KESEHATAN
21 Mei 2020

Mengenal Kalazion, Beda dengan Bintitan Lho!

Bengkak pada kelopak mata ternyata tidak selalu bintitan lho, Moms
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Dona Handayani
Disunting oleh Intan Aprilia

Apakah anak Moms memiliki benjolan merah kecil atau daerah bengkak di kelopak matanya? Meski mirip dengan bintitan, tak semua benjolan di kelopak mata adalah bintitan.

Benjolan di kelopak mata yang mirip dengan bintitan disebut kalazion. Ini umum terjadi pada anak-anak, biasanya mudah diobati, dan tidak terasa sakit sama sekali.

Dilansir dari American Optometric Association, kalazion adalah benjolan yang berkembang perlahan yang terbentuk karena penyumbatan dan pembengkakan kelenjar minyak di kelopak mata.

Kalazion sering kali biasanya muncul di daerah kelopak mata berupa benjolan yang merah, lunak, dan membengkak.

Dalam beberapa hari, benjolan itu bisa berubah menjadi benjolan yang tumbuh lambat tanpa rasa sakit seukuran kacang polong.

Untuk mendapatkan penjelasan lengkapnya, mari kita simak lebih lanjut penyebab dan gejala kalazion!

Baca Juga: Jangan Dibiarkan, Ini Cara Mengatasi Mata Bintitan dengan Cepat

Penyebab Kalazion

penyebab kalazion

Foto: verywellfamily.com

Kelopak mata kita dilapisi dengan banyak kelenjar kecil, yang disebut kelenjar meibom.

Kelenjar tersebut menghasilkan minyak untuk menjaga mata kita tetap lembap dan sehat.

Penyebab kalazion adalah kelenjar minyak yang tersumbat di kelopak mata. Ini dapat terjadi karena infeksi virus, infeksi bakteri, atau masalah kulit seperti seborrhea atau jerawat rosacea.

Menurut University of Rochester Medical Center, seorang anak lebih berisiko mengalami kalazion jika dia memiliki salah satu dari ini:

  • Infeksi virus
  • Seborrhea
  • Jerawat rosacea
  • Blefaritis kronis
  • TBC

Meskipun begitu, faktor-faktor penyebab kalazidon ini lebih sering terjadi pada orang dewasa daripada anak-anak.

Baca Juga: Bintitan Bisa Menular, Mitos atau Fakta?

Gejala Kalazion

penyebab kalazion

Foto: healthline.com

Penyakit kalazion lebih sering terjadi pada orang dewasa daripada anak-anak, dan gejalanya terlihat hampir sama pada setiap orang, yaitu:

  • Gejala kalazion diawali dengan peradangan kecil berwarna merah, bengkak, dan saat disentuh.
  • Setelah beberapa hari rasa sakit biasanya hilang tapi benjolannya tetap.
  • Memiliki titik kecil nanah di tengah benjolan (seperti jerawat)
  • Si Kecil mungkin akan merasa tidak nyaman di sekitar mata, perhatikan jika mereka sering mengucek-ngucek matanya
  • Terkadang ada perasaan gatal di mata
  • Peka terhadap cahaya
  • Kerak di sepanjang tepi kelopak mata
  • Penglihatan menjadi sedikit buram, tergantung besar kalazion

Perbedaan Kalazion dengan Bintitan

penyebab kalazion

Foto: babycenter.com

Setelah mengetahui penyebab dan gejala kalazion, pertanyaan berikutnya adalah apa perbedaan kalazion dan bintitan?

Menurut Eduardo Besser, MD, Dokter Bedah Mata yang berlokasi di Culver City, CA, bintitan adalah kelenjar minyak yang meradang yang muncul sebagai benjolan kecil, merah, dan nyeri.

Bintitan biasanya terbentuk di dasar bulu mata dan disebabkan oleh infeksi bakteri dalam folikel rambut.

Bintitan juga dapat berkembang di dalam kelopak mata, yang disebabkan oleh infeksi bakteri pada kelenjar meibom.

Bintitan yang tidak diobati dan dibiarkan begitu saja, kemudian hari akan menyebabkan kalazion.

Baca Juga: 4 Cara Mencegah Mata Bintitan Pada Anak

Jika Si Kecil mengalami gejala kalazion seperti di atas, Moms dapat melakukan beberapa perawatan yang bisa dilakukan sendiri di rumah.

Namun, jika bengkak tidak juga hilang dalam beberapa hari, segera bawa Si Kecil ke dokter untuk penanganan lebih lanjut.

Artikel Terkait