemia pada wanita hamil merugikan pertumbuhan janin dan kehamilan.

Berat badan lahir rendah dan kelahiran prematur terus-menerus dikaitkan dengan anemia dalam kehamilan.

Karena itu, penting untuk memastikan kadar hemoglobin normal ibu hamil agar menghindari dari risiko yang berbahaya bagi Si Kecil.

Baca Juga: 4 Makanan Khusus untuk Penderita Anemia Saat Hamil

Penyebab Kadar Hemoglobin Normal Ibu Hamil Tak Tercapai

kadar hb normal pada ibu hamil-2

Foto: Orami Photo Stock

Moms perlu mengetahui apa yang menjadi penyebab kadar hemoglobin normal ibu hamil tidak tercapai.

Menurut Mayo Clinic, kadar hemoglobin ibu hamil yang rendah bisa dikaitkan dengan tidak tercukupinya kebutuhan zat besi.

Selama hamil, Moms membutuhkan jumlah zat besi dua kali lipat lebih besar.

Tujuannya, zat besi ini membuat lebih banyak darah untuk memasok oksigen ke bayi.

Karena volumenya meningkat, tubuh juga secara otomatis membutuhkan lebih banyak bahan baku, salah satunya hemoglobin yang menjadi bahan baku utama sel darah merah.

Untuk memenuhi kebutuhan ini, hemoglobin yang ada di tubuh ibu hamil terus terpakai, sehingga kadarnya lebih rendah.

Menurunnya kadar hemoglobin, terjadi sejak trimester pertama kehamilan dan mencapai kadar terendahnya pada trimester kedua.

Lalu, pada trimester ketiga, nilai Hb perlahan-lahan akan kembali naik.

Nah, ketika Moms tidak memiliki cukup cadangan zat besi atau mendapatkan cukup zat besi selama kehamilan, hal ini yang membuat Hb rendah hingga akhirnya dapat mengalami anemia defisiensi besi.

“Hb rendah bisa dialami ketika menstruasi yang berat, melahirkan, dan cedera. Hal ini juga umum terjadi pada wanita hamil karena mereka harusnya makan cukup zat besi untuk dua orang. Hal ini harus segera diatasi,” ungkap Dr. Niket Sonpal, internis dari Touro College of Osteopathic Medicine.

Baca Juga: 5 Risiko Melahirkan Normal dengan Hb Rendah, Catat!

Dampak Bila Kadar Hemoglobin Normal ibu Hamil Tak Tercapai

kadar hb normal pada ibu hamil-3

Foto: Orami Photo Stock

Saat kadar hemoglobin normal ibu hamil tidak tercapai, maka akan terjadi kondisi anemia.

Anemia pada ibu hamil adalah hal yang sering terjadi dan dapat diatasi dengan mudah, apabila bisa terdeteksi sejak dini.

Namun jika dibiarkan, kondisi ini bisa berbahaya bagi bayi yang ada di dalam kandungan maupun ibunya.

Anemia saat hamil akan meningkatkan risiko terjadinya kelahiran prematur, bayi lahir dengan berat badan rendah, dan kematian ibu saat proses persalinan.

Dari sekian banyak jenis anemia, ada tiga jenis anemia yang paling sering terjadi pada ibu hamil, yaitu anemia defisiensi besi, anemia defisiensi folat, dan anemia defisiensi vitamin B12.

Baca Juga: Ibu Hamil dengan Darah Tinggi, Mungkinkah Melahirkan Normal?

Cegah Anemia dan Jaga Kadar Hemoglobin Normal pada Ibu Hamil

kadar hb normal pada ibu hamil-4

Foto: Orami Photo Stock

Karena hemoglobin terbuat dari zat besi, maka untuk meningkatkan kadar hemoglobin perlu mengonsumsi makanan yang tinggi zat besi yang bisa membuat kadar hemoglobin normal ibu hamil.

Pada kondisi normal, tubuh seorang wanita membutuhkan 14,8 mg zat besi setiap harinya.

Namun saat hamil, kebutuhan tersebut naik hingga 30 mg per hari.

Cara terbaik mendapatkan zat besi adalah dengan cara alami, yaitu melalui makanan yang dikonsumsi.

Berikut ini, ragam makanan yang kaya akan zat besi dan baik untuk ibu hamil.

Selama kehamilan, jantung akan bekerja lebih keras untuk memberikan makanan yang cukup untuk janin dan tubuh meningkatkan volume darahnya hingga 30-50% seperti menurut American Pregnancy Association.

Maka ibu hamil perlu meningkatkan kadar Hb, ketika mengalami penurunan. Berikut ini makanan penambah Hb yang baik bagi ibu hamil.

1. Konsumsi Sayuran dengan Kandungan Zat Besi

Sayuran hijau adalah salah satu makanan yang bisa membuat kadar hemoglobin normal ibu hamil.

Ibu hamil perlu mengonsumsi sayuran berdaun hijau yang kaya akan kandungan zat besi.

Jika kadar hemoglobin rendah selama kehamilan, Moms akan mendapatkan manfaat dari mengonsumsi makanan yang kaya akan zat besi.

Kandungan zat besi dapat membantu dalam produksi hemoglobin dalam pembentukan sel darah merah.

Moms bisa mengonsumsi sayuran yang kaya zat besi seperti kangkung, bayam, daun ketumbar, daun mint, dan fenugreek.

Sayuran hijau ini juga kaya akan vitamin dan nutrisi lainnya selama kehamilan.

Selain itu, buah bit juga adalah salah satu bahan terbaik untuk meningkatkan kadar hemoglobin normal ibu hamil.

Buah bit tidak hanya tinggi kandungan zat besi, tetapi juga asam folat bersama dengan kalium dan serat.

Minumlah jus bit setiap hari untuk memastikan jumlah darah yang sehat.

2. Buah dan Kacang Kering dengan Kandungan Asam Folat

Buah dan kacang kering juga dapat menjadi rekomendasi makanan yang dapat meningkatkan kadar hemoglobin normal ibu hamil.

Konsumsi chickpea, kacang merah, almond dan kacang kedelai adalah salah satu makanan penambah hemoglobin yang baik selama kehamilan. Karena, kacang-kacangan mengandung asam folat dan vitamin.

Ibu hamil juga dapat mengonsumsi buah kering seperti kurma atau kismis yang dapat membantu meningkatkan kadar hemoglobin selama kehamilan.

Kacang polong-polongan seperti miju-miju, kacang tanah, kacang polong dan kacang tanh juga dapat membantu meningkatkan kadar hemoglobin secara signifikan.

Kandungan zat besi dan asam folatnya membantu meningkatkan produksi sel darah merah dalam tubuh, yang membuat kadar hemoglobin normal pada ibu hamil.

3. Beras Merah Sebagai Asupan Zat Besi

Beras merah biasanya menjadi alternatif karbohidrat yang lebih sehat dan sering dikonsumsi bagi orang-orang yang sedang menjalankan diet. Namun, tahukah Moms bahwa nasi merah ini memenuhi asupan zat besi harian.

Beras merah menjadi pilihan makanan penambah kadar hemoglobin normal ibu hamil yang dapat membentuk sel darah ibu hamil dan juga janin dalam kandungan.

Selain itu, nasi merah mampu mengurangi kolesterol jahat yang berada dalam tubuh.

Baca Juga: Pentingnya Zat Besi dalam Program Hamil, Moms Wajib Tahu

4. Makan Buah Segar untuk Meningkatkan Kadar Hemoglobin di Masa Kehamilan

Tentunya, mengonsumsi buah-buahan segar seperti delima dan jeruk dapat meningkatkan kadar hemoglobin normal ibu hamil.

Misalnya, konsumsi buah delima yang kaya akan zat besi, juga jeruk yang kaya akan vitamin C akan membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan meningkatkan kadar hemoglobin.

Selain itu, ibu hamil juga bisa mengonsumsi buah kiwi, persik, jeruk Bali, dan jambu biji yang merupakan sumber zat besi yang sangat baik dan dapat dianggap meningkatkan kadar hemoglobin dalam tubuh selama kehamilan.

Semangka juga merupakan salah satu buah terbaik yang membantu meningkatkan hemoglobin karena kandungan zat besi dan vitamin C-nya yang membuat proses penyerapan zat besi menjadi lebih baik dan lebih cepat.

5. Daging Sapi dan Udang

Daging merupakan sumber zat besi yang mampu mendorong produksi hemoglobin normal ibu hamil.

Namun, saat hamil tentunya hanya boleh mengonsumsi daging sapi tanpa lemak agar mendapatkan manfaat yang baik bagi kesehatannya selama kehamilan.

Mewakili makanan laut, udang menjadi makanan penambah hemoglobin yang baik saat hamil. Udang mengandung zat besi dalam jumlah cukup besar. Setidaknya dalam 100 gram udang mengandung 3 mg zat besi yang dapat meningkatkan hemoglobin.

Bagi ibu hamil yang memiliki hemoglobin rendah, bukan perkara makanan saja yang mampu meningkatkan hemoglobin, namun perlu diimbangi dengan olahraga yang cukup.

6. Makanan yang Kaya Vitamin C

Hemoglobin tidak dapat diserap sepenuhnya oleh tubuh, oleh karena itu diperlukan media untuk membantu penyerapannya dengan baik. Peran vitamin C dibutuhkan di sini.

Konsumsi buah dan sayur yang kaya akan kandungan vitamin C, seperti jeruk, lemon, paprika, tomat, grapefruits, beri, stroberi, kiwi, dan lainnya.

Selain mengonsumsi makanan yang kaya akan zat besi, untuk menjaga kadar Hb normal pada ibu hamil juga dianjurkan mengonsumsi makanan yang kaya akan vitamin C.

Vitamin C akan membuat penyerapan zat besi di tubuh menjadi lebih optimal. Beberapa sumber vitamin C yang baik untuk ibu hamil.

Jika diperlukan, dokter juga dapat memberikan suplemen untuk membantu Moms mencapai kadar Hb normal pada ibu hamil.

Itu dia Moms, penjelasan mengenai pentingnya kadar hemoglobin normal ibu hamil di masa kehamilan. Jika Moms merasakan tanda-tanda anemia, segera konsultasikan ke dokter.

Baca Juga: Manfaat dan Sumber Vitamin B Alami Saat Kehamilan, Moms Perlu Tahu!

Ditinjau oleh dr. Reni Utari

Sumber: sehatq.com

Konten ini merupakan kerja sama yang bersumber dari SehatQ

Isi konten di luar tanggung jawab Orami Parenting

Artikel Terkait